2 Timotius 1:3 - Alkitab Gratis untuk Semua3 Saya selalu memikirkan kalian dan saya sangat berterima kasih kepada Allah, yang saya layani seperti nenek moyang saya, dengan hati nurani yang bersih. Aku tak pernah lupa menyebutmu dalam doaku. Lihat babnyaLebih banyak versiFirman Allah Yang Hidup3 Setiap kali aku berdoa untuk engkau, aku bersyukur kepada Allah, yang kulayani dengan hati nurani yang jelas, seperti nenek moyangku telah melakukan dahulu. Siang dan malam aku memikirkan engkau dalam doa-doaku. Lihat babnyaPerjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 23 Aku mengucap syukur kepada Allah yang kulayani dengan hati nurani yang murni seperti yang dilakukan nenek moyangku. Dan aku selalu mengingat engkau dalam permohonanku, baik siang maupun malam. Lihat babnyaAlkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini3 Saya mengucap syukur kepada Allah yang saya layani dengan hati nurani yang murni seperti yang dilakukan oleh nenek moyang saya dahulu. Saya selalu mengucap terima kasih kepada Allah setiap kali saya ingat kepadamu dalam doa, baik siang maupun malam. Lihat babnyaAlkitab Terjemahan Baru3 Aku mengucap syukur kepada Allah, yang kulayani dengan hati nurani yang murni seperti yang dilakukan nenek moyangku. Dan selalu aku mengingat engkau dalam permohonanku, baik siang maupun malam. Lihat babnyaTerjemahan Sederhana Indonesia3 Timotius, siang dan malam saya tidak pernah lupa mendoakanmu dan bersyukur karena kamu kepada Allah. Dialah Allah yang saya layani dengan hati nurani yang bersih, seperti juga nenek moyang saya. Lihat babnyaPerjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca3 Dalam doa-doaku, siang dan malam, aku selalu mengingat kamu dan bersyukur kepada Allah untukmu. Ia adalah Allah yang leluhurku layani, dan aku selalu melayani-Nya dengan hati nurani yang bersih. Lihat babnya |
“Aku seorang Yahudi, dilahirkan di kota Tarsis di Silicia,” katanya. “Namun, aku dibesarkan di kota ini, dan diajarkan oleh Gamaliel. Aku diajarkan untuk meneliti Hukum yang diajarkan kepada nenek moyang kita dengan tegas. Aku sangat tekun untuk pekerjaan Allah, seperti kalian semua yang ada di sini,
Kami bangga dengan kenyataan — dan hati nurani kami menegaskannya — bahwa kami telah bertindak dengan benar terhadap orang-orang, dan terutama kepada kalian. Kami telah mengikuti prinsip-prinsip Allah tentang kekudusan dan ketulusan, bukan menurut kebijaksanaan duniawi tetapi melalui kasih karunia Allah.