Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




1 Samuel 2:5 - Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

5 Orang yang dahulu kenyang karena berlimpah pangan, kini menjadi buruh upahan hanya untuk mendapat makanan. Orang yang dahulu kelaparan, sekarang puas, cukup makanan. Istri mandul, kini bangga, tujuh anak dilahirkannya sudah! Tetapi ibu yang banyak anaknya, ditinggalkan, dibiarkan merana.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

5 Siapa yang kenyang dahulu, sekarang menyewakan dirinya karena makanan, tetapi orang yang lapar dahulu, sekarang boleh beristirahat. Bahkan orang yang mandul melahirkan tujuh anak, tetapi orang yang banyak anaknya, menjadi layu.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

5 Mereka yang dulunya selalu kenyang sekarang harus bekerja untuk mendapat makanan, tetapi kami yang dulunya sering lapar sekarang terus merasa kenyang. Bahkan wanita-wanita yang dulunya mandul, sekarang merasa puas karena punya keluarga yang lengkap. Sedangkan wanita-wanita yang punya banyak anak, sekarang merasa kesepian.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Lama

5 Orang yang kenyang pergi makan upah akan beroleh rezeki dan orang yang berlaparpun berjalan dengan lekanya; orang yang mandul beranak sampai tujuh kali, dan yang beranak banyak itu telah menjadi lemah adanya.

Lihat babnya Menyalin




1 Samuel 2:5
11 Referensi Silang  

Ia menganugerahkan anak-anak kepada istri yang mandul, menjadikan dia ibu yang berbahagia dan terhormat di rumahnya. Pujilah Tuhan!


Hormatilah Tuhan, hai kamu umat-Nya, sebab orang takwa tak akan berkekurangan.


Negeri ditinggalkan menjadi sepi. Hutan-hutan Libanon merana, dan lembah Saron yang subur menjadi seperti padang gurun. Di Basan dan di Gunung Karmel daun-daun berguguran.


Yerusalem, dahulu engkau seperti wanita mandul yang tak bisa melahirkan. Tetapi sekarang bersorak-soraklah, dan bernyanyilah dengan gembira! Sebab anak-anakmu banyak sekali, melebihi anak wanita yang tidak ditinggalkan suami.


Ibu yang kehilangan tujuh putra pingsan karena sesak napasnya. Hari hidupnya telah menjadi suram, ia merasa dihina dan dipermalukan. Musuh-musuhmu Kusuruh membunuh yang masih hidup di antara kamu. Aku, Tuhan, telah berbicara.”


Orang lapar dipuaskan-Nya dengan segala kebaikan, si kaya diusir dengan hampa.


Tetapi Abraham menjawab, ‘Ingatlah anakku: seumur hidupmu engkau sudah mendapat semua yang baik-baik, sedangkan Lazarus mendapat yang jelek-jelek. Sekarang ia senang di sini, dan engkau sengsara.


Sebab di dalam Alkitab tertulis, “Bergembiralah engkau hai wanita mandul, yang tidak pernah melahirkan! Bersukarialah dan bersorak-sorailah hai engkau yang tidak pernah merasakan sakit bersalin! Sebab wanita yang ditinggalkan suaminya akan mendapat lebih banyak anak daripada wanita yang hidup dengan suaminya.”


Menantumu itu sangat sayang kepadamu. Ia telah memberikan kepadamu lebih daripada apa yang dapat diberikan oleh tujuh orang anak laki-laki. Sekarang ia telah memberikan seorang cucu laki-laki pula kepadamu, yang akan memberi semangat baru kepadamu, dan memeliharamu pada masa tuamu.”


Wanita itu hamil dan melahirkan anak laki-laki. Ia menamakannya Samuel, katanya, “Aku telah memintanya dari Tuhan.”


Hana selalu disakiti hatinya dan dihina oleh Penina, madunya itu, karena Tuhan tidak memberi anak kepadanya.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan