Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Yakobus 1:16 - Alkitab Gratis untuk Semua

16 Teman-temanku terkasih, jangan tertipu.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

16 Oleh karena itu, hai Saudara sekalian yang saya kasihi, janganlah mau disesatkan.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

16 Saudara-saudara yang kukasihi, janganlah sesat!

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

16 Janganlah kalian tertipu, Saudara-saudaraku yang tercinta!

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

16 Saudara-saudara yang kukasihi, janganlah sesat!

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

16 Saudara-saudari yang saya kasihi, jangan keliru tentang hal ini:

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

16 Saudara-saudari yang kukasihi, jangan sampai kamu tertipu.

Lihat babnya Menyalin




Yakobus 1:16
22 Referensi Silang  

Yesus menjawab, “Kesalahan kalian adalah kalian tidak memahami Kitab Suci dan apa yang sanggup Allah lakukan.


Yesus berkata kepada mereka, “Ini membuktikan bahwa kalian keliru, dan bahwa kalian tidak mengetahui Kitab Suci atau kuasa Allah.


Dia bukan Allah orang mati, tetapi Allah yang hidup. Kalian sudah sangat keliru!”


Pada waktu ini, Petrus berdiri dan menyapa sekitar 120 orang percaya yang sedang berkumpul bersama.


Tidakkah kalian tahu mereka yang tidak adil tidak akan mewarisi Kerajaan Allah? Jangan bodoh! Mereka yang tidak bermoral, penyembah berhala, tukang selingkuh, penyimpangan seksual, homoseksual,


Jangan keliru! Allah tidak bisa ditipu: apapun yang kita tabur, itulah yang akan kita tuai.


Jadi, sahabat-sahabatku, teruslah melakukan perbuatan yang sesuai dengan cara hidup orang yang sudah mengenal Allah dengan rasa takut dan hormat, taat kepada semua yang sudah saya ajarkan — bukan hanya ketika saya bersama dengan kalian, tetapi bahkan lebih lagi, karena sekarang saya tidak bersama dengan kalian.


Jadi tetaplah teguh, saudara-saudariku yang sangat aku kasihi, yang selalu membawa sukacita pada diriku! Bagiku kalian adalah mahkota kemenanganku! Saya sungguh sangat mengasihi dan merindukan kalian!


Saya katakan ini keapda kalian agar tidak seorangpun akan membodohi kalian dengan argumen yang tidak benar.


Waspadalah agar tidak seorangpun memperbudak kalian melalui ajaran-ajaran dan khayalan-khayalan yang tidak berguna, yang mengikuti tradisi manusia dan cara pikir dunia ini, dan tidak mengikuti Kristus.


Mereka telah menyimpang dari kebenaran dengan mengatakan bahwa kebangkitan telah terjadi, yang telah merusak kepercayaan sebagian orang kepada Allah.


Semoga kasih kita terhadap satu sama lain sebagai saudara dan saudari terus berlanjut!


Ingatlah ini, teman-teman terkasih: setiap orang harus cepat mendengarkan tetapi lambat berbicara, dan lambat marah,


Teman-temanku, pilihlah untuk tetap gembira ketika segala macam masalah menghampirimu,


Sahabat-sahabatku, sebagai orang yang percaya kepada Tuhan kita Yesus Kristus yang mulia, jangan boleh menunjukkan pilih kasih.


Sahabat-sahabatku, apa gunanya seseorang berkata bahwa mereka percaya kepada Allah ketika mereka tidak melakukan perbuatan yang baik dan benar? Bisakah “kepercayaan” seperti itu menyelamatkan mereka?


Perhatikanlah, teman-teman terkasih: Bukankah Allah memilih orang-orang yang dunia ini anggap miskin untuk menjadi kaya dalam kepercayaan mereka kepada-Nya, dan untuk mewarisi kerajaan yang Dia janjikan kepada mereka yang mengasihi Dia?


Sahabat-sahabatku, tidak banyak dari kalian yang harus menjadi guru, karena kalian tahu bahwa kita yang mengajar akan memiliki tanggung jawab yang lebih berat dalam penghakiman yang akan datang.


berkah dan kutukan datang dari mulut yang sama! Teman-teman, seharusnya tidak seperti ini!


Teman-teman, jangan berbicara buruk tentang sesama saudara seiman. Siapapun yang mengkritik saudara seiman dan menghakimi mereka, maka orang itu mengkritik dan menghakimi Hukum Taurat. Jika kamu menghakimi Hukum Taurat, kalian bukanlah pelaku Hukum Taurat, karena kalian menjadi hakimnya.


Yang terpenting, teman-teman, jangan bersumpah. Bukan demi surga, tidak demi bumi, dan tidak demi sumpah lainnya. Biarkan saja jika kamu berkata ya maka memang demikian maksudmu, dan jika kamu berkata tidak memang seperti itu maksudmu, sehingga kamu tidak akan berada di bawah kutukan.


Sahabat-sahabatku, jika ada di antara kamu yang menyimpang dari kebenaran dan seseorang membawamu kembali,


Ikuti kami:

Iklan


Iklan