Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




1 Yohanes 3:9 - Firman Allah Yang Hidup

9 Orang yang telah lahir dalam keluarga Allah tidak membiasakan diri berbuat dosa, sebab Allah telah memberinya kuasa, yang menciptakan kehidupan baru di dalam dirinya. Maka ia tidak dapat terus-menerus berbuat dosa, karena ia menjadi anak Allah.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

9 Setiap orang yang lahir dari Allah, tidak terus-menerus berbuat dosa; sebab benih ilahi tetap ada di dalam dia dan ia tidak dapat terus-menerus berbuat dosa, karena ia lahir dari Allah.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

9 Orang yang sudah menjadi Anak Allah, tidak terus-menerus berbuat dosa, sebab sifat Allah sendiri ada padanya. Dan karena Allah itu Bapanya, maka ia tidak dapat terus-menerus berbuat dosa.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

9 Setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa lagi; sebab benih ilahi tetap ada di dalam dia dan ia tidak dapat berbuat dosa, karena ia lahir dari Allah.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

9 Setiap orang yang sudah menerima kelahiran baru dari Allah Bapa berarti sudah menjadi anak Allah! Dan setiap anak-Nya tidak mungkin terus berbuat dosa, karena hidup baru yang diberikan Allah ada di dalam dirinya. Setiap orang yang sudah menerima kelahiran baru dari Allah tidak mungkin terus-menerus berbuat dosa.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

9 Mereka yang adalah anak-anak Allah tidak akan terus berbuat dosa, sebab mereka adalah keluarga Allah dan tetap di dalam Allah. Mereka tidak dapat berbuat dosa, sebab mereka telah menjadi anak-anak Allah.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

9 Semua orang yang lahir dari Allah tidak terus menerus berbuat dosa, karena sifat Allah hidup di dalam mereka. Mereka tidak dapat terus berdosa karena mereka “lahir” dari Allah.

Lihat babnya Menyalin




1 Yohanes 3:9
18 Referensi Silang  

Jenis pohon yang menghasilkan buah yang lezat tidak akan menghasilkan buah yang tidak dapat dimakan. Demikian juga pohon yang menghasilkan buah yang tidak dapat dimakan tidak akan menghasilkan buah yang lezat.


Semua orang yang percaya akan dilahirkan kembali! Tetapi bukan kelahiran jasmani, sebagai hasil dari nafsu atau rencana manusia, melainkan karena kehendak Allah.


Yesus menjawab, “Dengan sesungguh-sungguhnya Kukatakan kepadamu: Kalau engkau tidak dilahirkan kembali, engkau tidak akan dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.”


Kami tidak mungkin berhenti menceritakan apa yang telah kami lihat dan dengar, yaitu apa yang telah dilakukan dan diucapkan oleh Yesus.”


Tentu saja tidak! Kita mati bagi dosa, bagaimana kita bisa terus-menerus hidup dengan berbuat dosa? Sebab kuasa dosa atas kita dipatahkan pada waktu kita menjadi orang Kristen dan dibaptiskan untuk menjadi bagian dari Yesus Kristus. Kematian-Nya telah menghancurleburkan kuasa dosa dalam diri Saudara.


Sebab kita dengan sendirinya senang melakukan hal-hal jahat, yang berlawanan dengan yang dikehendaki Roh Kudus. Perbuatan baik yang ingin kita lakukan menurut kehendak Roh berlawanan dengan keinginan tubuh kita. Kedua kekuatan di dalam diri kita ini selalu berperang untuk dapat menguasai diri kita dan keinginan kita tidak pernah bebas dari pengaruh tekanan kedua kekuatan ini.


supaya mereka mendapat hidup kekal yang telah dijanjikan Allah sebelum dunia ini dimulai, dan Ia tidak mungkin berdusta.


Saudara telah dilahirkan kembali sebagai orang baru, kali ini tidak diperanakkan oleh benih manusia fana, tetapi oleh firman Allah yang hidup dan tinggal selamanya.


Karena kita tahu bahwa Allah itu selalu baik dan hanya berbuat benar, maka dapatlah dikatakan bahwa semua orang yang berbuat baik adalah anak-anak-Nya.


Jadi, apabila kita tinggal dekat dengan Dia dan patuh kepada-Nya, kita pun tidak akan berbuat dosa. Tetapi mereka yang terus-menerus berbuat dosa, harus menyadari hal ini: mereka berdosa, sebab mereka belum pernah mengenal Dia ataupun menjadi milik-Nya.


Sahabat-sahabat yang saya kasihi, marilah kita saling mengasihi, karena kasih itu berasal dari Allah. Dia yang mengasihi adalah anak Allah dan mengenal Allah.


Jikalau Saudara percaya bahwa Yesus adalah Kristus—bahwa Ia adalah Anak Allah dan Juru Selamat Saudara—maka Saudara adalah anak Allah. Dan semua orang yang mengasihi Bapa, mengasihi anak-anak-Nya juga.


Orang yang sudah tergolong keluarga Allah, tidak akan membiasakan diri berbuat dosa, sebab Kristus, Anak Allah, melindunginya dan Iblis tidak dapat menjamahnya.


sebab setiap anak Allah, memiliki Allah sebagai Bapa, menang atas segala sesuatu yang melawan Allah di dunia ini. Iman kita yang memberi kita kemenangan atas dunia.


Sahabat yang kukasihi, jangan mengikuti contoh yang jelek. Turutilah yang baik. Ingatlah bahwa mereka yang berbuat baik membuktikan bahwa mereka anak-anak Allah dan mereka yang tetap berbuat jahat membuktikan bahwa mereka jauh dari Allah.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan