Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




2 Timotius 1:4 - Firman Allah Yang Hidup

4 Aku sangat rindu kepadamu. Betapa bahagia aku, kalau bertemu lagi dengan engkau; karena aku masih ingat air matamu pada waktu kita berpisah.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

4 Apabila aku terkenang akan air matamu yang kaucurahkan, aku ingin melihat engkau kembali supaya penuhlah kesukaanku.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

4 Saya ingat akan kesedihan hatimu. Itulah sebabnya saya ingin sekali berjumpa dengan engkau supaya saya bisa benar-benar menjadi gembira.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

4 Dan apabila aku terkenang akan air matamu yang kaucurahkan, aku ingin melihat engkau kembali supaya penuhlah kesukaanku.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

4 Saya mengingat air matamu waktu kita berpisah, dan saya rindu sekali agar kita bertemu lagi, supaya hati saya dipenuhi sukacita.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

4 Aku teringat akan tangisanmu ketika aku pergi, dan ini membuatku ingin bertemu denganmu lagi. Aku akan benar-benar bahagia pada saat itu.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

4 Saya ingat bagaimana kalian menangis, dan saya sangat ingin melihat kalian! Itu akan membuatku sangat bahagia.

Lihat babnya Menyalin




2 Timotius 1:4
19 Referensi Silang  

Sekarang kalian berdukacita, tetapi Aku akan melihat kalian lagi dan kalian akan bersukacita. Tidak seorang pun dapat merampas sukacita itu dari kalian.


Kalian belum pernah mencobanya, tetapi mulailah sekarang. Mintalah atas nama-Ku, maka kalian akan menerima, sehingga cawan kesukaan kalian akan melimpah-limpah.


saya telah melakukan pekerjaan Tuhan dengan rendah hati, bahkan dengan cucuran air mata, dan telah menghadapi banyak bahaya dari pihak orang Yahudi yang bersepakat membunuh saya.


Berjaga-jagalah! Ingatlah akan masa tiga tahun yang saya lewatkan bersama dengan Saudara. Siang malam saya menjaga, memelihara serta menasihati Saudara bahkan dengan cucuran air mata.


Sebab saya ingin sekali berkunjung kepada Saudara supaya saya dapat menyampaikan iman yang akan menolong Saudara menjadi kuat di dalam Tuhan. Lagipula, saya memerlukan bantuan Saudara, sebab bukan saja saya ingin menyampaikan iman saya kepada Saudara, melainkan juga memperoleh kekuatan dari iman Saudara. Kita masing-masing dapat menjadi berkat satu kepada yang lain.


Hanya Allahlah yang mengetahui betapa saya merindukan Saudara dengan kasih Yesus Kristus.


Sekarang saya menyuruh dia pulang, sebab ia rindu kepada Saudara dan merasa risau, sebab Saudara mendengar berita bahwa ia sakit.


Saudara sekalian yang saya kasihi, sesudah kami meninggalkan Saudara dan berada jauh dari Saudara untuk sementara waktu (tetapi hati kami tidak pernah jauh dari Saudara), kami sungguh-sungguh berusaha mengunjungi Saudara lagi.


Usahakanlah supaya engkau ada di sini sebelum musim dingin. Salam dari Ebulus, Pudes, Linus, dan Klaudia dan dari saudara-saudara lain.


Datanglah secepat mungkin,


Kami menulis ini kepada Saudara sehingga kami bisa bergembira dengan sepenuh hati.


Ia akan menghapuskan semua air mata; tidak ada lagi maut, dukacita, tangisan, ataupun kesakitan. Semuanya telah lenyap untuk selama-lamanya.”


Karena Anak Domba yang berdiri di hadapan takhta itu akan menjadi Gembala mereka dan memberi mereka makan serta membawa mereka ke sumber Air Kehidupan. Dan Allah akan menghapus air mata mereka.”


Ikuti kami:

Iklan


Iklan