Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Ibrani 8:1 - Alkitab Gratis untuk Semua

1 Poin utama dari apa yang kami katakan adalah ini: Kita memiliki seorang imam besar yang duduk di sebelah kanan Allah, yang duduk dengan keagungan di singgasana-Nya di surga.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

1 Apa yang saya maksudkan ialah ini: Kristus, yang keimaman-Nya baru saja kita bicarakan, adalah Imam Besar kita. Ia berada di surga di tempat yang paling mulia di sebelah kanan Allah sendiri.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

1 Inti semua yang kita bicarakan itu ialah: Kita mempunyai Imam Besar yang demikian, yang duduk di sebelah kanan takhta Yang Mahabesar di surga,

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

1 Pokok dari seluruh pembicaraan ini ialah: Kita mempunyai Imam Agung yang seperti itu, yang duduk memerintah bersama Allah Mahabesar di surga.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

1 Inti segala yang kita bicarakan itu ialah: kita mempunyai Imam Besar yang demikian, yang duduk di sebelah kanan takhta Yang Mahabesar di sorga,

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

1 Inti dari semua yang saya tuliskan di atas adalah bahwa Imam Agung kita itu duduk di tempat yang paling terhormat, di samping takhta Allah Yang Mahatinggi di surga.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

1 Inilah inti dari apa yang kami katakan: kita mempunyai Imam Besar yang duduk di sebelah kanan takhta Allah yang Mahabesar di surga.

Lihat babnya Menyalin




Ibrani 8:1
21 Referensi Silang  

Kemudian, Tuhan Yesus, sesudah Dia selesai berbicara dengan murid-murid-Nya, Dia terangkat ke surga, di mana Dia duduk di sebelah kanan Allah.


Saya adalah utusan Allah yang dipenjara karena Kabar Baik. Jadi mohon berdoa agar saya berbicara tanpa rasa takut, sebagaimana seharusnya.


Jadi jika kalian sudah dihidupkan kembali bersama dengan Kristus, carilah hal-hal yang berasal dari atas, tempat Kristus ada, sedang duduk di sebelah kanan Allah.


Tetapi Dia tidak pernah berkata kepada malaikat mana pun, “Duduklah di tangan kanan-Ku sampai Aku menempatkan musuhmu di bawah kakimu.”


Anak adalah pancaran kemuliaan Allah, dan ekspresi nyata dari karakter sejati-Nya. Dia menopang segalanya dengan perintahnya yang kuat. Ketika Dia sudah menyediakan pembersihan untuk dosa Dia duduk di sebelah kanan Yang Mulia di surga.


Tetapi Imam yang ini, sesudah Dia mempersembahkan korban satu kali bagi dosa untuk selamanya, duduk di sebelah kanan Allah.


Kita harus terus memandang kepada Yesus, yang memulai dan menyempurnakan kepercayaan kita kepada Allah. Karena sukacita di hadapan-Nya, Yesus memikul salib, mengabaikan rasa malunya, dan duduk di sebelah kanan takhta Allah.


Karena itulah Dia perlu menjadi seperti saudara-saudaranya dalam segala hal, sehingga Dia bisa menjadi Imam Besar yang penyayang dan dapat dipercaya dalam segala hal menyangkut Allah, untuk mengampuni dosa-dosa umat-Nya.


Oleh sebab itu saudara-saudariku yang hidup untuk Allah dan yang berbagi dalam panggilan surgawi ini, kita perlu memikirkan dengan hati-hati tentang Yesus — yang kita katakan diutus oleh Allah, dan yang adalah Imam Besar.


Karena kita memiliki Imam Besar yang hebat yang sudah naik ke surga, Yesus Anak Allah, marilah kita memastikan bahwa kita berpegang pada apa yang kita katakan kita percayai.


Mereka yang bisa menang dalam masa pencobaan akan duduk bersama-Ku di sisi tahta-Ku, seperti ketika Aku menang dan duduk di sebelah kanan tahta Bapa-Ku.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan