Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Nehemia 1:4 - Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

4 Mendengar berita itu, aku duduk dan menangis. Berhari-hari lamanya aku bersedih hati. Aku terus berpuasa sambil berdoa kepada Allah,

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

4 Ketika kudengar berita ini, duduklah aku menangis dan berkabung selama beberapa hari. Aku berpuasa dan berdoa ke hadirat Allah semesta langit,

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

4 Mendengar berita itu, saya duduk dan menangis. Selama berhari-hari saya berkabung, berpuasa, dan berdoa kepada Allah Surgawi.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Lama

4 Demi kudengar segala perkataan ini maka duduklah aku sambil menangis dan berkabung beberapa hari lamanya, dan akupun berpuasa dan meminta doa di hadapan hadirat Allah yang di sorga.

Lihat babnya Menyalin




Nehemia 1:4
22 Referensi Silang  

Lalu Daud berdoa kepada Tuhan supaya anak itu sembuh. Ia berpuasa dan setiap malam ia berbaring semalam suntuk di lantai kamarnya.


engkau menyesal dan merendahkan diri di hadapan-Ku. Aku telah mengancam untuk menghukum Yerusalem dan penduduknya. Aku akan menjadikan kota itu suatu pemandangan yang mengerikan, dan nama Yerusalem akan Kujadikan nama kutukan. Tapi ketika engkau mendengar tentang ancaman-Ku itu engkau menangis dan merobek pakaianmu tanda sedih. Aku telah mendengar doamu,


“Inilah perintah Kores, raja Persia. Tuhan, Allah penguasa di surga telah menjadikan aku raja atas seluruh dunia, dan menugaskan aku untuk membangun rumah bagi-Nya di Yerusalem di daerah Yehuda.


Sementara Ezra berdoa sambil menangis dan mengaku dosa di depan Rumah Tuhan, banyak sekali orang Israel datang berkumpul, baik laki-laki, maupun wanita dan anak-anak. Mereka mengelilinginya sambil menangis keras-keras.


Mendengar hal itu, aku merasa sangat kesal sehingga merobek pakaianku dan mencabuti rambut serta jenggotku, lalu duduk dengan hati yang hancur luluh.


Ketika kurban sore mulai dipersembahkan, bangkitlah aku dari tempat aku bersedih itu dan dengan pakaian yang robek, aku sujud dan mengulurkan tanganku kepada Tuhan Allahku.


Aku menjawab, “Allah penguasa di surga akan membuat pekerjaan kami berhasil. Kami adalah hamba-hamba-Nya dan kami akan mulai membangun. Tetapi kamu tidak mempunyai hak atau milik apa pun di Yerusalem. Bahkan bila orang berbicara tentang Yerusalem, namamu tak akan disebut-sebut.”


Raja bertanya, “Jadi, apa yang kauinginkan?” Dalam hati aku berdoa kepada Allah penguasa di surga,


Sebab hamba-hamba-Mu mencintai dia, biarpun ia sudah menjadi reruntuhan. Mereka merasa kasihan kepadanya, walaupun ia sudah menjadi debu.


Bersyukurlah kepada Allah penguasa langit; kasih-Nya kekal abadi.


Di tepi sungai-sungai Babel kami duduk dan menangis bila teringat Sion.


Pada waktu itu aku sedang bertapa tiga minggu penuh.


Disuruhnya mereka berdoa kepada Allah di surga supaya Ia berbelaskasihan kepada mereka dan mengungkapkan rahasia mimpi itu. Dengan demikian mereka tidak akan dihukum mati bersama para cerdik pandai yang lain.


Lalu berdoalah aku dengan sungguh-sungguh kepada Tuhan Allah, dan memohon belas kasihannya. Aku pun berpuasa dan memakai kain karung serta duduk di atas abu.


Jawab Yunus, “Aku orang Ibrani. Aku menyembah Tuhan, Allah di surga, yang menciptakan laut dan daratan.”


Karena kamu, Ia bernyanyi gembira seperti orang yang sedang berpesta.” Kata Tuhan, “Malapetaka yang mengancam kamu Kutiadakan. Kehinaanmu telah Kuhapuskan.


Turutlah bergembira dengan orang-orang yang bergembira, dan menangislah dengan mereka yang menangis.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan