Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Matius 6:9 - Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

9 Jadi berdoalah begini, ‘Bapa kami di surga: Engkaulah Allah yang Esa. Semoga Engkau disembah dan dihormati.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

9 “Berdoalah begini: “ ‘Bapa kami yang di surga, kiranya nama-Mu yang kudus itu dihormati;

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

9 Karena itu, berdoalah demikian: Bapa kami yang di surga, Dikuduskanlah nama-Mu,

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

9 Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu,

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

9 Jadi hendaklah kalian berdoa seperti ini: Bapa kami yang di surga, kiranya semua orang menghormati Engkau sebagai Allah yang kudus.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

9 Karena itu, berdoalah demikian: ‘Bapa kami yang di surga, kami berdoa supaya nama-Mu selalu dikuduskan.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

9 Tetapi berdoalah seperti ini:

Lihat babnya Menyalin




Matius 6:9
43 Referensi Silang  

Di mana-mana orang akan selalu mengagungkan nama-Mu dan berkata, ‘Tuhan Yang Mahakuasa ialah Allah atas Israel.’ Maka untuk selama-lamanya seorang dari keturunanku akan memerintah sebagai raja atas bangsa ini.


semoga dari kediaman-Mu di surga Engkau mendengarkan doanya dan mengabulkan permintaannya. Dengan demikian segala bangsa di seluruh dunia mengenal Engkau dan taat kepada-Mu seperti umat-Mu Israel. Mereka akan mengetahui bahwa rumah yang kubangun ini adalah tempat untuk beribadat kepada-Mu.


Di mana-mana orang akan selalu mengagungkan nama-Mu dan berkata, ‘Tuhan Yang Mahakuasa ialah Allah atas Israel.’ Untuk selama-lamanya seorang dari keturunanku akan memerintah sebagai raja.


dan berdoa dengan suara keras, “Ya Tuhan, Allah leluhur kami! Engkau Allah di surga dan memerintah atas semua bangsa di bumi. Engkau berkuasa dan kuat; tak seorang pun sanggup melawan Engkau.


Ibadat pada hari itu dimulai oleh orang-orang Lewi berikut ini: Yesua, Kadmiel, Bani, Hasabneya, Serebya, Hodia, Sebanya dan Petahya. Mereka berkata, “Berdirilah dan pujilah Tuhan Allah kita! Berilah pujian kepada-Nya selama-lamanya! Terpujilah nama-Nya yang penuh kemuliaan, nama yang hebat, melebihi segala pujian!”


Ia membebaskan umat-Nya, dan mengadakan perjanjian kekal dengan mereka. Dialah Tuhan yang kudus dan perkasa!


Allah kita ada di surga, Ia melakukan apa yang dikehendaki-Nya.


Terpujilah Tuhan, Allah Israel! Hanya Dia yang melakukan hal-hal yang mengagumkan.


Ya, Tuhan Allah kami, lepaskanlah kami dari orang-orang Asyur itu, supaya segala bangsa di dunia tahu bahwa Engkau satu-satunya Tuhan.”


Sebab beginilah kata Allah Yang Mahatinggi dan kudus, yang berkuasa untuk selama-lamanya, “Aku tinggal di tempat yang tinggi dan suci, tapi juga di antara orang-orang yang rendah hati dan yang menyesali dosa-dosanya, untuk memulihkan semangat dan harapan mereka.


Mereka berseru satu kepada yang lain: “Kudus, kudus, kudus. Kuduslah Tuhan Yang Mahakuasa. Bumi penuh kehadiran-Nya yang mulia.”


Bukankah Engkau Bapa kami? Abraham dan Yakub tidak mengenal kami. Tetapi Engkau ya Tuhan, adalah Bapa kami, Penyelamat kami sejak dahulu kala.


Tetapi Engkau, ya Tuhan, adalah Bapa kami, kami tanah liat, dan Engkau yang membentuk kami; kami semua adalah buatan tangan-Mu.


Tuhan berkata, “Langit adalah takhta-Ku, dan bumi tumpuan kaki-Ku. Jadi rumah macam apakah hendak kaubangun untuk-Ku, dan tempat apakah hendak kaujadikan kediaman-Ku?


Aku akan menunjukkan kesucian nama-Ku yang besar itu, nama yang telah kamu cemarkan di tengah bangsa-bangsa, maka tahulah mereka bahwa Aku Tuhan. Aku, Tuhan Yang Mahatinggi telah berbicara. Aku akan memakai kamu untuk memperlihatkan kepada bangsa-bangsa bahwa Aku ini suci, Tuhan Yang Mahasuci.


Dengan cara itu akan Kutunjukkan kepada segala bangsa bahwa Aku ini agung dan suci. Maka tahulah mereka bahwa Akulah Tuhan.”


Lalu Musa berkata kepada Harun, “Itulah yang dimaksudkan Tuhan waktu Ia berkata, ‘Semua yang melayani Aku harus menghormati kesucian-Ku. Aku akan menyatakan keagungan-Ku kepada seluruh bangsa-Ku.’ ” Tetapi Harun diam saja.


Tetapi seperti lautan dipenuhi dengan air, demikian bumi pun akan dipenuhi dengan pengetahuan tentang Tuhan dan kuasa-Nya.


Maka Tuhan akan memerintah sebagai raja atas seluruh muka bumi; setiap orang akan menyembah Dia sebagai Allah dan mengenal Dia dengan nama yang sama.


Aku dihormati oleh bangsa-bangsa di seluruh dunia. Di mana-mana dibakar dupa untuk menghormati nama-Ku dan dipersembahkan kurban-kurban yang pantas, sebab semua bangsa menghormati Aku!


Dua ekor burung pipit dapat dibeli dengan satu mata uang yang paling kecil. Meskipun begitu tidak ada seekor pun jatuh ke tanah kalau tidak dikehendaki Bapamu.


Dan janganlah kalian memanggil seorang pun di dunia ini ‘Bapak’, sebab Bapakmu hanya satu, yaitu Bapa yang di surga.


Percayalah: Aku tidak akan minum anggur ini lagi sampai pada waktu Aku minum anggur yang baru bersama-sama dengan kalian di Dunia Baru Bapa-Ku.”


Sekali lagi Yesus pergi berdoa, kata-Nya, “Bapa, kalau penderitaan ini harus Aku alami, dan tidak dapat dijauhkan, biarlah kemauan Bapa yang jadi.”


Begitu juga terangmu harus bersinar di hadapan orang, supaya mereka melihat perbuatan-perbuatanmu yang baik, lalu memuji Bapamu di surga.”


Bapamu di surga mengasihi semua orang dengan sempurna. Kalian harus begitu juga.”


Kalau kalian mengampuni orang yang bersalah kepadamu, Bapamu di surga pun akan mengampuni kesalahanmu.


Tetapi kalau kalian berdoa, masuklah ke kamar dan tutuplah pintu, lalu berdoalah kepada Bapamu yang tidak kelihatan itu. Maka Bapamu yang melihat perbuatanmu yang tersembunyi akan memberi upah kepadamu.


Walaupun kalian jahat, kalian tahu juga memberikan yang baik kepada anak-anakmu. Apalagi Bapamu di surga! Ia lebih lagi akan memberikan yang baik kepada orang yang minta kepada-Nya.


Aku akan berangkat dan pergi kepada ayahku, dan berkata kepadanya: Ayah, aku sudah berdosa terhadap Allah dan terhadap Ayah.


‘Ayah,’ kata anak itu, ‘aku sudah berdosa terhadap Allah dan terhadap Ayah. Tidak layak lagi aku disebut anak Ayah.’


“Terpujilah Allah di langit yang tertinggi! Dan di atas bumi, sejahteralah manusia yang menyenangkan hati Tuhan!”


“Jangan pegang Aku,” kata Yesus kepadanya, “karena Aku belum naik kepada Bapa. Tetapi pergilah kepada saudara-saudara-Ku, dan beritahukanlah kepada mereka bahwa sekarang Aku naik kepada Bapa-Ku dan Bapamu, Allah-Ku dan Allahmu.”


Itu sebabnya saya menulis kepadamu. Semoga Allah Bapa kita dan Tuhan Yesus Kristus memberi berkat dan sejahtera kepadamu.


Sebab Roh, yang diberikan oleh Allah kepada kalian, tidaklah membuat kalian menjadi hamba sehingga kalian hidup di dalam ketakutan. Sebaliknya Roh Allah itu menjadikan kalian anak-anak Allah. Dan dengan kuasa Roh Allah itu kita memanggil Allah itu, “Bapa, ya Bapaku!”


Saudara-saudara jemaat-jemaat di wilayah Galatia, Saya, Paulus, dan semua saudara Kristen yang bersama saya, mengharap semoga Allah Bapa kita dan Tuhan Yesus Kristus memberi berkat dan sejahtera kepadamu. Saya menjadi rasul bukan dengan perantaraan manusia atau karena diangkat oleh manusia, melainkan oleh Yesus Kristus dan Allah Bapa kita yang sudah menghidupkan Dia kembali dari kematian.


Karena kalian adalah anak-anak Allah, Allah menyuruh Roh Anak-Nya masuk ke dalam hati Saudara dan hati saya, yaitu Roh yang berseru, “Bapa, ya Bapaku.”


Dialah saja yang tidak bisa dikuasai oleh kematian; Ia hidup di dalam cahaya yang tidak dapat didekati oleh siapa pun juga. Tidak ada seorang manusia pun yang pernah melihat-Nya, atau dapat melihat-Nya. Bagi Dialah hormat dan kuasa untuk selama-lamanya! Amin.


Kalian menyebut Allah itu Bapa pada waktu kalian berdoa kepada-Nya. Nah, Allah itulah yang menghakimi manusia setimpal dengan perbuatan masing-masing tanpa pandang bulu. Sebab itu selama kalian masih ada di dunia ini, hendaklah kalian mengagungkan Allah dalam hidupmu.


“Ya Tuhan, ya Allah kami! Engkau sajalah yang layak menerima pujian, hormat dan kuasa. Sebab Engkaulah pencipta segala sesuatu, dan atas kehendak-Mu juga segala sesuatu itu telah terjadi dan hidup.”


Dan mereka menyanyi dengan suara yang kuat, “Anak Domba yang sudah disembelih itu, layak untuk menerima kuasa, kekayaan, kebijaksanaan dan kekuatan; Ia layak dihormati, diagungkan dan dipuji-puji!”


Ikuti kami:

Iklan


Iklan