Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Lukas 23:23 - Alkitab Gratis untuk Semua

23 Tetapi mereka terus memaksa dengan suara keras, meminta agar Yesus disalibkan. Suara teriakan mereka begitu keras,

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

23 Tetapi orang banyak berseru makin keras, mendesak agar Yesus disalibkan, dan suara mereka menang.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

23 Tetapi dengan berteriak mereka mendesak dan menuntut, supaya Ia disalibkan, dan akhirnya mereka menang dengan teriakan mereka.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

23 Tetapi mereka terus berteriak sekuat tenaga bahwa Yesus harus disalibkan. Dan akhirnya teriakan mereka berhasil.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

23 Tetapi dengan berteriak mereka mendesak dan menuntut, supaya Ia disalibkan, dan akhirnya mereka menang dengan teriak mereka.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

23 Tetapi mereka semakin lantang berteriak untuk mendesak dan menuntut supaya Yesus disalibkan. Akhirnya suara keras orang banyak bersama imam-imam kepala berhasil mengalahkan kemauan Pilatus.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

23 Tetapi orang-orang terus berteriak. Mereka menuntut supaya Yesus disalibkan. Teriakan mereka semakin keras sehingga

Lihat babnya Menyalin




Lukas 23:23
7 Referensi Silang  

Tetapi Petrus menjawab lagi dengan tegas dan berkata, “Bahkan jika saya harus mati bersama-Mu, saya tidak akan pernah menyangkal-Mu.” Semuanya mengatakan hal yang sama.


Pilatus bertanya kepada mereka untuk ketiga kalinya, “Tetapi kenapa? Kejahatan apa yang sudah Dia lakukan? Aku tidak menemukan alasan apapun untuk menghukum mati Dia. Jadi aku hanya akan minta agar Dia dicambuk dan lalu melepaskan Dia.”


dan Pilatus mengabulkan permintaan mereka.


Tetapi mereka tetap memaksa, katanya, “Dia menghasut orang-orang di seluruh Yudea untuk memberontak dengan pengajaran-Nya, mulai dari Galilea sampai ke Yerusalem.”


Ikuti kami:

Iklan


Iklan