Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Lukas 1:6 - Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

6 Kehidupan suami istri itu menyenangkan hati Allah. Keduanya mentaati semua perintah dan Hukum Tuhan dengan sepenuhnya.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

6 Zakharia dan Elisabet adalah orang-orang saleh, yang menaati semua hukum Allah dengan sempurna.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

6 Keduanya hidup benar di hadapan Allah dan menuruti segala perintah dan ketetapan Tuhan dengan tidak bercacat.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

6 Keduanya adalah benar di hadapan Allah dan hidup menurut segala perintah dan ketetapan Tuhan dengan tidak bercacat.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

6 Zakaria dan istrinya hidup benar di mata Allah, karena mereka selalu menaati semua perintah dan peraturan TUHAN tanpa kesalahan.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

6 Zakharia dan Elisabet adalah orang benar yang menyenangkan Allah. Mereka selalu lakukan semua perintah dan petunjuk Tuhan sepenuhnya.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

6 Mereka berdua melakukan apa yang benar di hadapan Allah, dengan hati-hati mengikuti semua perintah dan peraturan Tuhan.

Lihat babnya Menyalin




Lukas 1:6
33 Referensi Silang  

Ketika Abram berumur sembilan puluh sembilan tahun, Tuhan menampakkan diri kepadanya dan berkata, “Akulah Allah Yang Mahakuasa. Taatilah Aku dan lakukanlah kehendak-Ku selalu.


Inilah riwayat Nuh. Ia mempunyai tiga anak laki-laki, yaitu Sem, Yafet dan Ham. Nuh tidak berbuat salah, dan dia satu-satunya orang yang baik pada zamannya. Ia hidup akrab dengan Allah.


Lalu berkatalah Tuhan kepada Nuh, “Aku melihat bahwa engkau satu-satunya orang yang melakukan kehendak-Ku. Jadi, masuklah ke dalam kapal itu bersama-sama dengan seluruh keluargamu.


Tuhan melakukan hal itu oleh sebab Daud telah menyenangkan hati-Nya. Daud tidak pernah mengabaikan perintah-perintah Tuhan, kecuali dalam perkara Uria orang Het itu.


Kalau engkau mengabdi kepada-Ku dengan tulus hati dan jujur seperti ayahmu Daud, dan engkau mentaati hukum-hukum dan perintah-perintah-Ku,


“Tuhan, ingatlah bahwa aku ini sudah mengabdi kepada-Mu dengan setia dan tulus hati. Aku selalu berusaha menuruti kemauan-Mu.” Lalu Hizkia menangis dengan pilu.


melainkan beribadat kepada Allah. Ia taat kepada perintah-perintah Allah, dan hidupnya tidak seperti raja-raja Israel.


Di tanah Us tinggallah seorang laki-laki yang bernama Ayub. Ia menyembah Allah dan setia kepada-Nya. Ia orang yang baik budi dan tidak berbuat kejahatan sedikit pun.


Lalu Tuhan bertanya, “Apakah telah kauperhatikan hamba-Ku Ayub? Di seluruh bumi tak ada orang yang begitu setia dan baik hati seperti dia. Ia menyembah Aku dan sama sekali tidak berbuat kejahatan.”


Jika aku memperhatikan semua perintah-Mu, maka aku tak akan dipermalukan.


Mereka tidak mempunyai anak sebab Elisabet mandul dan mereka kedua-duanya sudah tua.


Tetapi Yesus berkata kepada mereka, “Kalianlah orang yang di hadapan orang lain kelihatan benar, tetapi Allah tahu isi hatimu. Sebab apa yang dianggap tinggi oleh manusia, dipandang rendah oleh Allah.


Pada waktu itu di Yerusalem ada seorang bernama Simeon. Ia orang baik, yang takut kepada Allah dan sedang menantikan saatnya Allah menyelamatkan Israel. Roh Allah menyertai dia,


Mengenai Yesus ini Daud pernah berkata, ‘Aku melihat Tuhan selalu di depanku; Ia mendampingi aku, supaya aku tidak digoncangkan oleh apa pun.


Paulus menatap anggota-anggota mahkamah itu lalu berkata, “Saudara-saudaraku! Sampai pada hari ini saya tidak merasa bersalah kepada Allah di dalam hati nurani saya mengenai kehidupan saya.”


Itu sebabnya saya selalu berusaha sebaik-baiknya, supaya hati nurani saya bersih terhadap Allah dan bersih terhadap manusia.


Engkau tidak punya hak untuk ikut di dalam pekerjaan kami, sebab hatimu tidak benar terhadap Allah.


Allah melakukan itu supaya kehendak-Nya yang dinyatakan dalam hukum agama Yahudi itu dapat dijalankan dalam diri kita yang hidup menurut Roh Allah dan bukan menurut tabiat manusia.


Saya memuji kalian sebab kalian selalu mengingat saya dan menuruti pelajaran yang saya berikan kepadamu.


Kami bangga, sebab hati nurani kami meyakinkan kami bahwa hidup kami di dunia ini – terutama hubungan kami dengan Saudara – sudah kami jalankan dengan ikhlas dan murni. Kami melakukan itu, bukan dengan kebijaksanaan manusia, tetapi dengan kemampuan yang diberikan Allah.


Lakukanlah semua yang diperintahkan Tuhan Allahmu kepadamu supaya kamu sejahtera dan dapat menetap di negeri yang akan kamu diami.”


Dengan demikian kalian menunjukkan bahwa kalian adalah anak-anak Allah yang tidak bercela, yang hidup dengan tulus dan benar di tengah-tengah orang jahat dan berdosa. Dan pada waktu kalian menyampaikan kepada mereka berita yang memberi hidup, hendaklah kalian menjadi bagi mereka seperti cahaya yang bersinar menerangi dunia. Kalau kalian hidup seperti itu, nanti ada alasan bagi saya untuk merasa bangga mengenai kalian pada waktu Yesus Kristus datang kembali. Itu buktinya bahwa perjuangan saya tidak sia-sia dan usaha saya ada hasilnya.


Tetapi sekarang, dengan kematian Anak-Nya, Allah membuat hubungan kalian dengan Dia menjadi baik kembali. Dengan cara itu kalian dapat dibawa menghadap Allah dalam keadaan yang suci, murni dan tanpa cela.


Dengan demikian Tuhan akan menguatkan hatimu, sehingga kalian suci dan tidak bercela di hadapan Allah Bapa kita, pada waktu Tuhan kita Yesus datang bersama semua orang yang menjadi milik-Nya.


Sebab itu, Saudara-saudara yang tercinta, sementara kalian menantikan Hari itu, berusahalah sungguh-sungguh untuk hidup suci dan tanpa cela di hadapan Allah. Dan peliharalah hubungan yang baik dengan Allah.


Kalian sudah tahu bahwa Kristus hidup menurut kemauan Allah. Sebab itu kalian harus tahu pula bahwa setiap orang yang hidup menurut kemauan Allah adalah anak Allah.


Kalau kita taat kepada perintah-perintah Allah, itu tandanya bahwa kita mengenal Allah.


Anak-anakku, jangan membiarkan siapa pun juga menyesatkan kalian. Orang yang melakukan kehendak Allah adalah anak Allah sebagaimana Kristus adalah Anak Allah.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan