Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




1 Petrus 4:13 - Firman Allah Yang Hidup

13 Sebaliknya, bersukacitalah, sebab cobaan-cobaan itu akan menjadikan Saudara sekutu Kristus dalam penderitaan-Nya. Saudara akan mendapat kesukaan untuk turut merasakan kemuliaan-Nya, bilamana kemuliaan-Nya dinyatakan kelak.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

13 Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

13 Malah, hendaklah kalian merasa senang karena turut menderita bersama-sama dengan Kristus. Maka nanti kalau keagungan Kristus diperlihatkan, kalian akan bersukacita.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

13 Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

13 Sebaliknya, kalau kalian mengalami penderitaan seperti yang Kristus alami, bergembiralah! Karena itu berarti kalian benar-benar sudah bersatu dengan Dia. Dengan begitu, pastilah kalian akan sangat bersukacita pada waktu Dia datang kembali untuk menyatakan kemuliaan-Nya!

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

13 Tetapi bersukacitalah karena kamu menjadi bagian dalam penderitaan Kristus. Kamu akan bahagia dan penuh kegembiraan ketika kemuliaan-Nya ditunjukkan ke dunia.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

13 Berbahagialah sebab kalian sudah berbagi dalam penderitaan Kristus, karena ketika Dia muncul kembali dalam kemuliaan-Nya, kalian akan sangat bersukacita!

Lihat babnya Menyalin




1 Petrus 4:13
35 Referensi Silang  

Karena Aku, Anak Manusia, akan datang dengan malaikat-malaikat-Ku dalam kemuliaan Bapa-Ku dan mengadili setiap orang sesuai dengan perbuatannya.


“Tuannya memuji dia karena pekerjaannya yang baik itu. ‘Engkau setia mengurus yang sedikit ini,’ katanya, ‘karena itu, sekarang aku akan menyerahkan kepadamu tanggung jawab yang jauh lebih besar. Terimalah tugas menyenangkan yang sudah kupercayakan kepadamu.’


“Tuannya berkata, ‘Baik sekali, engkau hamba yang baik dan setia. Engkau setia dengan jumlah yang kecil, karena itu engkau akan kuserahi lebih banyak lagi.’


“Tetapi, apabila Aku, Anak Manusia, datang dalam kemuliaan-Ku disertai oleh para malaikat, maka pada waktu itulah Aku akan duduk di atas takhta kemuliaan-Ku.


“Kemudian Aku, Raja itu, akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Ku, ‘Marilah, hai kalian yang diberkati Bapa-Ku, masuklah ke dalam Kerajaan yang sudah disediakan bagi kalian sejak dunia diciptakan.


Bersukacitalah dan bergembiralah, karena pahala yang tak ternilai telah tersedia bagi kalian di surga. Ingatlah, nabi-nabi pada zaman dahulu juga dianiaya.


Siapa yang merasa malu akan Aku dan akan perkataan-Ku pada masa dunia yang diliputi ketidaksetiaan dan dosa seperti sekarang ini, maka Aku, Anak Manusia, merasa malu akan dia apabila Aku kembali ke dalam kemuliaan Bapa-Ku bersama-sama dengan malaikat-malaikat yang suci.”


Ya, semuanya akan berjalan seperti biasa sampai saat Aku kembali.


Pada kira-kira tengah malam, sementara Paulus dan Silas berdoa serta menyanyi memuji Tuhan dan para tawanan yang lain sedang mendengarkan,


Mereka meninggalkan ruangan sidang dengan sukacita, karena Allah telah menganggap mereka layak untuk menderita penghinaan demi nama-Nya.


Demikian juga kita dapat bersukacita, pada waktu kita mengalami kesulitan dan cobaan, sebab kita tahu hal itu baik bagi kita karena menolong kita belajar bersabar.


Dan karena kita anak-Nya, maka kita akan ikut memiliki harta kekayaan-Nya, sebab segala yang diberikan Allah kepada Yesus Kristus, Anak-Nya, sekarang menjadi milik kita juga. Tetapi, jikalau kita ingin mendapat bagian dalam kemuliaan-Nya, maka kita harus juga mengambil bagian dalam penderitaan-Nya.


