Wahyu 18:3 - Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini3 Sebab segala bangsa sudah minum anggur nafsu percabulannya. Raja-raja dunia berbuat cabul dengannya, dan pedagang-pedagang di bumi menjadi kaya oleh nafsunya yang tidak terkendalikan itu.” Lihat babnyaLebih banyak versiFirman Allah Yang Hidup3 Karena semua bangsa dimabukkan dengan anggur percabulannya yang mematikan itu. Raja-raja di dunia telah berbuat cabul dengan dia, dan saudagar-saudagar di seluruh dunia telah mengeruk kekayaan dari kehidupannya yang mewah.” Lihat babnyaPerjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 23 karena semua bangsa telah minum dari anggur hawa nafsu cabulnya dan raja-raja di bumi telah berbuat cabul dengan dia, dan pedagang-pedagang di bumi telah menjadi kaya oleh kelimpahan hawa nafsunya." Lihat babnyaAlkitab Terjemahan Baru3 karena semua bangsa telah minum dari anggur hawa nafsu cabulnya dan raja-raja di bumi telah berbuat cabul dengan dia, dan pedagang-pedagang di bumi telah menjadi kaya oleh kelimpahan hawa nafsunya.” Lihat babnyaTerjemahan Sederhana Indonesia3 Sungguh adil hukuman Allah terhadap kota itu, karena raja-raja di bumi sudah terpengaruh oleh penduduk kota itu dalam penyembahan berhala. Di mata Allah, penyembahan berhala sama seperti dosa percabulan. Dan hukuman Allah itu adil, karena segala bangsa sudah menjadi kotor dan najis oleh gaya hidup penduduk kota itu yang menuruti hawa nafsu duniawi. Hawa nafsu itu ibarat air anggur dari penduduk kota itu yang memabukkan segala bangsa. Penduduk kota itu memuaskan hawa nafsu mereka dengan hidup bermewah-mewah, sehingga para pedagang di bumi menjadi kaya oleh jual-beli segala macam barang mewah dengan kota itu.” Lihat babnyaPerjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca3 Ia menuntun semua bangsa-bangsa ke dalam dosa. Nafsu percabulannya seperti anggur yang membuat mereka semua mabuk. Raja-raja di bumi berbuat dosa percabulan dengan dia. Pedagang-pedagang di bumi menjadi kaya oleh kemewahannya yang tak terkendalikan.” Lihat babnyaAlkitab Gratis untuk Semua3 Karena semua bangsa telah meminum anggur imoralitas seksualnya yang gila. Raja-raja di bumi telah berzinah dengannya, dan para pedagang di bumi menjadi kaya karena sensualitasnya yang berlebihan.” Lihat babnya |
Maka mereka menghamburkan abu di kepala mereka sebagai tanda berkabung, lalu menangis dan berteriak-teriak, “Aduh, bukan main celakanya kota yang besar ini! Kekayaannya sudah membuat semua orang yang mempunyai kapal-kapal di laut menjadi kaya! Tetapi dalam satu jam saja, ia sudah kehilangan segala-galanya!”