Matius 6:2 - Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini2 Jadi, kalau kalian memberi sedekah kepada orang miskin, janganlah menggembar-gemborkan hal itu seperti yang dilakukan oleh orang-orang munafik. Mereka suka melakukan itu di dalam rumah ibadat dan di jalan raya, supaya dipuji orang. Ingatlah, mereka sudah menerima upahnya. Lihat babnyaLebih banyak versiFirman Allah Yang Hidup2 Apabila kalian memberi sedekah kepada pengemis, janganlah digembar-gemborkan seperti yang dilakukan orang munafik di rumah-rumah ibadat dan di jalan-jalan supaya perbuatan amal mereka diperhatikan orang! Sesungguhnya Kukatakan bahwa hanya itulah pahala yang mereka terima. Lihat babnyaPerjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 22 Jadi, apabila engkau memberi sedekah, janganlah engkau menggembargemborkan hal itu, seperti yang dilakukan orang munafik di rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong, supaya mereka dipuji orang. Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Mereka sudah mendapat upahnya. Lihat babnyaAlkitab Terjemahan Baru2 Jadi apabila engkau memberi sedekah, janganlah engkau mencanangkan hal itu, seperti yang dilakukan orang munafik di rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong, supaya mereka dipuji orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya. Lihat babnyaTerjemahan Sederhana Indonesia2 “Setiap kali kamu memberi sedekah, jangan pamerkan hal itu seperti yang diperbuat orang-orang munafik. Mereka suka memberi sedekah di depan umum, di rumah-rumah pertemuan, atau di simpang-simpang jalan dengan diiringi bunyi terompet. Mereka melakukan itu supaya dilihat dan dipuji banyak orang. Aku menegaskan kepadamu: Hanya itulah upah mereka. Lihat babnyaPerjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca2 Apabila kamu memberi kepada mereka yang miskin, jangan umumkan kalau kamu memberi. Janganlah seperti orang yang munafik. Ketika mereka memberi kepada orang miskin di rumah ibadah dan di jalan-jalan, mereka memastikan agar semua orang sedang lihat. Mereka ingin supaya dipuji orang. Ketahuilah, itulah semua upah yang akan mereka dapat. Lihat babnyaAlkitab Gratis untuk Semua2 Dan ketika kamu memberi kepada orang-orang miskin, janganlah seperti para orang munafik yang meniupkan terompet mereka sendiri untuk mengumumkan semua perbuatan yang mereka lakukan di rumah-rumah ibadat dan di jalan-jalan agar orang-orang lain memuji mereka. Biar Aku beritahu kepadamu yang sebenarnya, mereka sudah mendapatkan upah mereka. Lihat babnya |
Bagaimana kalian dapat mengatakan kepada saudaramu, ‘Mari, saudara, saya keluarkan kayu secuil itu dari matamu itu,’ sedangkan dalam matamu sendiri ada balok yang tidak kalian lihat? Hai munafik! Keluarkanlah dahulu balok yang ada pada matamu sendiri. Barulah kalian dapat melihat dengan jelas dan dapat mengeluarkan secuil kayu dari mata saudaramu.”
Orang yang mempunyai karunia untuk memberi semangat kepada orang lain, harus sungguh-sungguh memberi semangat kepada orang lain. Orang yang mempunyai karunia untuk memberikan kepada orang lain apa yang dipunyainya, harus melakukan itu dengan murah hati secara wajar. Orang yang mempunyai karunia untuk memimpin, harus sungguh-sungguh memimpin. Orang yang mempunyai karunia untuk menunjukkan belas kasihan kepada orang lain, harus melakukannya dengan senang hati.