Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Matius 11:17 - Alkitab Gratis untuk Semua

17 ‘Kami bermain suling untuk kalian, tetapi kalian tidak menari, kami menyanyikan lagi sedih, tetapi kalian tidak menangis.’

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

17 “ ‘Kami bermain pengantin-pengantinan, tetapi kalian tidak bergembira, jadi kami bermain seolah-olah sedang mengadakan upacara penguburan, tetapi kalian tidak bersedih.’

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

17 Kami meniup seruling bagimu, tetapi kamu tidak menari, kami menyanyikan kidung duka, tetapi kamu tidak berkabung.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

17 ‘Kami memainkan lagu gembira untuk kalian, tetapi kalian tidak mau menari! Kami menyanyikan lagu perkabungan, dan kalian tidak mau menangis!’

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

17 Kami meniup seruling bagimu, tetapi kamu tidak menari, kami menyanyikan kidung duka, tetapi kamu tidak berkabung.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

17 ‘Setiap kali kami mengajak kalian bermain sesuatu, kalian selalu menolak! Waktu kami meniup lagu gembira dengan suling, kalian tidak mau menari. Dan waktu kami bermain drama berkabung, kalian juga tidak mau ikut pura-pura menangis.’

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

17 ‘Kami meniup seruling untukmu, tetapi kamu tidak mau menari. Kami menyanyikan lagu perkabungan, tetapi kamu tidak bersedih.’

Lihat babnya Menyalin




Matius 11:17
15 Referensi Silang  

Dengan apakah bisa Aku bandingkan generasi ini? Mereka sama seperti anak-anak yang duduk pasar sambil berteriak satu dengan yang lainnya,


Yohanes Pembaptis tidak datang untuk makan-makan dan minum, maka orang berkata, ‘Dia dirasuki oleh setan!’


“Apakah tamu undangan berkabung sementara pengantin laki-laki bersama-sama dengan mereka?” jawab Yesus. “Tetapi akan tiba waktunya ketika pengantin itu akan diambil dari mereka, dan pada saat itulah mereka akan berpuasa. Demikian juga murid-murid-Ku, tidak akan berpuasa selama Aku bersama dengan mereka, tetapi ketika Aku tidak lagi bersama mereka, maka mereka akan berpuasa.”


Lalu tibalah Yesus di rumah pemimpin itu. Yesus melihat para pemain suling dan orang-orang banyak yang menangis dengan suara keras.


Lalu datanglah anak yang lebih tua baru saja selesai bekerja dari ladang. Ketika dalam perjalanan pulang, dia mendengar suara musik dan tari-tarian.


Gerombolan besar orang mengikuti Dia, bersama dengan para perempuan yang menangisi dan meratapi penderitaan-Nya.


“Mereka seperti anak-anak yang duduk di pasar yang saling berkata, ‘Kami bermain suling bagimu, tetapi kamu tidak menari, kami bernyanyi lagu sedih, tetapi kamu tidak menangis.’


Semua orang disitu sedang menangis dan berkabung untuknya. “Jangan menangis,” kata Yesus kepada mereka. “Anak itu tidak mati, dia hanya tidur saja.”


Ikuti kami:

Iklan


Iklan