1 Korintus 8:4 - Firman Allah Yang Hidup4 Nah, jadi bagaimana? Bolehkah kita makan daging yang sudah dipersembahkan kepada berhala? Kita semua tahu bahwa berhala bukan Allah, dan Allah hanya ada satu, tidak ada yang lain. Lihat babnyaLebih banyak versiPerjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 24 Tentang hal makan daging yang dipersembahkan kepada berhala, kita tahu: "Tidak ada berhala di dunia dan tidak ada Allah lain selain Allah yang esa." Lihat babnyaAlkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini4 Tentang persoalan makan makanan yang sudah dipersembahkan kepada berhala, kita tahu bahwa berhala menggambarkan sesuatu yang sebetulnya tidak ada. Dan kita tahu juga bahwa Allah hanya satu; tidak ada yang lain. Lihat babnyaAlkitab Terjemahan Baru4 Tentang hal makan daging persembahan berhala kita tahu: ”tidak ada berhala di dunia dan tidak ada Allah lain dari pada Allah yang esa.” Lihat babnyaTerjemahan Sederhana Indonesia4 Mengenai penjualan daging sisa kurban kepada berhala, kita tahu bahwa berhala menggambarkan dewa-dewa yang sebenarnya tidak ada dan tidak berkuasa, karena di seluruh dunia hanya ada satu Allah. Lihat babnyaPerjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca4 Berikut ini penjelasanku tentang makan daging yang dipersembahkan kepada berhala. Kita tahu bahwa berhala sebetulnya tidak ada apa-apa di dunia ini, dan kita tahu bahwa hanya ada satu Allah. Lihat babnyaAlkitab Gratis untuk Semua4 Jadi mengenai makan makanan yang sudah dipersembahkan kepada berhala: kita tahu bahwa tidak ada yang namanya berhala di dunia ini, dan hanya ada satu Allah yang sejati. Lihat babnya |
“Saudara-saudara sekalian, apa yang sedang Saudara lakukan ini? Kami hanyalah manusia biasa seperti Saudara! Kami datang mengabarkan Berita Kesukaan, supaya Saudara jangan lagi menyembah berhala yang sia-sia ini, melainkan menyembah Allah yang hidup yang menciptakan langit, bumi serta laut, dan segala isinya.
Sebagaimana Saudara ketahui dari yang telah Saudara lihat dan dengar, orang yang bernama Paulus ini telah membujuk dan meyakinkan banyak orang bahwa dewa buatan tangan manusia bukanlah dewa. Akibatnya, hasil penjualan kita sangat merosot! Dan gejala ini nyata bukan saja di Efesus, melainkan juga di seluruh provinsi!
Pertanyaan yang berikut berkenaan dengan makanan yang sudah dipersembahkan kepada berhala. Mengenai masalah ini setiap orang merasa bahwa jawabannyalah yang benar! Tetapi, walaupun “tahu segala-galanya” menyebabkan kita merasa menjadi orang penting, yang sebenarnya kita butuhkan untuk membangun jemaat ialah kasih.
Sebab inilah yang mungkin terjadi: Seseorang yang menganggap bahwa makan makanan yang telah dipersembahkan itu salah, melihat Saudara makan di rumah berhala karena Saudara tahu bahwa hal itu tidak menjadi soal. Kemudian ia juga memberanikan diri melakukan hal yang sama, tetapi ia tetap merasa bahwa perbuatannya itu salah.