1 Petrus 4:10 - Firman Allah Yang Hidup10 Allah telah memberikan bakat-bakat khusus kepada Saudara masing-masing. Pergunakanlah bakat-bakat itu untuk saling menolong dan salurkanlah berkat Allah yang bermacam-macam itu kepada orang lain. Lihat babnyaLebih banyak versiPerjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 210 Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengelola yang baik dari anugerah Allah. Lihat babnyaAlkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini10 Kalian masing-masing sudah menerima pemberian-pemberian yang berbeda-beda dari Allah. Sebab itu sebagai pengelola yang baik dari pemberian-pemberian Allah, hendaklah kalian menggunakan kemampuan itu untuk kepentingan bersama. Lihat babnyaAlkitab Terjemahan Baru10 Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah. Lihat babnyaTerjemahan Sederhana Indonesia10 Sebagai tanda kebaikan hati Allah, kita masing-masing sudah menerima kemampuan rohani yang berbeda-beda dari Roh Allah. Semua kemampuan itu diberikan supaya kita saling melayani. Jadi, setiap orang bertanggung jawab untuk memakai kemampuan itu dengan baik. Lihat babnyaPerjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca10 Setiap orang menerima karunia yang khusus. Karena itu, jadilah pelayan yang baik dan gunakanlah karunia yang Allah berikan kepadamu dengan cara terbaik untuk kepentingan bersama. Lihat babnyaAlkitab Gratis untuk Semua10 Hadiah apa pun yang sudah diberikan kepada kalian, berbagilah di antara kalian, sebagai orang yang dengan bijaksana menunjukkan belas kasihan Allah dalam segala bentuknya. Lihat babnya |
Tuhan menjawab, “Seorang hamba yang setia, akan menerima tanggung jawab dari tuannya untuk mengatur hamba-hambanya yang lain dan memberi mereka makan. Berbahagialah hamba itu, jika pada waktu tuannya kembali, tuannya mendapati ia melaksanakan tugasnya dengan setia. Sesungguhnya Aku berkata kepada kalian: Tuannya akan memberikan kuasa atas segala sesuatu yang ia miliki kepada hambanya itu!
Mereka senang sekali dapat berbuat demikian, karena mereka merasa sangat berutang kepada umat Kristen di Yerusalem. Sebab apa? Sebab berita tentang Kristus mereka terima dari jemaat di Yerusalem. Dan karena mereka menerima pemberian rohani yang mengagumkan, yaitu Injil, dari Yerusalem, mereka merasa bahwa sekurang-kurangnya mereka dapat membalas dengan memberikan bantuan materi.
Keadaan saya seperti sekarang ini adalah semata-mata berkat kebaikan dan rahmat Allah kepada saya dan karunia-Nya itu tidak sia-sia, sebab saya telah bekerja jauh lebih keras daripada rasul-rasul lain. Walaupun demikian, sesungguhnya bukanlah saya yang bekerja, melainkan Allah telah melakukan semua ini dalam kasih karunia-Nya melalui saya.
Coba bayangkan! Walaupun saya paling hina di antara orang Kristen, dan walaupun tidak pernah melakukan sesuatu yang dapat menjadikan saya layak menerima hak itu, namun sayalah yang dipilih untuk mengabarkan Berita Kesukaan kepada orang bukan Yahudi. Berita itu mengenai kekayaan yang tidak berkesudahan yang juga tersedia bagi orang bukan Yahudi yang hidup di dalam Kristus.
Beberapa di antara kita diberi kecakapan khusus sebagai rasul, beberapa yang lain diberi-Nya karunia menyampaikan pesan-Nya, beberapa orang mempunyai kecakapan membawa orang kepada Kristus dan menolong mereka memercayai Dia sebagai Juru Selamat, yang lain lagi mempunyai kepandaian untuk memelihara umat Allah seperti seorang gembala memelihara domba-dombanya, menuntun, dan mengajar mereka berjalan pada jalan Allah.
Surat ini saya sampaikan kepada Saudara dengan perantaraan Silwanus, seorang saudara seiman yang setia. Harapan saya ialah kiranya surat ini, yang berisi pernyataan mengenai cara Allah memberkati kita, akan menjadi pendorong bagi Saudara. Kiranya apa yang saya sampaikan di sini akan menolong Saudara berdiri teguh dalam kasih-Nya.