Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Lukas 22:51 - Alkitab Gratis untuk Semua

51 “Hentikan! Cukup sampai disini!” kata Yesus. Lalu Dia menyentuh telinga orang itu dan menyembuhkan dia.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

51 Tetapi Yesus berkata, “Jangan melawan.” Lalu Ia menjamah telinga orang itu dan memulihkannya.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

51 Tetapi Yesus berkata, "Sudahlah itu." Lalu Ia menyentuh telinga orang itu dan menyembuhkannya.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

51 Tetapi Yesus berkata, “Sudahlah!” Lalu Ia menjamah telinga orang itu dan menyembuhkannya.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

51 Tetapi Yesus berkata: ”Sudahlah itu.” Lalu Ia menjamah telinga orang itu dan menyembuhkannya.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

51 Tetapi Yesus berkata, “Hentikan!” Lalu Dia menyentuh telinga orang itu sehingga tersambung kembali.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

51 Yesus berkata, “Hentikan!” Lalu Ia menyentuh telinga pembantu itu dan menyembuhkannya.

Lihat babnya Menyalin




Lukas 22:51
8 Referensi Silang  

Salah satu dari mereka menyerang pelayan iman besar, memotong telinga bagian sebelah kanan.


Lalu Yesus berbicara kepada para imam kepala, dan petugas penjaga rumah Tuhan serta para pemimpin. “Apakah Aku seperti seorang penjahat sehingga kalian datang dengan pedang dan tongkat?” tanya-Nya.


Ketika saya bersama mereka, saya melindungi mereka atas nama Engkau yang Engkau berikan kepada saya. Saya menjaga mereka sehingga tidak ada yang hilang kecuali ‘anak yang hilang’, sehingga Kitab Suci digenapi.


Tetapi Paulus berteriak, “Jangan menyakiti dirimu sendiri — kami semua masih ada disini!”


Janganlah kalah oleh perbuatan jahat — kalahkanlah perbuatan jahat mereka dengan perbuatan baikmu.


Ini aku Paulus, secara pribadi memohon kepadamu melalui kebaikan dan kelembutan Kristus, orang yang “pemalu” ketika aku harus menghadapimu tetapi yang “berani” ketika aku tidak ada.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan