2 Petrus 2:9 - Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini9 Jadi, Tuhan tahu bagaimana menyelamatkan orang-orang yang menuruti kemauan-Nya bila mereka menghadapi cobaan-cobaan. Dan Tuhan tahu bagaimana menyimpan orang-orang yang jahat untuk disiksa pada Hari Pengadilan, Lihat babnyaLebih banyak versiFirman Allah Yang Hidup9 Begitu pula Tuhan dapat menyelamatkan Saudara dan saya dari cobaan-cobaan yang mengelilingi kita. Ia tetap menghukum orang-orang yang tidak mengenal Allah hingga datang Hari Penghakiman. Lihat babnyaPerjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 29 Jadi, nyatalah bahwa Tuhan tahu menyelamatkan orang-orang saleh dari pencobaan dan menyimpan orang-orang jahat untuk disiksa pada hari penghakiman, Lihat babnyaAlkitab Terjemahan Baru9 maka nyata, bahwa Tuhan tahu menyelamatkan orang-orang saleh dari pencobaan dan tahu menyimpan orang-orang jahat untuk disiksa pada hari penghakiman, Lihat babnyaTerjemahan Sederhana Indonesia9 Nah, dari ketiga contoh itu, jelaslah bahwa Allah sangat mampu menyelamatkan orang saleh dari cobaan hidup mereka. Namun, bagi orang yang tidak benar di mata Allah, sesudah mati mereka akan dipenjarakan sampai Hari Pengadilan— Lihat babnyaPerjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca9 Karena itu, Tuhan tahu bagaimana menyelamatkan orang yang menghormati-Nya. Ia akan menyelamatkan mereka dari kesusahannya. Tetapi Tuhan juga tahu bagaimana menahan mereka yang jahat untuk dihukum pada hari penghakiman. Lihat babnyaAlkitab Gratis untuk Semua9 Seperti yang kalian lihat, Tuhan dapat menyelamatkan orang-orang yang menghormati-Nya dari kesusahan mereka, dan memelihara orang-orang fasik sampai hari penghakiman ketika hukuman mereka lengkap. Lihat babnya |
Setiap cobaan yang Saudara alami adalah cobaan yang lazim dialami manusia. Tetapi Allah setia pada janji-Nya. Ia tidak akan membiarkan Saudara dicoba lebih daripada kesanggupanmu. Pada waktu Saudara ditimpa oleh cobaan, Ia akan memberi jalan kepadamu untuk menjadi kuat supaya Saudara dapat bertahan.
Ingatlah juga para malaikat yang melampaui batas-batas kekuasaan mereka, sehingga pergi meninggalkan tempat tinggal mereka. Allah membelenggu malaikat-malaikat itu dengan rantai abadi, di dalam tempat yang gelap di bawah bumi. Di sana mereka ditahan terus sampai hukuman dijatuhkan ke atas mereka pada Hari yang hebat itu nanti.