Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Lukas 16:21 - Alkitab Gratis untuk Semua

21 menunggu untuk mendapatkan makanan sisa dari meja si orang kaya. Bahkan anjing-anjing datang dan menjilati luka-lukanya.”

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

21 Ketika ia terbaring di sana sambil mengharapkan sisa-sisa makanan yang terjatuh dari meja orang kaya itu, anjing-anjing datang menjilat boroknya.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

21 dan ingin menghilangkan laparnya dengan apa yang jatuh dari meja orang kaya itu. Malahan anjing-anjing datang dan menjilat boroknya.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

21 Ia ingin mengisi perutnya dengan remah-remah yang jatuh dari meja orang kaya itu. Anjing bahkan datang menjilat boroknya.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

21 dan ingin menghilangkan laparnya dengan apa yang jatuh dari meja orang kaya itu. Malahan anjing-anjing datang dan menjilat boroknya.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

21 Lazarus sangat lapar dan hanya berharap bisa makan sisa-sisa makanan yang jatuh terbuang dari meja makan orang kaya itu. Dan yang lebih mengenaskan, anjing-anjing biasa datang menjilati luka-lukanya.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

21 Lazarus hanya ingin makan sisaan yang jatuh dari meja makan orang kaya itu. Dan anjing-anjing datang menjilati boroknya.

Lihat babnya Menyalin




Lukas 16:21
7 Referensi Silang  

“Benar, Tuhan, tetapi bahkan anjing-anjing pun diijinkan untuk makan remah-remah roti yang jatuh dari meja tuannya,” jawab perempuan itu.


“Benar, Pak,” kata ibu itu, “Tetapi biasanya anjing di bawah meja memakan sisa makanan yang ditinggalkan anak-anak.”


Lalu ada seorang pengemis bernama Lasarus yang biasa duduk di depan pintu gerbang rumah si orang kaya. Seluruh tubuhnya dipenuhi luka bernanah,


“Kemudian si pengemis itu mati, dan para malaikat membawanya kepada Abraham. Si orang kaya juga mati dan dikuburkan.


Setiap orang yang ada di sana makan sampai kenyang, lalu Yesus perintahkan agar semua makanan yang masih tersisa dikumpulkan supaya tidak ada yang terbuang.


Sampai saat ini kami merasa lapar dan haus. Kami telanjang. Kami dipukuli, dan tidak memiliki tempat untuk bisa kami sebut rumah.


Saya telah menghadapi kerja keras dan perjuangan, banyak malam tanpa tidur, lapar dan haus, sering pergi tanpa makanan, kedinginan, tanpa pakaian yang cukup untuk menghangatkan diri.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan