Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




2 Korintus 1:9 - Alkitab Gratis untuk Semua

9 Sebenarnya itu seperti hukuman mati di dalam diri kita. Ini untuk menghentikan kita mengandalkan diri kita sendiri dan percaya pada Allah yang membangkitkan orang mati.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

9 Kami merasa, bahwa ajal kami hampir sampai. Kami sadar, bahwa kami tidak berdaya menolong diri sendiri. Tetapi hal itu baik, sebab dengan demikian kami menyerahkan segala sesuatunya ke dalam tangan Allah. Hanya Dialah yang dapat menyelamatkan kami, karena orang mati sekalipun dapat dibangkitkan-Nya.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

9 Bahkan kami merasa, seolah-olah kami telah dijatuhi hukuman mati. Tetapi hal itu terjadi, supaya kami jangan menaruh kepercayaan pada diri kami sendiri, tetapi hanya kepada Allah yang membangkitkan orang-orang mati.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

9 rasanya seperti sudah dijatuhi hukuman mati saja. Tetapi hal itu terjadi supaya kami jangan bersandar pada kekuatan diri sendiri, melainkan pada Allah yang menghidupkan orang mati.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

9 Bahkan kami merasa, seolah-olah kami telah dijatuhi hukuman mati. Tetapi hal itu terjadi, supaya kami jangan menaruh kepercayaan pada diri kami sendiri, tetapi hanya kepada Allah yang membangkitkan orang-orang mati.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

9 Bahkan waktu itu, seperti orang yang sudah dijatuhi hukuman mati, kami berpikir, “Sebentar lagi kami dibunuh!” Namun hal itu terjadi supaya kami tidak mengandalkan kekuatan kami sendiri, tetapi mengandalkan Allah yang menghidupkan orang mati.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

9 Bahkan kami merasa yakin bahwa kami akan menerima hukuman mati. Tetapi ini terjadi supaya kami diajarkan untuk tidak mempercayai diri sendiri, tetapi kepada Allah, yang bangkitkan orang mati.

Lihat babnya Menyalin




2 Korintus 1:9
20 Referensi Silang  

Yesus juga menceritakan kisah tentang orang-orang yang merasa yakin bahwa dirinya sudah hidup benar, dan membuat orang lain merasa diri mereka tidak hidup dengan benar.


Seperti yang tertulis dalam kitab Suci, “Demi Engkau kami berada dalam bahaya akan dibunuh sepanjang waktu. Kami diperlakukan seolah-olah kami ini kawanan domba yang akan disembelih.”


Dia menyelamatkan kita dari kematian yang mengerikan, dan dia akan melakukannya lagi. Kami memiliki keyakinan penuh kepada Allah bahwa Dia akan terus menyelamatkan kami.


Saudara-saudari, kami tidak akan menyembunyikan dari kalian masalah yang kami alami di Asia. Kami sangat kewalahan sehingga kami takut kami tidak akan memiliki kekuatan untuk melanjutkan — sedemikian rupa sehingga kami ragu kami akan melewatinya.


Kami tidak pantas untuk berpikir bahwa kami mampu melakukan apa-apa sendiri — Allah yang memberi kita kemampuan ini!


Hal ini merupakan harta yang sanga berharga dalam diri kita, tetapi kita sama seperti bejana yang terbuat dari tanah liat, untuk menunjukkan bahwa kekuatan tertinggi ini berasal dari Allah dan bukan dari diri kita sendiri.


Abraham sudah memikirkannya dan memutuskan bahwa Allah dapat menghidupkan kembali Ishak dari kematian. Dalam arti tertentu memang itulah yang terjadi — Abraham menerima Ishak kembali dari kematian.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan