Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Wahyu 7:17 - Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

17 sebab Anak Domba yang duduk di tengah-tengah takhta itu akan menjadi gembala mereka. Ia akan menuntun mereka ke sumber air yang memberi kehidupan. Dan Allah akan menyeka segala air mata dari mata mereka.”

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

17 Karena Anak Domba yang berdiri di hadapan takhta itu akan menjadi Gembala mereka dan memberi mereka makan serta membawa mereka ke sumber Air Kehidupan. Dan Allah akan menghapus air mata mereka.”

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

17 Sebab Anak Domba yang di tengah-tengah takhta itu, akan menggembalakan mereka dan akan menuntun mereka ke mata air kehidupan. Dan Allah akan menghapus segala air mata dari mata mereka."

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

17 Sebab Anak Domba yang di tengah-tengah takhta itu, akan menggembalakan mereka dan akan menuntun mereka ke mata air kehidupan. Dan Allah akan menghapus segala air mata dari mata mereka.”

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

17 Karena Anak Domba yang berada paling dekat dengan takhta Allah akan menggembalakan mereka serta menuntun mereka ke sumber air yang memberi hidup. Dan Allah akan ‘menghapus semua air mata dari mata mereka.’”

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

17 Sebab Anak Domba yang di tengah-tengah takhta itu akan menggembalakan mereka. Ia akan menuntun mereka ke sumber air kehidupan, dan Allah akan menghapuskan semua air mata mereka.”

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

17 sebab Anak Domba yang ada di tengah takhta akan menjadi gembala mereka, dan akan menuntun mereka ke sumber air yang memberi hidup, dan Allah akan menghapus setiap air mata dari mata mereka.”

Lihat babnya Menyalin




Wahyu 7:17
42 Referensi Silang  

Di tengah kumpulan umat aku memuji Engkau, karena segala yang telah Kaulakukan. Di depan umat yang takwa kupersembahkan kurban yang kujanjikan.


Engkau menyiapkan pesta bagiku di depan mata lawanku. Engkau menyambut aku sebagai tamu terhormat. Engkau menyuguhi aku minuman lezat berlimpah-limpah.


Selamatkanlah umat-Mu, ya Tuhan, berkatilah orang-orang milik-Mu. Jadilah seperti seorang gembala bagi mereka, dan jagalah mereka untuk selama-lamanya.


Seperti air sejuk menggembirakan orang dahaga, begitulah kamu akan bersuka ria, karena diselamatkan Allah.”


Di Bukit Sion, Tuhan Yang Mahakuasa akan menyiapkan perjamuan untuk semua bangsa di dunia. Ia menghidangkan makanan yang paling lezat dan anggur yang terpilih.


Tuhan Yang Mahakuasa akan membinasakan maut untuk selama-lamanya! Ia akan menghapus air mata dari setiap wajah, dan menjauhkan kehinaan yang ditanggung umat-Nya di seluruh bumi. Tuhan sudah berbicara, dan hal itu pasti terjadi.


Hai kamu yang tinggal di Yerusalem, kamu tidak akan terus menangis. Tuhan berbelaskasihan, dan segera menjawab kamu bila kamu berseru minta tolong kepada-Nya.


Pada hari benteng-benteng musuhmu dikepung dan orang-orangnya dibunuh, setiap gunung dan bukit akan memancarkan anak-anak sungai.


Orang-orang yang dibebaskan Tuhan akan pulang; mereka masuk kota Yerusalem dengan sorak-sorai, wajah mereka berseri karena suka-cita abadi. Mereka akan bergembira dan bersuka ria; duka dan keluh kesah lenyaplah sudah.


Seperti seorang gembala Ia memelihara kawanan-Nya; Ia sendiri mengumpulkan mereka. Anak-anak domba digendong-Nya, dengan lemah lembut Ia menuntun induk-induknya.


Orang yang dipenjarakan Kusuruh keluar; yang ada di tempat gelap Kubawa kepada terang. Bahkan di bukit yang gundul mereka tidak kekurangan, di sepanjang jalan tersedia makanan.


Maka orang-orang yang dibebaskan Tuhan akan pulang mereka masuk ke Yerusalem dengan sorak-sorai wajah mereka berseri karena sukacita abadi. Mereka bergembira dan bersuka ria, duka dan keluh kesah lenyaplah sudah.


Bagimu akan ada matahari yang tak pernah terbenam, dan bulan yang tak pernah surut. Sebab Aku Tuhan menjadi penerang abadi bagimu masa berkabungmu akan berakhir.


Aku sendiri akan bergembira karena Yerusalem, dan bergirang karena penduduknya. Di kota itu tak ada lagi tangis, dan tak ada teriakan minta tolong.


Umat-Ku melakukan dua macam dosa: mereka membelakangi Aku, sumber air pemberi hidup bagi manusia; mereka membuat bagi dirinya kolam bocor yang tak dapat menahan airnya.”


Mereka berjalan dengan bercucuran air mata, Kuhibur dan Kubimbing mereka. Kubawa mereka melalui tempat-tempat yang banyak airnya, melalui jalan rata di tempat mereka tak akan tersandung. Bagi Israel, Aku bagaikan ayah; Efraim adalah putra-Ku yang sulung.”


Aku akan mengangkat seorang raja yang seperti hamba-Ku Daud, untuk menjadi satu-satunya gembala mereka, dan dia akan memelihara mereka.


dan Ia akan memberikan kedamaian. Apabila tentara Asyur menyerbu negeri kita dan mendobrak pertahanan kita, kita akan mengerahkan pemimpin-pemimpin kita yang terkuat untuk memerangi mereka. Pemimpin-pemimpin kita itu akan mengalahkan Asyur dengan kekuatan senjata, dan menyelamatkan kita dari tangan mereka.


Ya Tuhan, gembalakanlah umat-Mu, umat pilihan-Mu. Mereka tinggal terpencil di hutan rimba, di tengah tanah yang subur. Biarlah mereka mendapat makanan di padang rumput Basan dan di Gilead seperti di zaman dahulu.


‘Engkau Betlehem, di negeri Yehuda, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara kota-kota utama di Yehuda. Karena dari engkau akan datang seorang pemimpin yang akan memimpin umat-Ku Israel.’ ”


Berbahagialah orang yang bersedih hati; Allah akan menghibur mereka!


Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya untuk domba-dombanya.


Akulah gembala yang baik. Sama seperti Bapa mengenal Aku dan Aku mengenal Bapa, begitu juga Aku mengenal domba-domba-Ku dan mereka pun mengenal Aku. Aku menyerahkan nyawa-Ku untuk mereka.


Yesus menjawab, “Sekiranya engkau tahu pemberian Allah dan siapa yang minta minum kepadamu, pasti engkau sendiri yang minta minum kepada-Nya, dan Ia akan memberi kepadamu air hidup.”


Kata wanita itu, “Tuan tidak punya timba, dan sumur ini dalam sekali. Dari mana Tuan mendapat air hidup?


“tetapi orang yang minum air yang akan Kuberikan, tidak akan haus lagi selama-lamanya. Sebab air yang akan Kuberikan itu akan menjadi mata air di dalam dirinya yang memancar keluar dan memberikan kepadanya hidup sejati dan kekal.”


Hendaklah kalian menjaga diri dan jagalah juga seluruh jemaat yang telah diserahkan oleh Roh Allah kepadamu untuk dijaga; sebab kalian sudah diangkat menjadi pengawas jemaat itu. Hendaklah kalian menjaga jemaat Allah itu seperti gembala menjaga dombanya, karena Allah sudah menjadikan jemaat itu milik-Nya sendiri melalui kematian Anak-Nya sendiri.


supaya kalian menggembalakan kawanan domba yang diserahkan Allah kepadamu. Gembalakanlah mereka dengan senang hati sebagaimana yang diinginkan oleh Allah, dan janganlah dengan berat hati. Janganlah pula melakukan pekerjaanmu guna mendapat keuntungan, melainkan karena kalian sungguh-sungguh ingin melayani.


Mereka itu orang-orang yang tetap murni seperti perawan, karena tidak mengadakan hubungan dengan wanita. Mereka mengikuti Anak Domba itu ke mana saja ia pergi. Dari antara seluruh umat manusia, merekalah yang sudah dibebaskan sebagai persembahan pertama kepada Allah dan kepada Anak Domba.


Saya tidak melihat Rumah Allah di dalam kota itu, sebab Rumah Allahnya ialah Tuhan sendiri, Allah Yang Mahakuasa, dan Anak Domba itu.


Kota itu tidak perlu disinari matahari atau bulan, sebab keagungan Allah menyinarinya, dan Anak Domba itu adalah lampunya.


Ia akan menyeka segala air mata dari mata mereka. Kematian tidak akan ada lagi; kesedihan, tangisan, atau kesakitan pun akan tidak ada pula. Hal-hal yang lama sudah lenyap.”


Lalu Ia berkata, “Sudah selesai! Akulah yang pertama dan yang terakhir; Akulah Tuhan dari Permulaan sampai Penghabisan. Setiap orang yang haus, akan Kuberi minum dengan cuma-cuma dari sumber air yang memberi hidup.


Malaikat itu juga menunjukkan kepada saya sungai yang airnya memberi kehidupan. Sungai itu gemerlapan seperti kristal dan mengalir dari takhta Allah dan Anak Domba itu,


“Ya Tuhan, ya Allah kami! Engkau sajalah yang layak menerima pujian, hormat dan kuasa. Sebab Engkaulah pencipta segala sesuatu, dan atas kehendak-Mu juga segala sesuatu itu telah terjadi dan hidup.”


Kemudian saya melihat seekor Anak Domba berdiri di tengah-tengah takhta itu, dikelilingi oleh keempat makhluk dan semua pemimpin itu. Anak Domba itu nampaknya seperti sudah disembelih. Ia mempunyai tujuh tanduk dan tujuh mata: yaitu tujuh roh dari Allah yang sudah diutus ke seluruh dunia.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan