Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




1 Korintus 10:14 - Firman Allah Yang Hidup

14 Sebab itu, Saudara sekalian yang saya kasihi, jauhilah segala jenis penyembahan berhala.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

14 Karena itu, Saudara-saudaraku yang terkasih, jauhilah penyembahan berhala!

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

14 Oleh sebab itu, Saudara-saudara yang saya kasihi, hendaklah kalian membenci penyembahan berhala.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

14 Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, jauhilah penyembahan berhala!

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

14 Karena itu Saudara-saudari yang saya kasihi, jauhkanlah dirimu dari penyembahan berhala!

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

14 Jadi, saudara-saudariku, jauhkan dirimu dari penyembahan berhala.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

14 Jadi, teman-teman baik saya, jauhkanlah dirimu dari penyembahan berhala.

Lihat babnya Menyalin




1 Korintus 10:14
21 Referensi Silang  

tetapi kita harus menulis surat kepada mereka supaya mereka menjauhkan diri dari makanan yang dipersembahkan kepada berhala, dari darah, dari daging binatang yang mati tanpa mengeluarkan darah, dan dari zina.


Sahabat-Sahabat yang saya kasihi, janganlah menuntut balas. Serahkan saja kepada Allah, sebab Ia telah berkata, “Ia akan membalas siapa yang patut dibalas. Janganlah main hakim sendiri.”


Saudara sekalian adalah orang pandai. Pertimbangkanlah sendiri apakah yang saya katakan ini benar atau tidak.


Apa kiranya yang saya maksudkan? Apakah berhala yang disembah dengan segala jenis kurban itu benar-benar merupakan dewa yang nyata dan apakah persembahan itu punya arti?


dan jangan pula kita menyembah berhala seperti mereka. (Firman Allah mengatakan, “Maka duduklah bangsa itu untuk makan dan minum; kemudian mereka bangun dan menari-nari” untuk menyembah anak lembu emas.)


Tetapi yang saya maksudkan ialah supaya Saudara jangan bergaul dengan orang yang menamakan dirinya saudara dalam Kristus, padahal ia bersenang-senang dalam percabulan atau tamak, atau penipu, atau penyembah berhala, atau pemabuk atau seorang yang bermulut kotor. Dengan orang semacam itu makan bersama pun jangan.


Apakah sebabnya? Sebab saya tidak mengasihi Saudara? Allah tahu bahwa saya mengasihi Saudara.


Saya senang memberikan diri saya sendiri dan segala yang saya miliki demi pertumbuhan rohani Saudara, walaupun tampaknya bahwa makin besar kasih saya kepada Saudara, makin kecil kasih Saudara kepada saya.


Mungkin Saudara mengira bahwa semua ini saya katakan untuk membela diri supaya saya diterima kembali dengan baik. Sekali-kali bukan itu maksud saya. Dengan disaksikan oleh Allah saya katakan kepada Saudara bahwa semua ini saya katakan untuk menolong Saudara—untuk membangun iman Saudara—dan bukan untuk menolong diri saya sendiri.


Itulah sebabnya Tuhan telah berfirman, “Tinggalkanlah mereka; lepaskanlah dirimu dari mereka; jangan menyentuh barang-barang mereka yang najis; maka Aku akan menyambut kamu.


Sahabat-sahabat yang saya kasihi, karena kita telah diberi janji-janji yang besar itu, marilah kita menjauhkan diri dari segala kesalahan, baik jasmani maupun rohani, dan menyucikan diri kita, hidup dengan rasa takut akan Tuhan serta menyerahkan diri hanya kepada-Nya saja.


Saudara-saudara seiman yang saya kasihi, saya rindu kepada Saudara sekalian, sebab Saudaralah kegembiraan saya dan pahala pekerjaan saya. Sahabat-sahabat yang saya kasihi, tetaplah setia kepada Tuhan.


Dari: Paulus, yang dipenjarakan karena mengabarkan Berita Kesukaan tentang Yesus Kristus, dan dari saudara kita Timotius. Kepada: Filemon, teman sekerja yang kami kasihi, dan kepada jemaat yang berhimpun di rumahmu, juga kepada Apfia, saudara perempuan kita, dan Arkhipus seorang pejuang salib seperti aku.


Saudara-saudara yang saya kasihi, biarpun saya berkata-kata seperti ini, saya tidak yakin bahwa apa yang saya katakan ini berlaku bagi Saudara. Saya percaya bahwa Saudara menghasilkan buah yang baik sebagai akibat keselamatan Saudara.


Saudara sekalian yang saya kasihi, di dunia ini Saudara hanya sebagai tamu. Karena rumah Saudara yang sesungguhnya ada di surga, saya mohon supaya Saudara menghindarkan diri dari kesenangan yang jahat di dunia ini. Kesenangan dunia bukan untuk Saudara, sebab berperang melawan jiwa Saudara sendiri.


Anak-anak yang saya kasihi, jauhkanlah diri dari segala sesuatu yang mungkin menggantikan Allah di dalam hati Saudara.


Dan semua orang—yang sebelum dunia dijadikan, namanya tidak tercatat dalam Kitab Kehidupan Anak Domba Allah yang telah tersembelih—menyembah binatang yang jahat itu.


“Tetapi ada beberapa hal pada kalian yang tidak Kusukai. Kalian membiarkan beberapa orang berbuat seperti yang dilakukan Bileam, ketika ia mengajarkan kepada Balak bagaimana caranya menghancurkan bangsa Israel, yaitu dengan melibatkan mereka dalam dosa perzinaan dan menganjurkan mereka agar menghadiri pesta-pesta berhala.


Tetapi pengecut dan orang yang tidak setia kepada-Ku, orang yang bejat, pembunuh, orang cabul, tukang sihir, penyembah berhala, dan semua pendusta, akan binasa dalam Lautan Api yang menyala-nyala dengan belerang. Inilah Kematian Kedua.”


“Di luar kota itu terdapat orang yang sudah meninggalkan Allah, tukang sihir, orang cabul, pembunuh, penyembah berhala, dan semua yang suka berdusta.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan