Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




1 Timotius 2:8 - Firman Allah Yang Hidup

8 Jadi, aku ingin supaya di mana-mana orang laki-laki berdoa kepada Allah dengan menaikkan tangan yang suci, bebas dari kemarahan dan kejengkelan.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

8 Karena itu, aku ingin, supaya di mana-mana laki-laki berdoa dengan menadahkan tangan yang suci, tanpa marah dan tanpa perselisihan.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

8 Saya mau supaya di mana pun juga kaum pria berdoa dengan hati yang suci, tanpa kemarahan atau perselisihan.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

8 Oleh karena itu aku ingin, supaya di mana-mana orang laki-laki berdoa dengan menadahkan tangan yang suci, tanpa marah dan tanpa perselisihan.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

8 Di mana pun saudara-saudari seiman berkumpul, saya mau supaya setiap laki-laki yang memimpin doa menengadahkan tangan yang tidak ternoda oleh dosa. Artinya, dia haruslah orang yang tidak bercela, bukan pemarah, dan tidak suka bertengkar.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

8 Aku ingin laki-laki berdoa di mana-mana. Mereka haruslah laki-laki yang hidup untuk menyenangkan Allah dan berdoa dengan mengangkat tangannya tanpa kemarahan ataupun pertengkaran.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

8 Yang benar-benar saya inginkan adalah agar pria di mana pun berdoa dengan tulus kepada Allah. Tidak ada kemarahan atau argumen!

Lihat babnya Menyalin




1 Timotius 2:8
48 Referensi Silang  

Kemudian Yesus berkata kepada mereka, “Sesungguhnya jika kalian mempunyai iman dan tidak ragu-ragu, maka kalian akan dapat melakukan hal yang seperti ini dan banyak lagi yang lain. Kalian bahkan dapat berkata kepada Bukit Zaitun ini, ‘Terangkatlah dan jatuhlah di laut,’ maka bukit itu pun akan pindah.


Namun, Aku berkata: Kasihilah musuh-musuh kalian! Berdoalah bagi orang yang menganiaya kalian!


dan ampunilah dosa kami, seperti kami sudah mengampuni mereka yang bersalah kepada kami.


“Bapa, ampunilah orang-orang ini,” kata Yesus, “sebab mereka tidak tahu apa yang mereka lakukan.” Lalu para prajurit membagi-bagi pakaian-Nya dengan membuang undi.


Yesus membawa mereka ke luar kota. Ketika sampai di Betania, Ia mengangkat tangan-Nya memberkati mereka.


Yesus menjawab, “Akan tiba waktunya kita tidak peduli lagi apakah kita berbakti kepada Bapa di sini atau di Yerusalem. Karena yang penting bukan tempat di mana kita berbakti, tetapi cara kita berbakti—apakah kebaktian kita itu bersifat rohani dan sungguh-sungguh? Apakah kita mendapat pertolongan Roh Kudus? Karena Allah adalah Roh dan untuk berbakti sebagaimana mestinya, kita harus mendapat pertolongan-Nya. Kebaktian semacam inilah yang dikehendaki Allah Bapa dari kita. Akan tetapi kalian orang Samaria sedikit sekali mengetahui tentang Dia, sehingga kalian menyembah dengan membabi buta; sedangkan kami orang Yahudi mengetahui segala sesuatu tentang Dia, sebab keselamatan itu datang ke dunia ini melalui orang Yahudi.”


Ia saleh serta takut akan Allah, demikian juga seluruh isi rumahnya. Ia seorang dermawan dan sangat tekun berdoa.


Ia berkata kepada saya, ‘Kornelius, Allah memperhatikan segala doa serta sedekahmu.


Kornelius memandang kepadanya dengan ketakutan. “Apakah yang Tuan kehendaki?” katanya kepada malaikat itu. Malaikat itu menjawab, “Allah memperhatikan segala doa serta sedekahmu.


Ketika kami kembali ke kapal pada akhir minggu itu, segenap sidang jemaat, termasuk para istri dan anak-anak, mengantar kami ke pantai dan di situ berdoa serta mengucapkan selamat berpisah.


Lalu ia berlutut dan berseru, “Tuhan, janganlah dosa ini ditanggungkan ke atas mereka!” Setelah itu ia pun mengembuskan napasnya yang penghabisan.


Kepada: Orang-orang Kristen di Korintus yang dipanggil Allah menjadi umat-Nya dan yang menjadi diperkenan oleh-Nya karena Yesus Kristus. Dan kepada: semua umat Kristen di mana saja, yaitu yang berseru kepada Yesus Kristus, Tuhan kita dan Tuhan mereka.


Betapa baiknya seandainya semua orang dapat hidup tanpa menikah seperti saya. Tetapi kita semua tidak sama. Kepada sebagian dari kita Allah memberikan karunia menjadi suami atau istri, dan kepada yang lain diberikan-Nya karunia untuk hidup bahagia dalam keadaan tidak menikah.


Tetapi syukur kepada Allah! Sebab melalui apa yang telah dilakukan oleh Kristus, Ia telah memperoleh kemenangan atas kami, sehingga ke mana pun kami pergi, Ia memakai kami untuk bercerita kepada semua orang mengenai Tuhan dan menyebarkan Injil bagaikan wangi-wangian yang harum semerbak.


Saya ingin supaya Saudara sekalian mengetahui hal ini: segala sesuatu yang saya alami di sini menjadi dorongan besar bagi penyebaran Berita Kesukaan tentang Kristus,


Dan sekarang Firman Tuhan telah menyebar dari Saudara kepada orang lain di mana-mana, jauh melintasi perbatasan Makedonia dan Akhaya, karena ke mana pun kami pergi, kami menjumpai orang yang bercerita kepada kami tentang iman Saudara yang mengagumkan itu. Kami tidak perlu menceritakannya kepada mereka,


Karena itu, sebaiknya janda-janda muda ini kawin lagi serta mempunyai anak, dan mengurus rumah tangganya sendiri, sehingga tidak akan ada orang yang dapat memburuk-burukkan mereka.


Segala sesuatu yang kukatakan kepadamu ini semuanya benar. Ajarkanlah supaya kebenaran-kebenaran ini dipegang teguh, sehingga orang-orang Kristen akan selalu berusaha berbuat baik; sebab bukan saja hal ini benar, tetapi juga membawa hasil.


marilah kita segera masuk ke dalamnya, kepada Allah sendiri, dengan hati yang tulus dan percaya sepenuhnya bahwa Ia akan menerima kita, karena kita sudah diperciki dengan darah Kristus untuk menyucikan kita, dan karena tubuh kita sudah dibasuh dengan air bersih.


Dekatilah Allah, dan Allah akan mendekati Saudara. Basuhlah tangan Saudara, hai orang berdosa, penuhilah hati Saudara hanya dengan Allah saja untuk menjadikannya bersih dan setia kepada-Nya.


Dan para suami, hendaklah Saudara bersikap bijaksana terhadap istri. Perhatikanlah kebutuhan mereka dan hormatilah mereka sebagai kaum lemah. Ingatlah bahwa istri Saudara adalah sekutu Saudara dalam menerima berkat Allah dan jikalau Saudara tidak memperlakukannya sebagaimana mestinya, doa Saudara mungkin tidak mendapat jawaban.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan