1 Petrus 4:18 - Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini18 Dalam Alkitab tertulis begini, “Kalau orang-orang yang baik pun sudah sukar untuk diselamatkan, apa pula yang akan terjadi dengan orang-orang berdosa yang tidak mengenal Tuhan!” Lihat babnyaLebih banyak versiFirman Allah Yang Hidup18 Seperti yang tertulis dalam Kitab Suci, “Jika orang yang menaati Allah hampir tidak diselamatkan, apa jadinya dengan orang yang tidak mengenal Tuhan dan menginjak-injak perintah-perintah-Nya?” Lihat babnyaPerjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 218 Jika orang benar pun hampir-hampir tidak diselamatkan, apa yang akan terjadi dengan orang fasik dan orang berdosa? Lihat babnyaAlkitab Terjemahan Baru18 Dan jika orang benar hampir-hampir tidak diselamatkan, apakah yang akan terjadi dengan orang fasik dan orang berdosa? Lihat babnyaTerjemahan Sederhana Indonesia18 Seperti yang tertulis dalam Firman Allah, “Kalau orang baik pun masih sulit untuk selamat, maka orang berdosa yang melawan Allah sudah pasti dilempar ke dalam neraka.” Lihat babnyaPerjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca18 Jika orang-orang baik saja sulit untuk diselamatkan, apalagi orang-orang yang melawan Allah dan penuh dosa? Lihat babnyaAlkitab Gratis untuk Semua18 “Jika sulit bagi mereka yang hidup benar untuk diselamatkan, apa yang akan terjadi pada orang-orang berdosa, mereka yang menentang Allah?” Lihat babnya |
Tetapi kalau seorang yang baik tidak berbuat baik lagi, malahan mulai melakukan kejahatan dan segala perbuatan menjijikkan yang biasanya dilakukan oleh orang jahat, apakah ia akan tetap hidup? Tidak! Dari perbuatan-perbuatannya yang baik itu, tidak satu pun diingat lagi. Ia akan mati karena berbuat dosa dan tidak setia kepada-Ku.
Hanya sepertiganya akan selamat. Dan mereka itu akan Kusucikan seperti perak yang dimurnikan oleh api. Mereka akan Kuuji seperti orang menguji emas. Lalu mereka akan berdoa kepada-Ku, dan Aku akan menjawab mereka. Aku akan mengatakan kepada mereka bahwa mereka adalah umat-Ku, dan mereka pun akan mengaku bahwa Akulah Tuhan Allah mereka.”
Di kota-kota itu mereka menguatkan hati pengikut-pengikut Yesus dan menasihatkan pengikut-pengikut itu supaya tetap percaya kepada Yesus. “Kita harus banyak menderita dahulu, baru kita dapat merasakan kebahagiaan Dunia Baru Allah,” begitulah rasul-rasul itu mengajarkan kepada pengikut-pengikut Yesus di kota-kota itu.