2 Korintus 10:4 - Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini4 Senjata-senjata yang kami gunakan di dalam perjuangan kami bukannya senjata dunia ini, tetapi senjata-senjata Allah yang berkuasa. Dengan senjata-senjata itu kami menghancurkan pertahanan-pertahanan; kami menangkis perdebatan-perdebatan Lihat babnyaLebih banyak versiFirman Allah Yang Hidup4 Bukan senjata buatan manusia yang saya gunakan untuk merobohkan benteng Iblis, yaitu pemikiran manusia, melainkan senjata Allah yang ampuh. Lihat babnyaPerjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 24 karena senjata kami dalam perjuangan bukanlah senjata duniawi, melainkan senjata yang diperlengkapi dengan kuasa Allah, yang sanggup untuk meruntuhkan benteng-benteng. Lihat babnyaAlkitab Terjemahan Baru4 karena senjata kami dalam perjuangan bukanlah senjata duniawi, melainkan senjata yang diperlengkapi dengan kuasa Allah, yang sanggup untuk meruntuhkan benteng-benteng. Lihat babnyaTerjemahan Sederhana Indonesia4 Karena senjata-senjata yang kami pakai bukan senjata duniawi melainkan senjata rohani. Keampuhan senjata kami berasal dari Allah. Itulah sebabnya kami bisa menghancurkan segala macam perlawanan dan serangan iblis. Kami merebut orang-orang yang sudah ditawan olehnya Lihat babnyaPerjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca4 Senjata-senjata peperangan kami bukanlah senjata dari dunia. Senjata kami adalah kekuatan dari Allah yang dapat merobohkan tempat-tempat musuh yang kokoh. Kami menghancurkan perdebatan, Lihat babnyaAlkitab Gratis untuk Semua4 Senjata kita bukan dari dunia ini, tetapi kekuatan besar Allah yang menghancurkan benteng pemikiran manusia, menghancurkan teori-teori yang menyesatkan. Lihat babnya |
Janganlah juga Saudara menyerahkan anggota badanmu kepada kuasa dosa untuk digunakan bagi maksud-maksud yang jahat. Tetapi serahkanlah dirimu kepada Allah sebagai orang yang sudah dipindahkan dari kematian kepada hidup. Serahkanlah dirimu seluruhnya kepada Allah supaya dipakai untuk melakukan kehendak Allah.
Itulah sebabnya saya menulis surat ini pada waktu saya belum berada di tengah-tengah kalian. Dengan demikian, kalau saya datang nanti, tidak usah saya bertindak keras terhadapmu dengan menggunakan kekuasaan yang diberikan Tuhan kepada saya. Kekuasaan itu diberikan untuk membangun kalian, bukan untuk menghancurkan.
Tetapi kita ini orang-orang yang tergolong pada siang yang terang; sebab itu pikiran kita harus terang. Kita harus tetap percaya kepada Tuhan dan mengasihi orang-orang lain serta berharap dengan yakin bahwa Allah akan menyelamatkan kita. Itulah senjata yang melindungi kita dalam perjuangan melawan kegelapan.