Biblia Todo Logo
La Biblia Online
- Anuncios -




Lukas 20:16 - Alkitab Gratis untuk Semua

16 Pastilah si pemilik ini akan datang dan membunuh para penyewa kebun anggurnya dan memberikannya kepada para penyewa lainnya.” Ketika mereka mendengar cerita ini, berkatalah mereka, “Semoga hal ini tidak pernah terjadi!”

Ver Capítulo Copiar


Más versiones

Firman Allah Yang Hidup

16 Inilah yang akan dilakukannya: ia akan datang dan membunuh orang-orang itu dan menyewakan kebun anggurnya kepada orang lain.” Orang-orang yang mendengarkan Dia berkata, “Masa mereka akan berbuat seperti itu!”

Ver Capítulo Copiar

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

16 Ia akan datang dan membinasakan penggarap-penggarap itu, dan mempercayakan kebun anggur itu kepada orang-orang lain." Mendengar itu mereka berkata, "Sekali-kali jangan!"

Ver Capítulo Copiar

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

16 Pasti ia akan datang dan membunuh penggarap-penggarap itu, lalu menyerahkan kebun itu kepada penggarap-penggarap yang lain.” Mendengar itu, berkatalah orang-orang kepada Yesus, “Sekali-kali tidak!”

Ver Capítulo Copiar

Alkitab Terjemahan Baru

16 Ia akan datang dan membinasakan penggarap-penggarap itu, dan mempercayakan kebun anggur itu kepada orang-orang lain.” Mendengar itu mereka berkata: ”Sekali-kali jangan!”

Ver Capítulo Copiar

Terjemahan Sederhana Indonesia

16 Tentu dia sendiri yang akan datang dan membinasakan para petani itu, lalu menyewakan kebunnya kepada petani-petani lain.” Orang-orang yang mendengarkan Yesus berkata, “Wah! Jangan sampai hal itu terjadi!”

Ver Capítulo Copiar

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

16 Ia akan datang dan membunuh petani-petani itu dan menempatkan orang lain untuk mengurus kebunnya.” Ketika orang-orang mendengar cerita ini, mereka bilang, “Ini seharusnya tidak terjadi!”

Ver Capítulo Copiar




Lukas 20:16
24 Referencias Cruzadas  

Ketika tiba waktunya untuk memanen anggur-anggur tersebut, tuan pemilik kebun itu mengirim para pembantunya kepada para penyewa kebun untuk menerima bagiannya dari hasil panen itu.


“Pastilah dia akan membunuh para orang jahat itu,” jawab mereka, “dan menyewakan kebun itu kepada para penyewa lainnya, yang akan memberikan bagian dari hasil panennya di waktu yang seharusnya.”


Raja menjadi sangat marah. Dikirimnya para prajuritnya untuk menghancurkan para pembunuh itu dan membakar kota mereka.


Sekarang apa yang akan dilakukan oleh pemilik kebun anggur itu? Dia akan datang dan membunuh para petani itu, dan kemudian dia akan menyewa kebun anggur itu kepada orang lain.


Dan kepada musuh-musuhku yang tidak ingin saya menjadi raja atas mereka, bawa mereka ke mari dan bunuh mereka di hadapanku.’”


Mereka lalu melemparkan anak itu keluar kebun anggur dan membunuhnya. Sekarang apa yang akan dilakukan oleh si pemilik kebuh kepada para penyewa ini?


Jadi Paulus dan Barnabas berbicara dengan tegas, mengatakan “Kami harus mengucapkan firman Allah kepadamu terlebih dahulu. Tetapi sekarang sesudah kamu menolaknya — kamu memutuskan bahwa kamu tidak layak untuk kehidupan kekal — sekarang kami akan mengucapkan firman Allah kepada orang-orang bukan Yahudi.


Tetapi lalu saya bertanya, “Apakah Allah menolak umat-Nya?” Tentu saja tidak! Saya sendiri orang Israel, dari suku Benyamin.


Jadi apakah aku mengatakan bahwa mereka semua tersandung dan sebagai akibatnya mereka benar-benar gagal? Tidak sama sekali! Tetapi sebagai hasil dari kesalahan mereka, keselamatan akhirnya sampai kepada bangsa-bangsa lain, untuk “membuat mereka cemburu.”


Apakah itu berarti bahwa dengan percaya kepada Allah kita menyingkirkan hukum? Tentu saja tidak! Sebaliknya kita menguatkan pentingnya hukum Taurat.


Tentu saja tidak! Bahkan jika setiap orang terbukti sebagai pembohong, Allah akan selalu mengatakan yang benar. Seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci, “Perkataan-Mu akan terbukti benar, dan Engkau akan memenangkan kasus Engkau ketika Engkau diadili.”


Tentu saja tidak! Bagaimana lagi Allah bisa menghakimi dunia?


Jadi, haruskah kita melakukan dosa karena kita sudah tidak lagi di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia Allah? Tentu saja tidak!


Sudah tentu tidak! Karena kita sudah mati terhadap dosa, bagaimana kita bisa terus hidup dalam dosa?


Sekarang, apakah sesuatu yang baik akan membunuhku? Tentu saja tidak! Tetapi dosa menunjukkan dirinya sebagai dosa dengan memakai kebaikkan sebagai penyebab kematianku. Jadi maksud dari perintah-perintah itu adalah mereka menunjukkan betapa jahatnya sesungguhnya dosa itu.


Jadi apa yang kita simpulkan? Bahwa hukum adalah dosa? Tentu saja tidak! Saya tidak akan mengenal arti dosa sampai hukum Taurat memberitahukan artinya. Saya tidak akan menyadari bahwa mengingini milik sesamaku adalah salah jika hukum Taurat tidak berkata, “Jangan mengingini bagimu milik sesamamu.”


Jadi apa yang harus kita simpulkan? Bahwa Allah tidak adil? Tentu tidak!


Tidakkah kalian tahu bahwa tubuhmu masing-masing adalah anggota dari tubuh Kristus? Bolehkah seorang pengikut Kristus mengambil anggota tubuh Kristus dan mempersatukannya dengan tubuh pelacur? Tentu saja tidak!


Karena jika, ketika kita ingin dibenarkan di dalam Kristus, kita sendiri terbukti berdosa, apakah itu berarti bahwa Kristus melayani dosa? Tentu saja tidak!


Jadi apakah hukum Taurat bertentangan dengan janji Allah? Tentu saja tidak! Karena jika ada hukum Taurat yang bisa memberi kehidupan, maka kita bisa dibenarkan dengan menaatinya.


Semoga saya tidak pernah bermegah kecuali di salib Tuhan kita Yesus Kristus! Melalui salib ini, dunia sudah mati bagi saya, dan saya sudah mati dunia.


Síguenos en:

Anuncios


Anuncios


¡Síguenos en WhatsApp! Síguenos