Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




1 Korintus 10:11 - Firman Allah Yang Hidup

11 Semua ini menimpa mereka sebagai contoh bagi kita, sebagai pelajaran dan peringatan, supaya kita jangan melakukan hal-hal yang demikian. Semua ini dituliskan supaya kita dapat membacanya dan menarik pelajaran daripadanya pada masa kini, menjelang akhir zaman.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

11 Semuanya ini telah menimpa mereka sebagai contoh dan dituliskan untuk menjadi peringatan bagi kita yang hidup pada waktu zaman akhir telah tiba.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

11 Semua hal itu terjadi kepada mereka untuk menjadi contoh bagi orang-orang lain. Dan semuanya itu tertulis juga untuk menjadi peringatan kepada kita. Sebab kita sekarang hidup di masa akhir zaman.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

11 Semuanya ini telah menimpa mereka sebagai contoh dan dituliskan untuk menjadi peringatan bagi kita yang hidup pada waktu, di mana zaman akhir telah tiba.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

11 Semua yang terjadi pada mereka merupakan contoh bagi kita! Dan hal-hal itu tertulis dalam Firman Allah sebagai peringatan bagi kita yang hidup di zaman terakhir.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

11 Semuanya yang terjadi pada mereka adalah sebagai contoh. Mereka ditulis sebagai peringatan kepada kita yang hidup pada jaman akhir ini.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

11 Segala sesuatu yang terjadi atas mereka adalah contoh bagi kita dan dituliskan untuk mengingatkan kita, yang hidup di masa akhir zaman ini.

Lihat babnya Menyalin




1 Korintus 10:11
17 Referensi Silang  

Musuh yang menabur benih semak duri di antara benih gandum ialah setan; musim panen ialah akhir dunia ini, dan para penuai ialah para malaikat.


“Sama seperti dalam perumpamaan itu semak duri dipisahkan dan dibakar, demikian jugalah akan terjadi pada akhir dunia ini.


Alasan lain untuk hidup benar ialah: Saudara tahu saatnya sudah hampir tiba; waktu tidak banyak lagi. Bangunlah, karena sekarang kedatangan Tuhan sudah lebih dekat daripada ketika kita mulai percaya.


Malam hampir lalu dan fajar akan segera menyingsing. Hari kedatangan-Nya akan segera tiba. Oleh karena itu, tinggalkanlah perbuatan jahat dan jalanilah kehidupan yang benar sebagaimana patut bagi kita yang hidup dalam terang. Berlakulah patut dan benar dalam segala sesuatu yang Saudara lakukan, sehingga orang tidak dapat mencela kelakuan Saudara. Janganlah menghabiskan waktu dengan berpesta pora dan bermabuk-mabuk, dengan perzinaan dan hawa nafsu, atau dengan perkelahian, atau dengan perasaan iri.


Hal-hal yang dituliskan dalam Kitab Suci pada zaman dahulu adalah untuk mengajar kita bersabar dan untuk mendorong kita, sehingga kita dengan penuh harap menantikan saatnya janji-janji Allah dipenuhi.


Pernyataan yang menakjubkan ini, yaitu bahwa ia diterima dan dibenarkan karena imannya, tidak hanya bagi Abraham saja.


Pelajaran ini memperingatkan kita supaya jangan mengingini hal-hal yang jahat seperti yang dilakukan oleh mereka,


Hal terpenting yang harus kita ingat ialah bahwa waktu yang masih ada tinggal sedikit, (demikian juga kesempatan kita untuk melakukan pekerjaan Tuhan). Itulah sebabnya orang yang beristri hendaknya berusaha menyediakan waktu sebanyak-banyaknya bagi Tuhan.


Tidakkah Allah memikirkan kita juga? Tentu saja! Dengan hukum ini Allah menyatakan kepada kita bahwa pelayan-pelayan Kristen hendaknya dibiayai oleh orang-orang yang ditolongnya. Orang yang membajak dan mengirik hendaknya mendapat bagian dari hasil panen.


Cerita ini memiliki makna yang lebih dalam: kedua wanita ini menggambarkan dua perjanjian Allah. Wanita pertama, yaitu Hagar, mewakili Gunung Sinai tempat bangsa Israel menerima hukum yang memperbudak mereka. Hagar melambangkan Gunung Sinai di negeri Arab. Ia adalah Yerusalem pada zaman kita dengan anak-anaknya yang berpegang teguh pada hukum dan karenanya tidak pernah menjadi bebas.


Biarlah semua orang melihat bahwa apa pun yang Saudara lakukan, Saudara tidak mementingkan diri sendiri. Ingatlah, Tuhan akan segera datang.


Janganlah kita lalai menghadiri kebaktian di gereja seperti yang dilakukan beberapa orang, tetapi marilah kita saling memberi dorongan dan saling mengingatkan, teristimewa sekarang ini, sebab hari kedatangan-Nya yang kedua kali sudah dekat.


Karena tertulis dalam Kitab Suci: “Tidak lama lagi Ia akan datang, tidak akan menunda-nunda kedatangan-Nya.”


Anak-anak yang saya kasihi, saat akhir dunia ini telah tiba. Telah kalian dengar tentang kedatangan Antikristus, yaitu musuh Kristus, dan sebenarnya orang semacam itu sudah banyak bermunculan. Hal ini lebih meyakinkan kita bahwa dunia sudah hampir kiamat.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan