Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




1 Timotius 3:3 - Firman Allah Yang Hidup

3 Ia tidak boleh peminum atau suka bertengkar, tetapi ia harus lemah lembut dan baik hati dan bukan orang yang serakah akan uang.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

3 bukan peminum, bukan pemarah melainkan peramah, pendamai, bukan hamba uang,

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

3 jangan orang yang pemabuk, atau yang suka berkelahi. Sebaliknya, ia harus lemah lembut dan suka akan damai. Ia tidak boleh mata duitan.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

3 bukan peminum, bukan pemarah melainkan peramah, pendamai, bukan hamba uang,

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

3 Pemabuk dan orang yang suka berkelahi tidak boleh diangkat sebagai pemimpin jemaat, demikian juga orang yang mengumpulkan kekayaan dengan cara kotor. Karena seorang pemimpin jemaat harus berperilaku baik, cinta damai, dan tidak cinta uang.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

3 Ia bukanlah pemabuk atau suka berkelahi, melainkan seorang yang lemah lembut, tidak suka bertengkar dan tidak mencintai uang.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

3 Orang yang suka minum mabuk dan orang yang suka berkelahi tidak boleh diangkat sebagai penatua dalam jemaat. Penatua dalam jemaat haruslah orang yang adil, suka damai, dan tidak boleh orang yang tamak.

Lihat babnya Menyalin




1 Timotius 3:3
45 Referensi Silang  

“Kitab Suci menyatakan bahwa Rumah-Ku adalah tempat berdoa,” kata Yesus, “tetapi kalian telah mengubahnya menjadi sarang penyamun.”


“Saya tidak pernah mendambakan uang atau pakaian bagus.


Guru-guru seperti itu bukanlah bekerja untuk Tuhan Yesus, melainkan untuk keuntungan diri sendiri. Mereka pandai berkhotbah dan orang-orang yang berhati tulus mudah tertipu oleh kata-kata mereka.


Janganlah bermabuk-mabuk, sebab kebiasaan itu mendatangkan banyak kejahatan. Sebaliknya, hendaklah Saudara dipenuhi Roh Kudus dan dipimpin oleh-Nya.


Saudara sekalian yang saya kasihi, peringatkanlah mereka yang malas, hiburkanlah mereka yang ketakutan, peliharakanlah mereka yang lemah, dan bersabarlah terhadap setiap orang.


Para pembantu jemaat hendaklah juga layak dihormati dan tulus. Mereka tidak boleh pemabuk atau serakah akan uang.


Orang hanya akan mencintai uang serta dirinya sendiri; mereka akan angkuh dan membanggakan diri, mengejek Allah dan memberontak orang tua; tidak tahu berterima kasih kepada siapa pun dan tidak menghormati hal-hal suci.


Dan hal ini harus dicegah. Sudah banyak keluarga dijauhkan dari rahmat Allah karenanya. Mereka yang berkata begitu hanya menginginkan uangmu.


Pemimpin jemaat ini haruslah orang yang hidupnya tidak bercela, sebab dia adalah pelayan Allah. Ia tidak boleh angkuh atau pemarah, tidak boleh peminum atau suka berkelahi, atau tamak akan uang.


Demikian pula, ajarlah kaum wanita yang tua supaya menjalani kehidupan yang menghormati Allah. Janganlah mereka menjadi tukang ngobrol atau peminum, melainkan memberi nasihat yang baik.


Janganlah mereka menceritakan keburukan orang lain atau bertengkar, melainkan hendaklah mereka bersikap lemah lembut dan sopan santun terhadap semua orang.


Jauhkanlah diri Saudara dari cinta akan uang; hendaklah Saudara merasa puas dengan apa yang ada pada Saudara. Sebab Allah telah berfirman, “Aku sekali-kali tidak akan membiarkan dan menelantarkan engkau.”


Apakah yang menyebabkan pertengkaran dan perkelahian di antara Saudara sekalian? Bukankah oleh karena banyaknya keinginan jahat yang ada di dalam hati Saudara?


Peliharalah kawanan domba Allah. Jagailah mereka dengan rela hati, bukan dengan bersungut-sungut; bukan pula karena hasil yang akan Saudara peroleh, melainkan karena Saudara ingin melayani Tuhan.


Karena keserakahan mereka, pengajar-pengajar ini akan mengajarkan apa saja, asal mereka mendapat uang dari Saudara. Tetapi sejak semula Allah telah menjatuhkan hukuman ke atas mereka dan tidak lama lagi mereka akan dibinasakan.


Celakalah mereka, karena mengikuti teladan Kain yang membunuh saudaranya. Seperti Bileam, mereka bersedia berbuat apa saja untuk mendapat uang; dan seperti Korah, mereka memberontak melawan Allah dan seperti dia akan binasa.


Yang menulis surat ini kepada Saudara ialah saya, Yohanes, seorang saudara seiman yang bersama-sama dengan Saudara menderita demi Tuhan kita. Saya juga beroleh kesabaran yang dikaruniakan oleh Yesus, dan kita akan sama-sama memiliki Kerajaan-Nya! Saya berada dalam pengasingan di Pulau Patmos, karena mengabarkan firman Allah dan karena menceritakan apa yang saya ketahui tentang Yesus Kristus.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan