Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Amsal 25:28 - Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

28 Orang yang tidak dapat menguasai dirinya seperti kota yang telah runtuh pertahanannya.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

28 Orang yang tak dapat mengendalikan diri adalah seperti kota yang roboh temboknya.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

28 Orang yang tidak dapat mengendalikan diri sama seperti kota yang runtuh tembok pertahanannya.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Lama

28 Orang yang tiada dapat menahani nafsunya, ia itu seperti kota benteng yang telah roboh dewalanya.

Lihat babnya Menyalin




Amsal 25:28
8 Referensi Silang  

Lalu raja memperkuat pertahanan kota dengan memperbaiki temboknya, mendirikan menara-menara di atasnya dan membangun tembok lain di luar. Selain itu ia memperbaiki benteng yang didirikan di atas tanah timbunan di sebelah timur bagian lama kota Yerusalem. Ia juga menyuruh membuat banyak sekali tombak dan perisai.


Mereka menceritakan bahwa orang-orang bekas buangan yang telah kembali ke tanah air itu, kini hidup sengsara dan dihina oleh bangsa-bangsa asing yang ada di sekitarnya. Lagipula, tembok-tembok kota Yerusalem masih hancur berantakan dan pintu-pintu gerbangnya belum diperbaiki sejak dibakar di waktu yang lampau.


Tidak cepat marah lebih baik daripada mempunyai kuasa; menguasai diri lebih baik daripada menaklukkan kota.


Tertibkan anakmu selama masih ada harapan; kalau tidak, berarti kau menginginkan kehancurannya.


Biarlah orang yang cepat marah merasakan sendiri akibatnya. Jika engkau menolong dia, engkau hanya menambah kemarahannya.


Janganlah bergaul dengan orang yang suka marah dan cepat naik darah.


Mendengar itu Saul menjadi marah sekali kepada Yonatan dan berkata kepadanya, “Anak haram jadah! Sekarang aku tahu bahwa engkau memihak kepada Daud dan membuat malu dirimu serta ibumu!


Sebab itu, pertimbangkanlah hal ini, dan putuskanlah apa yang dapat Nyonya perbuat. Sebab pastilah akan datang pembalasan terhadap tuan kita dan seluruh keluarganya. Tuan kita begitu keras kepala sehingga beliau tak dapat diajak bicara!”


Ikuti kami:

Iklan


Iklan