Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Lukas 12:14 - Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

14 Yesus menjawab, “Saudara, siapakah mengangkat Aku menjadi hakim atau pembagi warisan antara kalian berdua?”

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

14 Tetapi Yesus menyahut, “Saudara, siapakah yang sudah menjadikan Aku hakimmu untuk memutuskan perkara semacam itu?

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

14 Tetapi Yesus berkata kepadanya, "Saudara, siapakah yang telah mengangkat Aku menjadi hakim atau pengantara atas kamu?"

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

14 Tetapi Yesus berkata kepadanya: ”Saudara, siapakah yang telah mengangkat Aku menjadi hakim atau pengantara atas kamu?”

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

14 Tetapi jawab Yesus kepadanya, “Saudara, Aku bukan hakim ataupun penengah untuk menyelesaikan perkara kalian berdua.”

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

14 Tetapi Yesus bilang kepadanya, “Siapa bilang Aku harus menjadi hakimmu atau memutuskan bagaimana membagi warisan bapamu di antara kalian?”

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

14 “Teman,” jawab Yesus, “Siapakah yang menunjuk Aku menjadi hakim bagi kalian untuk membagikan warisan yang kalian dapatkan?” Katanya kepada orang-orang yang ada di sana,

Lihat babnya Menyalin




Lukas 12:14
11 Referensi Silang  

Jawab orang itu, “Siapa yang mengangkat engkau menjadi pemimpin dan hakim kami? Apakah engkau mau membunuh saya juga, seperti orang Mesir yang kaubunuh itu?” Lalu Musa menjadi takut dan berpikir, “Celaka! Perbuatanku itu sudah ketahuan.”


Tidak! Tuhan telah menyatakan kepada kita apa yang baik. Yang dituntut-Nya dari kita ialah supaya kita berlaku adil, selalu mengamalkan cinta kasih, dan dengan rendah hati hidup bersatu dengan Allah kita.


Seorang di antara orang banyak berkata kepada Yesus, “Bapak Guru, cobalah Bapak menyuruh saudara saya memberikan kepada saya sebagian dari harta peninggalan ayah kami.”


Sesaat kemudian, seorang lain melihat Petrus dan berkata, “Engkau juga salah seorang dari mereka!” Tetapi Petrus menjawab, “Tidak, bukan saya!”


Waktu Yesus melihat betapa besar iman mereka, Ia berkata kepada orang itu, “Saudara, dosamu sudah diampuni.”


Yesus tahu mereka mau datang untuk memaksa Dia menjadi raja mereka. Sebab itu pergilah Ia menyingkir ke daerah berbukit.


“Tidak, Pak,” jawabnya. “Baiklah,” kata Yesus, “Aku juga tidak menghukum engkau. Sekarang pergilah, jangan berdosa lagi.”]


Oleh karena itu, Saudara-saudara, siapakah Saudara sehingga Saudara mau menyalahkan orang lain? Saudara tidak punya apa-apa untuk membela diri! Sebab kalau Saudara menyalahkan orang lain, padahal Saudara sendiri melakukan perbuatan yang sama seperti mereka, maka Saudara menjatuhkan hukuman atas diri sendiri juga.


Tetapi kalian, Saudara-saudara, melakukan sendiri juga hal-hal yang kalian tuduhkan kepada orang-orang lain! Dan kalian pikir kalian dapat lolos dari hukuman Allah?


Tetapi, Saudara! Saudara hanya manusia saja. Dan Saudara tidak boleh berani menyahut kepada Allah! Bolehkah pot kembang bertanya kepada orang yang membuatnya, “Mengapa engkau membuat saya begini?”


Ikuti kami:

Iklan


Iklan