Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




1 Yohanes 3:16 - Firman Allah Yang Hidup

16 Kita mengenal arti kasih yang sejati dari teladan Kristus yang mati untuk kita. Karena itu, kita pun patut menyerahkan nyawa kita untuk sesama kita.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

16 Dengan inilah kita mengenal kasih Kristus, yaitu bahwa Kristus telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita; jadi kita pun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara seiman kita.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

16 Dengan jalan inilah kita mengetahui cara mengasihi sesama: Kristus sudah menyerahkan hidup-Nya untuk kita. Sebab itu, kita juga harus menyerahkan hidup kita untuk saudara-saudara kita!

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

16 Demikianlah kita ketahui kasih Kristus, yaitu bahwa Ia telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita; jadi kita pun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

16 Dengan cara inilah kita mengenal arti kasih: Kristus sudah mengasihi kita hingga mengurbankan diri-Nya demi kita. Karena itu hendaklah kita pun rela berkurban demi saudara-saudari kita.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

16 Beginilah cara kita mengenali kasih itu, yaitu Yesus Kristus memberikan hidup-Nya untuk kita. Karena itu kita juga harus memberikan hidup kita untuk saudara-saudari kita.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

16 Beginilah cara kita mengetahui apa itu kasih: Yesus menyerahkan nyawa-Nya untuk kita, dan kita harus menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudari seiman kita.

Lihat babnya Menyalin




1 Yohanes 3:16
24 Referensi Silang  

Kalian harus bersikap seperti Aku, karena Aku, Anak Manusia, datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk menyerahkan nyawa-Ku sebagai tebusan bagi banyak orang.”


“Aku ini Gembala yang baik. Gembala yang baik menyerahkan nyawanya bagi domba-dombanya.


sama seperti Bapa-Ku mengenal Aku dan Aku mengenal Bapa; dan Aku menyerahkan nyawa-Ku untuk domba-domba itu.


“Oleh sebab itu, sekarang Kuberikan hukum baru kepada kalian: berkasih-kasihanlah antara sesama kalian seperti Aku mengasihi kalian.


Karena Allah sangat mengasihi isi dunia ini, sehingga diberikan-Nya Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya, tidak akan binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.


“Dan sekarang waspadalah! Pelihara dan gembalakanlah domba-domba Allah, yaitu jemaat yang telah dibeli dengan darah-Nya, sebab sebagai pemimpin Saudara bertanggung jawab kepada Roh Kudus.


Sesungguhnya mereka mempertaruhkan nyawa bagi saya, dan bukan hanya saya sendiri yang merasa bersyukur kepada mereka: semua jemaat yang bukan Yahudi juga merasa bersyukur.


Tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya yang besar kepada kita dengan mengutus Kristus supaya mati untuk kita pada waktu kita hidup dalam dosa.


Karena memberitakan Injil, kami menghadapi maut; tetapi pemberitaan kami telah mendatangkan hidup kekal bagi Saudara sekalian.


Kasihilah orang lain dengan mengikuti teladan Kristus yang mengasihi Saudara, dan yang memberikan diri-Nya kepada Allah sebagai suatu kurban yang menghilangkan dosa Saudara. Dan Allah bersenang hati, sebab kasih Kristus kepada Saudara bagaikan wangi-wangian yang harum bagi-Nya.


Dan para suami, tunjukkanlah kasih yang sama kepada istri Saudara seperti yang diperlihatkan Kristus kepada jemaat ketika Ia mati baginya,


Dan bahkan seandainya saya harus mati dan darah saya akan dicurahkan ke atas iman Saudara, sebagai kurban persembahan kepada Allah, saya akan senang dan akan bersukacita bersama dengan Saudara.


Sebab ia mempertaruhkan hidupnya bagi pekerjaan Kristus dan nyaris mati ketika berusaha mengerjakan untuk saya hal-hal yang tidak dapat Saudara kerjakan karena jauh dari saya.


Kasih kami kepada Saudara demikian besarnya, sehingga kami tidak saja memberikan firman Allah, tetapi juga hidup kami sendiri.


sambil mengharapkan saat yang kita nanti-nantikan, yaitu waktu kemuliaan-Nya tampak, kemuliaan Allah dan Juru Selamat kita yang agung, Yesus Kristus.


Allah membayar suatu harga tebusan untuk melepaskan Saudara dari jejak nenek moyang yang berusaha dengan sia-sia untuk mencapai surga. Sebagaimana Saudara ketahui, tebusan itu dibayar-Nya bukan dengan emas atau perak,


Ia sendiri menanggung dosa kita di dalam tubuh-Nya, ketika Ia mati di kayu salib; sehingga kita dapat berhenti berdosa dan mulai sekarang kita hidup untuk kebenaran, sebab oleh bilur-bilur-Nya kita disembuhkan.


Kristus juga menderita. Ia mati satu kali untuk kita, orang-orang berdosa, meskipun Ia sendiri tidak pernah bersalah, supaya Ia dapat membawa kita dengan selamat ke rumah Allah. Tubuh-Nya mati, tetapi Roh Allah membangkitkan-Nya ke kehidupan baru.


Barang siapa mengatakan bahwa ia orang Kristen, ia harus hidup seperti Kristus.


Barang siapa mengatakan bahwa ia berjalan di dalam terang Kristus, tetapi membenci sesamanya, ia masih hidup di dalam kegelapan.


dan dari Yesus Kristus yang dengan setia menyatakan semua kebenaran kepada kita. Dialah yang mula-mula sekali bangkit dari antara orang mati dan yang tidak akan mati lagi. Dialah yang jauh lebih besar daripada raja mana pun di seluruh permukaan bumi. Segala puji bagi Dia, yang selalu mengasihi kita dan yang melepaskan kita dari dosa kita dengan mencurahkan darah-Nya bagi kita.


Mereka menyanyikan bagi-Nya suatu nyanyian yang baru, yang kata-katanya demikian, “Engkau layak mengambil gulungan kitab itu dan memecahkan meterai-meterainya; karena Engkau telah disembelih, dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli orang-orang dari semua suku, bahasa, negara, dan bangsa, sebagai persembahan kepada Allah.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan