Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




1 Petrus 2:11 - Firman Allah Yang Hidup

11 Saudara sekalian yang saya kasihi, di dunia ini Saudara hanya sebagai tamu. Karena rumah Saudara yang sesungguhnya ada di surga, saya mohon supaya Saudara menghindarkan diri dari kesenangan yang jahat di dunia ini. Kesenangan dunia bukan untuk Saudara, sebab berperang melawan jiwa Saudara sendiri.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

11 Saudara-saudaraku yang terkasih, aku menasihati kamu, supaya sebagai pendatang dan perantau, kamu menjauhkan diri dari keinginan-keinginan daging yang berjuang melawan jiwa.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

11 Saudara-saudara yang tercinta! Kalian adalah orang asing dan perantau di dunia ini. Sebab itu saya minta dengan sangat supaya kalian jangan menuruti hawa nafsu manusia yang selalu berperang melawan jiwa.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

11 Saudara-saudaraku yang kekasih, aku menasihati kamu, supaya sebagai pendatang dan perantau, kamu menjauhkan diri dari keinginan-keinginan daging yang berjuang melawan jiwa.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

11 Saudara-saudari yang saya kasihi, kita bagaikan pendatang dan orang yang tidak menetap di dunia. Karena itu saya mohon supaya kamu semua tidak mengikuti keinginan-keinginan badanimu yang berdosa. Hawa nafsu itulah yang berperang melawan keinginan jiwa kita.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

11 Saudara-saudari yang terkasih, kita ini adalah seperti pendatang dan orang-orang asing di dunia ini. Karena itu, aku memohon agar kalian hidup bebas dari segala hal yang jahat, keinginan-keinginan itulah yang berperang melawan dirimu yang sejati.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

11 Teman-teman, saya memohon kepada kalian sebagai pendatang dan orang asing di dunia ini untuk tidak menyerah pada keinginan fisik yang bertentangan dengan keinginan rohani.

Lihat babnya Menyalin




1 Petrus 2:11
35 Referensi Silang  

“Waspadalah, supaya kalian siap pada waktu Aku datang dengan tiba-tiba. Jangan sampai Aku mendapati kalian hidup bebas dengan berfoya-foya serta bermabuk-mabuk, dan tenggelam dalam kehidupan duniawi, seperti orang-orang lain di dunia ini.


tetapi kita harus menulis surat kepada mereka supaya mereka menjauhkan diri dari makanan yang dipersembahkan kepada berhala, dari darah, dari daging binatang yang mati tanpa mengeluarkan darah, dan dari zina.


Karena itu, Saudara sekalian yang saya kasihi, saya mohon supaya Saudara melayani Allah dengan seluruh hidup kalian, mempersembahkan dirimu sebagai suatu persembahan yang hidup dan suci, suatu persembahan yang menyukakan hati-Nya. Melayani Dia dengan cara ini adalah ibadat sejati dan balasan yang pantas untuk kasih-Nya.


tetapi ada sesuatu yang lain jauh di dalam diri saya, di dalam tabiat saya yang rendah, yang berperang dengan pikiran saya, dan menang serta menjadikan saya hamba dosa yang masih ada di dalam diri saya. Dalam pikiran saya, saya ingin menjadi pelayan Allah yang penurut, tetapi sebaliknya, saya sadar bahwa saya masih diperhamba oleh dosa. Jadi, sekarang Saudara mengerti persoalannya: hidup saya yang baru menyuruh saya berbuat benar, tetapi tabiat lama yang masih ada di dalam diri saya gemar akan dosa. Betapa celakanya keadaan saya! Siapa yang akan membebaskan saya dari perhambaan kepada tabiat yang rendah ini? Syukur kepada Allah! Saya telah dibebaskan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita. Dialah yang memerdekakan saya.


Sebab, jika Saudara terus mengikutinya, Saudara sesat dan akan binasa; tetapi, jika oleh kuasa Roh Kudus Saudara menghancurkan tabiat itu dan perbuatan jahatnya, Saudara akan hidup.


Kami adalah duta-duta Kristus. Allah memakai kami untuk berbicara kepada Saudara. Kami mohon, seolah-olah Kristus sendiri yang memohon kepada Saudara, supaya Saudara menerima kasih yang ditawarkan Kristus kepada Saudara—berdamailah dengan Allah.


Sebagai teman sekerja Allah, kami mohon supaya Saudara jangan menyia-nyiakan berita menakjubkan mengenai kebaikan Allah yang besar ini.


Sahabat-sahabat yang saya kasihi, karena kita telah diberi janji-janji yang besar itu, marilah kita menjauhkan diri dari segala kesalahan, baik jasmani maupun rohani, dan menyucikan diri kita, hidup dengan rasa takut akan Tuhan serta menyerahkan diri hanya kepada-Nya saja.


Mereka yang telah menjadi milik Kristus, telah menyalibkan keinginan mereka yang jahat pada salib-Nya.


Sekarang Saudara bukan lagi orang asing di hadapan Allah atau warga asing bagi surga, melainkan anggota keluarga Allah serta warga kerajaan Allah bersama-sama dengan orang Kristen yang lain.


Saya, yang dipenjarakan karena melayani Tuhan, mohon supaya Saudara sekalian hidup dan berkelakuan sebagaimana patutnya bagi orang yang telah dipilih untuk mendapat berkat-berkat yang indah seperti ini.


Jangan biarkan dirimu terbawa oleh nafsu yang membahayakan orang-orang muda! Berusahalah untuk hidup yang sesuai dengan kehendak Allah dan yang diatur oleh iman, cinta, dan kedamaian, bersama semua orang yang benar-benar menyembah Tuhan.


Orang-orang beriman yang saya sebutkan ini mati sebelum mendapat semua hal yang dijanjikan Allah kepada mereka. Tetapi mereka yakin bahwa segala sesuatu yang dijanjikan itu akan dipenuhi kelak. Mereka senang, sebab mereka mengakui bahwa dunia ini bukan rumah mereka yang sesungguhnya, mereka hanyalah tamu yang datang berkunjung.


Saudara-saudara yang saya kasihi, biarpun saya berkata-kata seperti ini, saya tidak yakin bahwa apa yang saya katakan ini berlaku bagi Saudara. Saya percaya bahwa Saudara menghasilkan buah yang baik sebagai akibat keselamatan Saudara.


Apakah yang menyebabkan pertengkaran dan perkelahian di antara Saudara sekalian? Bukankah oleh karena banyaknya keinginan jahat yang ada di dalam hati Saudara?


Dari: Petrus, rasul Yesus Kristus. Kepada: orang-orang pilihan Allah yang tinggal sebagai orang asing di dunia ini, tersebar di seluruh provinsi Pontus, Galatia, Kapadokia, Asia, dan Bitinia.


Dan ingatlah bahwa Bapa di surga—kepada-Nya Saudara berdoa—menghakimi dengan tidak pilih kasih. Ia akan menghakimi Saudara dengan keadilan yang sempurna atas segala sesuatu yang Saudara lakukan. Oleh karena itu, mulai sekarang hendaklah Saudara hidup dengan rasa takut serta hormat kepada-Nya, sampai Saudara tiba di dalam surga.


Sahabat-sahabat yang saya kasihi, janganlah bingung atau heran, apabila kelak Saudara mengalami cobaan-cobaan yang hebat, sebab yang akan menimpa Saudara bukanlah sesuatu yang aneh atau luar biasa.


Jadi, sisa hidup Saudara tidak akan Saudara pakai untuk mengejar keinginan-keinginan yang jahat, melainkan Saudara akan berhasrat melakukan kehendak Allah.


Saudara sekalian yang saya kasihi, inilah surat kedua yang saya kirimkan kepada Saudara. Di dalam keduanya saya telah berusaha mengingatkan Saudara kepada kenyataan-kenyataan yang sudah Saudara diketahui, sehingga Saudara akan tetap murni di masa depan.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan