Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Nehemia 9:5 - Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

5 Ibadat pada hari itu dimulai oleh orang-orang Lewi berikut ini: Yesua, Kadmiel, Bani, Hasabneya, Serebya, Hodia, Sebanya dan Petahya. Mereka berkata, “Berdirilah dan pujilah Tuhan Allah kita! Berilah pujian kepada-Nya selama-lamanya! Terpujilah nama-Nya yang penuh kemuliaan, nama yang hebat, melebihi segala pujian!”

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

5 Dan berkatalah Yesua, Kadmiel, Bani, Hasabneya, Serebya, Hodia, Sebanya dan Petahya, orang-orang Lewi itu: ”Bangunlah, pujilah Tuhan Allahmu dari selama-lamanya sampai selama-lamanya! Terpujilah nama-Mu yang mulia, yang ditinggikan mengatasi segala puji dan hormat!”

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

5 Selanjutnya, Yesua, Kadmiel, Bani, Hasabneya, Serebya, Hodia, Sebanya, dan Petahya berkata, “Berdirilah dan pujilah TUHAN Allahmu yang hidup selama-lamanya!” Lalu mereka berdoa, “Ya, Allah yang mulia, biarlah Engkau dipuji dan diagungkan dengan segala hormat! Sejak penciptaan

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Lama

5 Maka orang Lewi, Yesua dan Kadmiel dan Bani dan Hasabneya dan Serebya dan Hodia dan Sebanya dan Petahyapun berkata demikian: Bangkitlah kamu; pujilah Tuhan, Allahmu, dari pada kekal sampai kepada kekal; hendaklah orang memuji nama kemuliaanmu yang di atas segala tahlil dan puji.

Lihat babnya Menyalin




Nehemia 9:5
36 Referensi Silang  

Setelah berdoa, Raja Salomo berpaling kepada seluruh rakyat yang sedang berdiri di situ, lalu memohonkan berkat Allah bagi mereka.


Ia berkata, “Dahulu Tuhan telah berjanji kepada ayahku Daud begini, ‘Sejak Aku membawa umat-Ku keluar dari Mesir, di seluruh negeri Israel tidak ada satu kota pun yang Kupilih menjadi tempat di mana harus dibangun rumah untuk tempat ibadat kepada-Ku. Tetapi engkau, Daud, Kupilih untuk memerintah umat-Ku.’ Terpujilah Tuhan Allah Israel yang sudah menepati janji-Nya itu!”


Setelah itu, di hadapan rakyat yang hadir, Salomo berdiri menghadap mezbah lalu mengangkat kedua tangannya


Tetapi, ya Allah, sungguhkah Engkau sudi tinggal di bumi ini? Langit seluruhnya pun tak cukup luas untuk-Mu, apalagi rumah ibadat yang kubangun ini!


Pujilah Tuhan, Allah Israel, sekarang dan selama-lamanya! Kemudian seluruh umat Israel berkata, “Amin”, lalu mereka memuji Tuhan.


Engkau sungguh besar, dan berkuasa. Engkau mulia, jaya dan agung. Segala sesuatu di langit dan di bumi adalah milik-Mu. Engkau raja agung, penguasa atas segalanya.


Sekarang, ya Allah kami, kami ucapkan syukur kepada-Mu, dan kami memuji nama-Mu yang agung.


Sesudah berdoa demikian, Daud berkata kepada orang banyak yang berkumpul di situ, “Pujilah Tuhan Allahmu!” Maka semua orang itu memuji-muji Tuhan, Allah yang disembah leluhur mereka. Lalu mereka sujud untuk menghormati Tuhan dan raja.


Sementara itu semua orang laki-laki Yehuda bersama dengan istri dan anak-anak mereka berdiri di Rumah Tuhan.


Lalu orang-orang Lewi dari kaum Kehat dan Korah berdiri, dan bersorak memuji Tuhan, Allah Israel.


Rakyat menyanyikan puji-pujian bagi Tuhan, sambil mengulang-ulang bagiannya yang terakhir, demikian bunyinya, “Tuhan itu baik; dan kasihnya kepada Israel kekal abadi.” Seluruh rakyat ikut bersorak dan memuji Tuhan, sebab pondasi Rumah Tuhan sudah diletakkan.


Di situ ada mimbar untuk orang-orang Lewi dan di atasnya berdirilah Yesua, Bani, Kadmiel, Sebanya, Buni, Serebya, Bani dan Kenani. Dengan suara nyaring mereka berdoa kepada Tuhan Allah mereka.


Kemudian rakyat Israel berdoa demikian, “Engkaulah Tuhan, Engkaulah Yang Mahaesa; Kaujadikan bintang dan seluruh angkasa, juga laut dan bumi serta segala isinya, lalu Kauberi hidup dan Kaupelihara. Kepada-Mu segala kuasa di langit bersembah sujud; mereka tunduk kepada-Mu dan bertekuk lutut.


dan berkata, “Aku dilahirkan tanpa apa-apa, dan aku akan mati tanpa apa-apa juga. Tuhan telah memberikan dan Tuhan pula telah mengambil. Terpujilah nama-Nya!”


Siapa dapat mewartakan keperkasaan Tuhan, dan memberi pujian yang layak bagi-Nya?


Nyanyian ziarah. Mari, pujilah Tuhan, hai semua hamba Tuhan, semua yang berbakti di Rumah-Nya pada waktu malam.


Setiap hari aku mau bersyukur kepada-Mu, dan memuliakan Engkau selama-lamanya.


Mereka akan memberitakan keagungan dan kemuliaan-Mu, karya-Mu yang mengagumkan akan kurenungkan.


Aku mau memuji Tuhan selama hidupku dan menyanyi bagi Allahku selama aku ada.


Aku berkata, “Engkaulah Tuhanku, kebahagiaanku, tak ada yang melebihi Engkau!”


Bernyanyilah dan agungkanlah nama-Nya, muliakanlah Dia dengan puji-pujian.


Biarlah mereka memuji nama-Nya yang luhur mulia. Kuduslah Ia!


Ilah-ilah mana dapat menandingi Engkau, ya Tuhan Yang Mahamulia dan suci? Siapa dapat membuat keajaiban-keajaiban dan perbuatan besar seperti Tuhan?


Kekuatan-Mu sangat menakjubkan, ya Tuhan, Kaubuat musuh habis berantakan.


katanya, “Allah itu bijaksana dan perkasa, terpujilah Dia selama-lamanya!


Pada waktu itu Yesus berdoa, “Bapa, Tuhan yang menguasai langit dan bumi! Aku mengucap terima kasih kepada-Mu karena semuanya itu Engkau rahasiakan dari orang-orang yang pandai dan berilmu, tetapi Engkau tunjukkan kepada orang-orang yang tidak terpelajar.


Allah yang berkata, “Hendaklah dari dalam gelap terbit terang,” Allah itulah juga yang menerbitkan terang itu di dalam hati kita, supaya pikiran kita menjadi terang untuk memahami kecemerlangan Allah yang bersinar pada wajah Kristus.


Kalau kamu tidak setia mentaati semua hukum Tuhan Allahmu yang tertulis dalam buku ini dan tidak menghormati Tuhan Allahmu yang agung dan menakjubkan,


Marilah kita bersyukur kepada Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus! Ia sangat mengasihani kita, itu sebabnya Ia memberikan kepada kita hidup yang baru, dengan menghidupkan kembali Yesus Kristus dari kematian. Ini memberikan kita harapan yang kokoh.


Malaikat Tuhan itu bertanya, “Apa sebab kau ingin tahu namaku? Namaku itu nama yang ajaib.”


Ikuti kami:

Iklan


Iklan