Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Lukas 6:25 - Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

25 Celakalah kalian yang kenyang sekarang ini; sebab kalian akan kelaparan! Celakalah kalian yang tertawa sekarang ini; sebab kalian akan bersedih hati dan menangis!

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

25 Celakalah kalian yang mewah dan makmur sekarang! Masa kelaparan yang hebat menantikan kalian! Celakalah kalian yang gelak tawa sekarang; karena akan menjadi ratap tangis.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

25 Celakalah kamu, yang sekarang ini kenyang, karena kamu akan lapar. Celakalah kamu, yang sekarang ini tertawa, karena kamu akan berdukacita dan menangis.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

25 Celakalah kamu, yang sekarang ini kenyang, karena kamu akan lapar. Celakalah kamu, yang sekarang ini tertawa, karena kamu akan berdukacita dan menangis.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

25 Celakalah kamu yang sekarang ini kenyang, karena kamu akan mengalami kelaparan. Celakalah kamu yang sekarang ini tertawa, karena kamu akan berdukacita dan menangis.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

25 Celakalah bagimu yang sekarang ini kenyang, karena kamu akan menjadi lapar. Celakalah bagimu yang saat ini sedang tertawa, karena kamu akan berdukacita dan menangis.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

25 Betapa sedihnya kalian yang sekarang kenyang, sebab kalian akan menjadi lapar. Betapa sedihnya kalianyang sekarang tertawa, sebab kalian akan meratap dan menangis.

Lihat babnya Menyalin




Lukas 6:25
33 Referensi Silang  

Bahkan apabila seorang beruntung dalam hidupnya, dan disanjung-sanjung karena keberhasilannya,


Di balik tawa mungkin ada tangis; kegembiraan dapat berakhir dengan kedukaan.


Sebab, apabila aku kaya, mungkin aku akan berkata bahwa aku tidak memerlukan Engkau. Dan jika aku miskin, mungkin aku akan mencuri sehingga mencemarkan nama-Mu.”


Aku menjadi sadar bahwa tawa adalah kebodohan dan kesenangan tak ada gunanya.


Kesedihan lebih baik daripada tawa. Biar wajah murung, asal hati lega.


Tawa orang bodoh tidak berarti, seperti bunyi duri dimakan api.


Juga nabi-nabi dan imam-imam mabuk karena terlalu banyak minum anggur dan arak. Mereka berjalan terhuyung-huyung dan tersandung-sandung karena pikiran mereka kacau. Nabi-nabi tak dapat lagi memahami penglihatan-penglihatan yang diberikan Allah kepada mereka. Imam-imam tak dapat lagi memutuskan perkara-perkara yang dihadapkan kepada mereka.


Sesungguhnya, orang yang menyembah Aku akan makan, sedangkan kamu kelaparan. Mereka akan minum, sedangkan kamu kehausan. Mereka akan bergembira, sedangkan kamu mendapat malu.


Orang-orang yang malang dan lapar akan berkeliaran di negeri itu. Karena kelaparan, mereka marah-marah sehingga mengutuk raja dan Allah mereka. Ke mana pun mereka memandang, ke atas


Orang Manasye dan orang Efraim saling menyerang, lalu bersama-sama melawan Yehuda. Tetapi Tuhan masih marah dan tetap menghukum.


Perayaan-perayaanmu akan Kuubah menjadi perkabungan, dan nyanyian-nyanyianmu menjadi ratapan. Aku akan membuat kamu mencukur rambutmu dan memakai kain karung tanda sedih. Kamu akan menjadi seperti ayah ibu yang menangisi kematian anaknya yang tunggal. Hari itu akan berakhir dengan sangat menyedihkan.”


Engkau akan dibakar seperti jerami yang kering seperti semak berduri yang terjalin-jalin.


Tetapi Allah berkata kepadanya, ‘Hai bodoh! Malam ini juga engkau akan mati, lalu siapakah yang akan mendapat seluruh kekayaan yang sudah kaukumpulkan untuk dirimu itu?’


Pada waktu kalian melihat Abraham, Ishak dan Yakub serta semua nabi bersukaria di dalam Dunia Baru Allah, kalian akan menangis dan menderita karena kalian sendiri diusir ke luar!


Tetapi celakalah kalian yang kaya sekarang ini; sebab kalian sudah mengalami kenikmatan!


Celakalah kalian, jika semua orang memujimu; sebab begitu juga nenek moyang mereka memuji nabi-nabi palsu zaman dahulu.”


Mereka menertawakan Yesus, sebab mereka tahu anak perempuan itu sudah mati.


Tidak juga patut bagimu mengucapkan kata-kata yang kotor, yang cabul dan yang tidak pantas. Sebaliknya hendaklah kalian mengucap syukur kepada Allah.


Apabila orang berkata, “Semuanya aman dan tentram,” maka pada waktu itulah tiba-tiba mereka akan ditimpa kebinasaan, dan tidak seorang pun dapat lolos. Hal itu akan terjadi tiba-tiba, seperti perasaan sakit bersalin yang menimpa seorang wanita yang akan melahirkan.


Hendaklah kalian sungguh-sungguh menyesal dan menangis serta meratap; hendaklah tertawamu menjadi tangisan dan kegembiraanmu menjadi kesedihan!


Kalian berkata, ‘Kami kaya dan serba cukup; kami tidak kekurangan apa-apa.’ Tetapi kalian tidak tahu betapa melarat dan betapa menyedihkan keadaanmu! Kalian miskin, telanjang, dan buta.


Orang yang dahulu kenyang karena berlimpah pangan, kini menjadi buruh upahan hanya untuk mendapat makanan. Orang yang dahulu kelaparan, sekarang puas, cukup makanan. Istri mandul, kini bangga, tujuh anak dilahirkannya sudah! Tetapi ibu yang banyak anaknya, ditinggalkan, dibiarkan merana.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan