Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Kisah Para Rasul 2:42 - Alkitab Gratis untuk Semua

42 Mereka rajin mempelajari ajaran para rasul, juga sering berkumpul di antara para orang percaya untuk bersekutu, mengadakan Perjamuan memecahkan roti seperti yang Yesus lakukan, serta berdoa bersama.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

42 Mereka menggabungkan diri dengan saudara-saudara seiman, mengikuti pengajaran rasul-rasul, dan menghadiri persekutuan doa serta mengadakan Perjamuan Tuhan.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

42 Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

42 Dengan tekun mereka belajar terus dari rasul-rasul dan selalu berkumpul bersama-sama. Mereka makan bersama-sama dan berdoa bersama-sama.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

42 Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

42 Mereka rajin mempelajari pengajaran para rasul, dan sering berkumpul dalam persekutuan, berdoa bersama, makan bersama, serta melakukan Perjamuan Kudus.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

42 Orang-orang percaya itu memberikan waktu mereka untuk mendengarkan ajaran para rasul, saling membagi, makan dan berdoa bersama.

Lihat babnya Menyalin




Kisah Para Rasul 2:42
35 Referensi Silang  

Ketika Yesus duduk untuk makan bersama mereka, Dia mengambil roti, membelahnya, dan memberikannya kepada mereka.


Lalu kedua murid yang baru tiba itu menjelaskan kepada para murid yang sedang berkumpul tentang apa yang baru saja mereka alami dalam perjalanan, dan bagaimana mereka mengenali Yesus ketika Dia membagi-bagikan roti.


Mereka semua bersatu dalam doa, bersama dengan para perempuan, dan juga Maria, ibu Yesus, beserta dengan saudara-saudara-Nya.


Ketika Barnabas tiba di kota ini dan melihat sendiri betapa belas kasihan Allah bekerja, dia sangat bersukacita. Dia menguatkan mereka semua untuk benar-benar mendedikasikan diri mereka kepada Allah dan terus setia kepada Yesus.


Mereka memberikan kata-kata yang menambah semangat kepada para orang percaya untuk tetap teguh dan terus percaya kepada Yesus. “Kita harus mengalami banyak pencobaan untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah,” kata mereka.


Setiap hari mereka terus berkumpul bersama di rumah Tuhan, dan makan bersama di rumah-rumah mereka. Mereka menikmati jamuan sederhana mereka dengan rendah hati dan penuh sukacita. Mereka memuji Allah, dan setiap orang senang kepada mereka.


Paul kembali ke atas, memecahkan roti, dan makan bersama dengan mereka. Dia terus berbicara bersama mereka sampai subuh tiba, dan kemudian dia berangkat.


Paulus sedang berbicara pada hari pertama minggu itu ketika kami berkumpul untuk memecahkan roti. Dia berencana untuk berangkat di pagi hari, sehingga dia berbicara hingga larut malam hari itu.


Sesudah para murid dilepaskan, mereka pergi ke tempat orang-orang percaya lainnya berkumpul dan menceritakan segala sesuatu yang dikatakan oleh Imam besar dan para pemimpin kepada mereka.


Ketika mereka selesai berdoa, gedung tempat mereka berkumpul bergoncang. Semua mereka dipenuhi oleh Roh Kudus dan dengan berani mereka memberitakan Firman Allah.


Kami sendiri akan memberi perhatian penuh kepada doa dan pelayanan penyebaran Firman.”


Teruslah bersukacita dalam harapan yang kalian punya, bertahanlah menghadapi masalah yang akan datang, dan tetaplah berdoa.


Kamu tidak boleh minum di meja Tuhan sekaligus minum di meja setan juga. Kamu tidak boleh makan di meja Tuhan sekaligus makan di meja setan juga.


Saya senang sekali karena kalian selalu mengingat saya dan mengikuti pengajaran yang saya ajarkan kepada kalian.


Saudara-saudari sekalian, jika saya mengunjungi kalian dan saya berbicara dengan kemampuan rohani untuk berbicara dengan berbagai bahasa, keuntungan apa yang saya bawa untuk kalian, kecuali saya juga bisa menerangkan, memberikan pengetahuan, membawakan pesan Allah dan mengajar?


Saya merasa heran karena terlalu cepat kamu meninggalkan Allah yang oleh kasih karunia Kristus sudah memanggilmu. Dan sekarang kamu sudah mengikuti suatu “kabar baik” yang berbeda


yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru.


Berdoa selalu dalam Roh saat kamu melakukan semua ini. Tetap terjaga dan terus berdoa untuk semua umat Allah.


karena kalian sudah menjadi rekan saya dalam menyebarkan kabar baik sejak dari awal kalian menjadi percaya sampai sekarang.


Tetapi rasa percaya kalian kepadanya haruslah terus seteguh batu karang dan tidak tergoyahkan. Janganlah keluar dari harapan Kabar Baik yang sudah kalian dengar, Kabar Baik yang sudah diberitakan ke seluruh dunia — itulah pekerjaan yang saya, Paulus, sudah lakukan.


Ingatlah untuk selalu berdoa, disertai dengan pikiran yang penuh dengan ucapan syukur dan penuh perhatian!


Tetapi kamu harus terus melakukan hal-hal yang sudah kamu belajar. Kamu sudah tahu ajaran benar karena kamu tahu bahwa kami yang mengajarkannya kepadamu pantas dipercaya.


Kita hendaknya tidak berhenti berkumpul dalam pertemuan ibadah kita, seperti yang sudah dilakukan beberapa orang. Seharusnya kita saling menguatkan, terutama saat kita melihat Akhir Waktu sudah mendekat.


Tetapi kami bukanlah orang yang akan mundur dan berakhir pada kebinasaan. Kami adalah orang-orang yang percaya pada Allah untuk menyelamatkan kami.


Apa yang sudah kami lihat dan dengar sekarang kami jelaskan kepada kalian, agar kalian juga dapat berbagi dalam persahabatan ini bersama kami — persahabatan yang bersama dengan Bapa, dan Putra-Nya Yesus Kristus.


Jika kita hidup di dalam terang, sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita saling berbagi dalam persahabatan ini, dan darah Kristus, Anak-Nya, membersihkan kita dari setiap dosa.


Mereka meninggalkan kita, tetapi mereka bukan bagian dari kita, karena jika mereka bagian dari kita, mereka akan tetap bersama kita. Ketika mereka pergi, mereka menunjukkan bahwa tidak satupun dari mereka adalah bagian dari kita.


Tetapi kalian, teman-teman saya, haruslah membangun diri kalian sendiri melalui keyakinan kalian kepada Allah. Berdoa dalam Roh Kudus,


Ikuti kami:

Iklan


Iklan