2 Korintus 11:27 - Firman Allah Yang Hidup27 Saya telah mengalami kepayahan dan kelelahan dan kekurangan tidur. Saya sering kelaparan dan kehausan. Sering-sering saya menggigil kedinginan karena kurangnya pakaian untuk menghangatkan badan. Lihat babnyaLebih banyak versiPerjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 227 Aku banyak berjerih lelah dan bekerja berat; kerap kali aku tidak tidur; aku lapar dan dahaga; kerap kali aku berpuasa, kedinginan dan tanpa pakaian, Lihat babnyaAlkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini27 Saya membanting tulang dan berjuang setengah mati: sering tidak tidur, tidak makan, tidak minum, banyak kali terlantar dalam keadaan lapar, kedinginan karena kurang pakaian dan tidak mempunyai tempat tinggal. Lihat babnyaAlkitab Terjemahan Baru27 Aku banyak berjerih lelah dan bekerja berat; kerap kali aku tidak tidur; aku lapar dan dahaga; kerap kali aku berpuasa, kedinginan dan tanpa pakaian, Lihat babnyaTerjemahan Sederhana Indonesia27 Saya sering mengerjakan pekerjaan berat, berjuang keras, dan tidak tidur. Sering kali saya kelaparan dan kehausan, bahkan menahan lapar karena tidak ada makanan. Saya sering kedinginan dan kekurangan pakaian. Lihat babnyaPerjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca27 Aku sudah melakukan pekerjaan yang berat dan melelahkan, dan banyak kali aku tidak tidur. Aku sudah mengalami kelaparan dan kehausan, bahkan sering kali tanpa makanan. Aku sudah mengalami kedinginan dan tanpa pakaian. Lihat babnyaAlkitab Gratis untuk Semua27 Saya telah menghadapi kerja keras dan perjuangan, banyak malam tanpa tidur, lapar dan haus, sering pergi tanpa makanan, kedinginan, tanpa pakaian yang cukup untuk menghangatkan diri. Lihat babnya |
Jadi, janganlah menolak untuk saling mengakui hak itu, kecuali kalau suami istri sama-sama setuju bahwa untuk sementara waktu masing-masing tidak akan menuntut haknya, supaya mereka dapat berdoa dengan penuh penyerahan. Setelah itu mereka harus hidup bersama-sama lagi, supaya jangan sampai terkena godaan Iblis karena tidak dapat menguasai diri.
Saudara sekalian yang saya kasihi, tidakkah Saudara ingat bagaimana kerasnya kami bekerja di antara Saudara? Siang malam kami membanting tulang dan memeras keringat untuk mencukupkan nafkah kami, supaya biaya hidup kami tidak menjadi beban bagi siapa pun, selagi kami mengabarkan Berita Kesukaan dari Allah di antara Saudara.