Namun, penderitaan kita sekarang ini tidak ada artinya jika dibandingkan dengan kemuliaan yang kelak akan diberikan-Nya kepada kita.


Saudara hendaknya yakin, bahwa makin banyak kita merasakan penderitaan bagi Kristus, makin banyak pula Kristus memberikan penghiburan dan dorongan kepada kita.


Dan kalau kami dihibur, itu terjadi supaya Saudara mendapatkan kekuatan untuk bertahan penderitaan yang sama seperti kami.


Tubuh kami ini senantiasa menghadapi ancaman maut, sama halnya dengan Yesus. Itu terjadi agar kehidupan Yesus yang dibangkitkan juga akan terlihat pada kami.


Lagipula, kesulitan dan penderitaan kami tidaklah seberapa dan tidak akan berlangsung lama. Masa sulit yang pendek ini akan menghasilkan bagi kita kemuliaan yang jauh melebihi kesusahan itu dan akan bertahan selamanya!


Sekarang saya telah melepaskan semua hal lain. Saya ingin mengenal Kristus semakin baik: saya ingin mengalami kuasa yang menghidupkan-Nya kembali, tetapi saya mau membagikan penderitaan-Nya juga dan menyerahkan hidup saya sepenuhnya untuk Allah, sama seperti yang Yesus lakukan.


Apa pun yang harus saya derita demi Saudara sekalian, saya senang tentang itu. Ukuran penderitaan yang harus saya hadapi untuk Kristus belum penuh. Dan saya menderita untuk tubuh-Nya, yaitu jemaat.


Bila kita menderita bersama-Nya, kita akan memerintah bersama-Nya juga. Bila kita menyangkal-Nya, Ia juga akan menyangkal kita.


Jadi, sekarang Saudara dapat dengan tenang dan penuh pengertian mengharapkan lebih banyak kemurahan Allah pada waktu Kristus datang lagi.


Semua penderitaan ini adalah bagian dari pekerjaan yang diberikan Allah kepada Saudara. Kristus yang menderita untuk Saudara adalah teladan Saudara. Ikutilah jejak-Nya:


Dan sekarang sepatah dua patah kata kepada penatua-penatua gereja. Saya juga seorang penatua. Dengan mata kepala sendiri saya melihat Kristus menemui ajal di kayu salib. Saya juga akan turut merasakan kemuliaan dan kehormatan-Nya pada waktu Ia datang lagi. Teman-teman Penatua, inilah permohonan saya:


Sesudah Saudara menderita sesaat lamanya, Allah kita yang penuh kebaikan akan memberikan kemuliaan-Nya yang kekal kepada Saudara melalui Kristus. Ia sendiri akan datang dan mengangkat Saudara, menegakkan serta menjadikan Saudara lebih kuat daripada sebelumnya.


Segala kemuliaan bagi Dia, satu-satunya Allah, yang menyelamatkan kita dengan perantaraan Tuhan kita, Yesus Kristus. Kemuliaan dan keagungan, kekuatan dan segala kuasa adalah milik-Nya sejak semula, sekarang, dan untuk selama-lamanya. Ia dapat menjaga Saudara supaya jangan jatuh tergelincir, dan membawa Saudara, dalam keadaan tanpa dosa dan sempurna, ke hadapan hadirat-Nya yang mulia disertai sorak-sorai kebahagiaan yang kekal. Amin.


Lihatlah! Ia datang dengan dikelilingi awan, dan setiap mata akan melihat Dia— ya, juga orang-orang yang telah menikam Dia. Dan pada waktu Ia datang, bangsa-bangsa akan meratap dalam kesedihan dan ketakutan. Ya, jadilah demikian! Amin!


Yang menulis surat ini kepada Saudara ialah saya, Yohanes, seorang saudara seiman yang bersama-sama dengan Saudara menderita demi Tuhan kita. Saya juga beroleh kesabaran yang dikaruniakan oleh Yesus, dan kita akan sama-sama memiliki Kerajaan-Nya! Saya berada dalam pengasingan di Pulau Patmos, karena mengabarkan firman Allah dan karena menceritakan apa yang saya ketahui tentang Yesus Kristus.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan