1 Korintus 10:11 - Firman Allah Yang Hidup11 Semua ini menimpa mereka sebagai contoh bagi kita, sebagai pelajaran dan peringatan, supaya kita jangan melakukan hal-hal yang demikian. Semua ini dituliskan supaya kita dapat membacanya dan menarik pelajaran daripadanya pada masa kini, menjelang akhir zaman. Lihat babnyaLebih banyak versiPerjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 211 Semuanya ini telah menimpa mereka sebagai contoh dan dituliskan untuk menjadi peringatan bagi kita yang hidup pada waktu zaman akhir telah tiba. Lihat babnyaAlkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini11 Semua hal itu terjadi kepada mereka untuk menjadi contoh bagi orang-orang lain. Dan semuanya itu tertulis juga untuk menjadi peringatan kepada kita. Sebab kita sekarang hidup di masa akhir zaman. Lihat babnyaAlkitab Terjemahan Baru11 Semuanya ini telah menimpa mereka sebagai contoh dan dituliskan untuk menjadi peringatan bagi kita yang hidup pada waktu, di mana zaman akhir telah tiba. Lihat babnyaTerjemahan Sederhana Indonesia11 Semua yang terjadi pada mereka merupakan contoh bagi kita! Dan hal-hal itu tertulis dalam Firman Allah sebagai peringatan bagi kita yang hidup di zaman terakhir. Lihat babnyaPerjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca11 Semuanya yang terjadi pada mereka adalah sebagai contoh. Mereka ditulis sebagai peringatan kepada kita yang hidup pada jaman akhir ini. Lihat babnyaAlkitab Gratis untuk Semua11 Segala sesuatu yang terjadi atas mereka adalah contoh bagi kita dan dituliskan untuk mengingatkan kita, yang hidup di masa akhir zaman ini. Lihat babnya |
Malam hampir lalu dan fajar akan segera menyingsing. Hari kedatangan-Nya akan segera tiba. Oleh karena itu, tinggalkanlah perbuatan jahat dan jalanilah kehidupan yang benar sebagaimana patut bagi kita yang hidup dalam terang. Berlakulah patut dan benar dalam segala sesuatu yang Saudara lakukan, sehingga orang tidak dapat mencela kelakuan Saudara. Janganlah menghabiskan waktu dengan berpesta pora dan bermabuk-mabuk, dengan perzinaan dan hawa nafsu, atau dengan perkelahian, atau dengan perasaan iri.
Cerita ini memiliki makna yang lebih dalam: kedua wanita ini menggambarkan dua perjanjian Allah. Wanita pertama, yaitu Hagar, mewakili Gunung Sinai tempat bangsa Israel menerima hukum yang memperbudak mereka. Hagar melambangkan Gunung Sinai di negeri Arab. Ia adalah Yerusalem pada zaman kita dengan anak-anaknya yang berpegang teguh pada hukum dan karenanya tidak pernah menjadi bebas.