Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Lukas 8:14 - Alkitab Gratis untuk Semua

14 Benih yang jatuh di antara semak berduri adalah mereka yang mendengarkan pesan itu, tetapi rasa percaya mereka terhimpit oleh kesulitan dalam hidup ini — kekuatiran, kekayaan, kesenangan diri — sehingga tidak ada buah-buah pertobatan yang mereka hasilkan.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

14 Benih yang jatuh di tengah-tengah semak duri menggambarkan orang yang mendengar firman Allah. Tetapi kemudian iman mereka terjepit oleh kekhawatiran, kekayaan, tanggung jawab, serta kesenangan hidup. Dengan demikian, mereka tidak dapat menghasilkan buah.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

14 Yang jatuh dalam semak duri ialah orang-orang yang telah mendengar firman itu, dan dalam pertumbuhan selanjutnya mereka terhimpit oleh kekhawatiran dan kekayaan dan kenikmatan hidup, sehingga mereka tidak menghasilkan buah yang matang.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

14 Benih yang jatuh di tengah semak berduri ibarat orang yang mendengar kabar itu, tetapi khawatir tentang hidup mereka serta ingin hidup mewah dan senang di dalam dunia ini. Semuanya itu menghimpit mereka sehingga tidak menghasilkan buah yang matang.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

14 Yang jatuh dalam semak duri ialah orang yang telah mendengar firman itu, dan dalam pertumbuhan selanjutnya mereka terhimpit oleh kekuatiran dan kekayaan dan kenikmatan hidup, sehingga mereka tidak menghasilkan buah yang matang.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

14 Ketiga, benih yang jatuh di antara rumput berduri. Rumput berduri menggambarkan orang-orang yang sudah mendengarkan ajaran Allah, tetapi dalam menjalani hidup sehari-hari, mereka kuatir serta mengejar kekayaan dan kesenangan dunia. Semua hal itu menghambat pertumbuhan ajaran TUHAN, sehingga tidak menghasilkan apa pun dalam kehidupan mereka.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

14 Bagaimana dengan benih-benih yang jatuh di antara semak berduri? Itu seperti orang yang mendengar ajaran Allah, tetapi mereka membiarkan kecemasan, kekayaan dan kesenangan hidup memperlambat pertumbuhannya. Jadi, tidak memberikan hasil baik dalam hidup mereka.

Lihat babnya Menyalin




Lukas 8:14
17 Referensi Silang  

Benih-benih yang jatuh di antara semak berduri adalah orang-orang yang mendengarkan perkataan firman, tetapi kemudian kekhawatiran hidup dan godaan uang mencekik pesan itu sehingga tidak menghasilkan buah.


tetapi kekuatiran dunia ini, godaan kekayaan, dan gangguan lain menghambat pertumbuhan Firman, dan menjadi tidak produktif.


Tidak ada pelayan yang bisa melayani dua tuan. Entah dia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau dia akan berbakti dengan yang seorang dan mengabaikan yang lain. Kalian tidak bisa melayani Allah dan Uang.”


Waspadalah sehingga perhatian kalian tidak dialihkan oleh pesta pora ataupun mabuk-mabukkan ataupun kesulitan di dunia ini, sehingga kalian menjadi terkejut ketika hari tiba.


Benih yang jatuh ke tanah yang berbatu adalah mereka yang mendengarkan pesan itu serta menyambutnya dengan gembira, tetapi tidak memiliki akar. Rasa percaya mereka hanya sekejap saja, dan ketika mereka ditimpa kesulitan, mereka menyerah.


Benih-benih yang jatuh ke tanah yang subur adalah mereka yang jujur dan melakukan perbuatan-perbuatan yang benar. Mereka mendengar pesan tentang kebenaran, berpegang teguh kepadanya, dan melalui keteguhan mereka menghasilkan tuaian yang bagus.


Benih-benih lainnya ada yang jatuh di antara semak berduri, dan ketika mereka tumbuh, semak-semak itu menghambatnya sampai mati.


Kalau ada orang yang hidup terpisah dari-Ku, dia seperti cabang yang mati yang harus dipotong. Orang-orang akan mengumpulkan, membuang dan membakar cabang-cabang yang kering.


Sampaikanlah kepadaorang-orang kaya di dunia oni untuk tidak sombong. Atakanlah kepada mereka bahwa mereka harus percaya penuh kepada Allah, dan bukan pada harta benda duniawi. Allah bermurah hati menyediakan segala sesuatu yang kita perlukan dengan segala kekayaan-Nya. Semua itu diberkati Dia untuk kita nikmati.


Demas sudah meninggalkan saya karena dia lebih mengasihi hal-hal duniawi. Dia sudah pergi ke kota Tesalonika. Krekens telah pergi ke Galatia, dan Titus telah pergi ke Dalmatia


Jadi jangan terpaku pada ajaran-ajaran dasar tentang Kristus, tetapi mari maju ke pemahaman yang lebih dewasa. Kita tidak perlu membahas kembali ide-ide untuk bertobat dari apa yang dulu kita lakukan, tentang percaya kepada Allah —


Ikuti kami:

Iklan


Iklan