Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




2 Timotius 2:24 - Firman Allah Yang Hidup

24 Siapa yang mau melayani Allah hendaknya jangan suka bertengkar; orang itu harus dengan lemah lembut dan sabar mengajar orang-orang yang salah.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

24 sedangkan seorang hamba Tuhan tidak boleh bertengkar, tetapi harus ramah terhadap semua orang. Ia harus pandai mengajar, sabar

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

24 Orang yang bekerja buat Tuhan tidak patut bertengkar; ia harus ramah terhadap semua orang, dan dapat mengajar orang dengan baik dan sabar.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

24 sedangkan seorang hamba Tuhan tidak boleh bertengkar, tetapi harus ramah terhadap semua orang. Ia harus cakap mengajar, sabar

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

24 Lagipula, memang tidak pantas seorang hamba Tuhan Yesus bertengkar. Kamu harus ramah kepada semua orang, mampu mengajar, sabar menghadapi masalah atau kesusahan,

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

24 Sebagai seorang hamba Tuhan, janganlah bertengkar. Bersikap baiklah dengan semua orang. Jadilah guru yang baik dan jadilah orang yang sabar.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

24 Karena pelayan Tuhan tidak boleh berkelahi, tetapi baiklah kepada semua orang, mampu mengajar, sabar,

Lihat babnya Menyalin




2 Timotius 2:24
31 Referensi Silang  

Ia tidak suka berbantah atau berteriak; orang tidak akan mendengar suara-Nya di jalan-jalan!


Kemudian orang-orang Yahudi saling berbantah tentang apa yang dimaksudkan-Nya. “Bagaimana orang ini dapat memberikan daging-Nya kepada kita untuk dimakan?” tanya mereka.


Paulus dan Barnabas menentang pendapat ini dan memperbincangkannya dengan mereka. Akhirnya orang-orang Kristen di sana mengutus kedua rasul itu ke Yerusalem disertai oleh beberapa orang anggota jemaat untuk berbicara dengan para rasul dan penatua di sana mengenai masalah itu.


Maka timbullah kekacauan yang besar. Beberapa pemimpin orang Yahudi berdiri membela Paulus sambil berseru, “Tidak ada satu kesalahan pun kami temukan pada orang ini. Barangkali roh atau malaikat berbicara kepadanya (di jalan menuju Damsyik).”


“Keesokan harinya ia mengunjungi mereka lagi dan melihat dua orang Israel sedang berkelahi. Ia berusaha mendamaikan mereka. ‘Kalian ini bersaudara dan tidak baik berkelahi seperti ini!’


Saya mohon kepada Saudara—ya, saya, Paulus—mohon dengan lemah lembut, sebagaimana Kristus sendiri akan melakukannya. Tetapi beberapa di antara Saudara berkata, “Surat-surat Paulus dari jauh memang berani sekali; tetapi, apabila ia sudah ada di sini, ia akan takut membuka mulut!”


Bukan senjata buatan manusia yang saya gunakan untuk merobohkan benteng Iblis, yaitu pemikiran manusia, melainkan senjata Allah yang ampuh.


Sebenarnya, apa pun yang kami lakukan, kami berusaha membuktikan bahwa kami benar-benar pelayan Allah. Kami menanggung segala macam penderitaan, kesulitan, dan kesusahan dengan sabar.


Tetapi, apabila Roh Kudus menguasai hidup kita, Ia akan menghasilkan buah-buah ini di dalam diri kita: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, keramahan, kebaikan, kesetiaan,


Hendaklah Saudara rendah hati dan lemah lembut. Bersabarlah seorang terhadap yang lain serta tenggang-menenggang dengan kasih.


Apa pun yang Saudara lakukan, janganlah mengeluh dan berbantah-bantah.


Jangan mementingkan diri sendiri; jangan hidup sekadar untuk memberi kesan baik kepada orang lain. Hendaklah rendah hati dengan menganggap orang lain lebih baik daripada Saudara sendiri.


Hendaklah Saudara lemah lembut dan bersedia memaafkan; janganlah menaruh dendam. Ingatlah, Tuhan telah mengampuni Saudara, maka hendaklah Saudara mengampuni orang lain.


Tetapi kami berlaku lemah lembut kepada Saudara seperti seorang ibu memberi makan dan memelihara anak-anak kandungnya.


Timotius, engkau seorang hamba Allah. Jauhkan dirimu dari segala hal yang jahat ini dan bekerjalah untuk segala yang benar dan baik. Belajarlah memercayai Allah serta mengasihi orang lain, dan bersikap sabar serta lemah lembut.


Dari: Paulus, hamba Allah dan utusan Yesus Kristus. Aku telah diutus untuk membawa iman kepada orang-orang yang telah dipilih Allah serta mengajar mereka mengenal kebenaran Allah, kebenaran yang mengubah kehidupan,


Pemimpin jemaat ini haruslah orang yang hidupnya tidak bercela, sebab dia adalah pelayan Allah. Ia tidak boleh angkuh atau pemarah, tidak boleh peminum atau suka berkelahi, atau tamak akan uang.


Kepercayaannya akan kebenaran yang telah diajarkan kepadanya harus kuat dan tetap, supaya ia dapat mengajarkannya kepada orang lain dan dapat pula menunjukkan kekeliruan orang-orang yang menentangnya.


Janganlah mereka menceritakan keburukan orang lain atau bertengkar, melainkan hendaklah mereka bersikap lemah lembut dan sopan santun terhadap semua orang.


Dari: Yakobus, hamba Allah dan Tuhan kita Yesus Kristus. Kepada: Umat Kristen Yahudi yang tersebar di mana-mana. Salam sejahtera!


Tetapi hikmat yang berasal dari surga itu pertama-tama adalah murni dan lemah lembut, lagipula cinta damai dan sopan santun. Hikmat surgawi memberi kesempatan kepada orang lain untuk mengemukakan pendapat dan bersikap mau mengalah. Hikmat itu penuh dengan belas kasihan dan perbuatan baik serta tulus ikhlas, terus terang, dan jujur.


Saudara menghendaki apa yang tidak Saudara miliki, lalu Saudara membunuh untuk memperolehnya. Saudara ingin akan apa yang dimiliki oleh orang lain, yang tidak sanggup Saudara miliki, sebab itu Saudara berkelahi untuk dapat merampasnya dari tangan mereka, padahal alasan mengapa Saudara tidak memilikinya ialah karena Saudara tidak memohonkannya kepada Allah.


Sekarang, kata-kata ini saya tujukan kepada semua orang: Bersatu hati dan pikiran! Ambil bagian dalam kehidupan satu sama lain dan saling mencintai sebagai saudara! Kasihanilah dengan kelembutan dan kerendahan hati.


Saudara sekalian yang saya kasihi, sedianya saya bermaksud menyampaikan beberapa hal tentang keselamatan yang diberikan Allah kepada kita. Tetapi sekarang saya merasa bahwa saya harus menulis mengenai hal lain, dan mendesak Saudara supaya dengan berani mempertahankan kebenaran yang sudah diberikan Allah kepada umat-Nya, sekali untuk selama-lamanya, serta tetap memegangnya dengan teguh.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan