Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Ibrani 10:1 - Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

1 Hukum agama Yahudi hanya memberikan gambaran yang samar-samar tentang hal-hal yang baik yang akan datang, dan bukan gambaran yang sebenarnya dari hal-hal itu. Tidak mungkin hukum itu dapat menyempurnakan orang yang datang menyembah Allah dengan membawa persembahan, walaupun tiap tahun terus dipersembahkan kurban-kurban yang sama.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

1 Sistem lama hukum bangsa Yahudi hanyalah memberi bayangan samar-samar tentang kebaikan-kebaikan yang akan dilakukan Kristus untuk kita. Kurban di bawah sistem itu dipersembahkan berkali-kali, dari tahun ke tahun, tetapi tidak dapat sepenuhnya membebaskan orang dari dosa.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

1 Di dalam hukum Taurat hanya terdapat bayangan saja dari hal-hal baik yang akan datang, dan bukan wujud dari hal-hal tersebut. Karena itu, dengan kurban yang sama, yang setiap tahun terus-menerus dipersembahkan, hukum Taurat tidak mungkin menyempurnakan mereka yang datang beribadah.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

1 Di dalam hukum Taurat hanya terdapat bayangan saja dari keselamatan yang akan datang, dan bukan hakekat dari keselamatan itu sendiri. Karena itu dengan korban yang sama, yang setiap tahun terus-menerus dipersembahkan, hukum Taurat tidak mungkin menyempurnakan mereka yang datang mengambil bagian di dalamnya.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

1 Jadi, cara menyembah Allah yang tertulis dalam hukum Taurat hanyalah gambaran atau bayangan dari hal-hal baik yang akan Allah nyatakan kepada umat-Nya, pada waktu yang sudah Dia tetapkan. Cara lama itu tidak menunjukkan kehendak Allah yang sesungguhnya. Karena dengan cara tersebut, walaupun setiap tahun selalu dipersembahkan kurban hewan, kurban-kurban itu tidak bisa membersihkan hati nurani para penyembah dengan sempurna.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

1 Hukum Taurat hanya memberi kita bayangan tentang hal-hal baik yang akan datang, bukan keadaan yang sebenarnya. Hukum itu menyuruh orang memberi korban yang sama setiap tahun. Akan tetapi, hukum itu tidak pernah bisa membuat mereka yang datang menyembah Allah menjadi sempurna.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

1 Hukum hanyalah bayangan dari kebaikan yang akan datang, dan bukan kenyataan yang sebenarnya. Jadi tidak pernah bisa melalui pengorbanan berulang yang dipersembahkan tahun demi tahun membuat benar mereka yang datang untuk menyembah Allah.

Lihat babnya Menyalin




Ibrani 10:1
13 Referensi Silang  

Berikut diambilnya juga binatang untuk kurban bakaran, dan dipersembahkannya menurut peraturan.


Apa yang tidak dapat dilakukan oleh hukum agama, karena kita manusia lemah, itu sudah dilakukan oleh Allah. Allah mengalahkan kuasa dosa dalam tabiat manusia dengan mengirimkan Anak-Nya sendiri, yang datang dalam keadaan sama dengan manusia yang berdosa, untuk menghapuskan dosa.


Semuanya itu hanya bayangan saja dari hal-hal yang akan datang, tetapi kenyataan dari hal-hal itu ialah Kristus!


Sebab itu, marilah kita mendekati Allah dengan hati yang tulus dan iman yang teguh; dengan hati yang sudah disucikan dari perasaan bersalah, dan dengan tubuh yang sudah dibersihkan dengan air yang murni.


Di bawah pimpinan imam-imam Lewi, hukum agama Yahudi diberikan kepada umat Israel. Karena imam-imam Lewi dahulu itu tidak dapat melakukan dengan sempurna apa yang harus dikerjakannya, maka harus ada imam lain, yaitu yang seperti Imam Melkisedek, dan bukan dari golongan Imam Harun lagi!


Pekerjaan yang mereka lakukan sebagai imam itu sebenarnya hanya suatu gambaran dan bayangan dari apa yang ada di surga. Itu sudah diberitahukan oleh Allah kepada Musa dahulu, ketika Musa mau mendirikan Kemah Tuhan. Allah berkata begini kepada Musa, “Ingat! Semuanya itu haruslah kaubuat menurut pola yang ditunjukkan kepadamu di atas gunung.”


Tetapi Kristus sudah datang sebagai Imam Agung dari hal-hal yang baik yang sudah ada. Kemah Tuhan di mana Ia mengerjakan tugas-Nya sebagai Imam Agung adalah kemah yang lebih agung dan lebih sempurna. Itu tidak dibuat oleh manusia; artinya bukan berasal dari dunia yang diciptakan ini.


Dengan cara seperti itulah barang-barang yang melambangkan hal-hal yang di surga, perlu disucikan. Tetapi untuk hal-hal yang di surga itu sendiri diperlukan kurban yang jauh lebih baik.


Imam agung Yahudi tiap-tiap tahun masuk ke Ruang Mahasuci di dalam Rumah Tuhan dengan membawa darah seekor binatang. Tetapi Kristus tidak masuk untuk mempersembahkan diri-Nya berulang-ulang.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan