Natal, perayaan yang seringkali bikin kita repot dan pusing mikirin belanja dan siapin hidangan terbaik, terkadang malah bikin hati nggak tenang. Mau tahu nggak? Natal itu justru lebih terasa indahnya ketika kita nggak terlalu fokus sama dekorasi, kado, atau pesta-pesta, tapi ketika Yesus jadi pusatnya.
Yesus itu kuncinya untuk bisa menikmati momen-momen indah bareng keluarga dan mensyukuri semua berkat dan pemeliharaan-Nya sepanjang tahun. Rasanya lebih damai dan bermakna.
Kalau kamu belum merasakan indahnya kasih Yesus dalam hidupmu, aku mau ajak kamu berdoa, doa yang simpel tapi ampuh banget. Coba deh:
“Yesus, terima kasih untuk kasih-Mu yang begitu besar, Engkau rela datang ke dunia, hidup dan mati untukku. Natal ini, aku ingin merayakannya bersama-Mu. Aku ingin mengenal-Mu lebih dekat, menerima kasih-Mu dan anugerah hidup yang kekal. Amin.”
Yesus dilahirkan di kota Betlehem di negeri Yudea pada masa pemerintahan Raja Herodes. Pada waktu itu beberapa ahli ilmu bintang dari Timur datang ke Yerusalem.Mereka bertanya di mana-mana, “Di manakah Anak itu, yang lahir untuk menjadi raja orang Yahudi? Kami melihat bintang-Nya terbit di sebelah timur, dan kami datang untuk menyembah Dia.”
Ketika mereka di Betlehem tibalah waktunya bagi Maria untuk bersalin.Ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung. Anak itu dibungkusnya dengan kain, lalu diletakkan di dalam palung berisi jerami; sebab mereka tidak mendapat tempat untuk menginap.
Yusuf pun berangkat dari Nazaret di Galilea, ke Betlehem di Yudea, tempat lahir Raja Daud; sebab Yusuf keturunan Daud.Yusuf mendaftarkan diri bersama Maria tunangannya, yang sedang hamil.
Malaikat itu menjawab, “Roh Allah akan datang kepadamu, dan kuasa Allah akan meliputi engkau. Itulah sebabnya anak yang akan lahir itu akan disebut Kudus, Anak Allah.
Maka malaikat itu berkata kepadanya, “Jangan takut, Maria, sebab engkau berkenan di hati Allah.Engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak, yang harus engkau beri nama Yesus.
Maria akan melahirkan seorang anak laki-laki. Anak itu harus engkau beri nama Yesus, karena Ia akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.” Semuanya itu terjadi demikian supaya terlaksana apa yang dikatakan Tuhan melalui nabi-Nya, yaitu,“Seorang perawan akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki. Anak itu akan dinamakan Imanuel.” (Imanuel adalah kata Ibrani yang berarti, “Allah ada bersama kita”.)
Tetapi pada saatnya yang tepat, Allah mengutus Anak-Nya ke dunia. Anak-Nya itu dilahirkan oleh seorang wanita dan hidup di bawah kekuasaan hukum agama.Dengan demikian Ia membebaskan orang-orang yang hidup di bawah kekuasaan hukum agama; agar kita pun dapat menjadi anak-anak Allah.
Ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung. Anak itu dibungkusnya dengan kain, lalu diletakkan di dalam palung berisi jerami; sebab mereka tidak mendapat tempat untuk menginap.
Mereka masuk ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu dengan Maria, ibu-Nya. Mereka sujud dan menyembah Anak itu, lalu membuka tempat harta mereka, dan mempersembahkan kepada-Nya emas, kemenyan, dan mur.
Sabda sudah menjadi manusia, Ia tinggal di antara kita, dan kita sudah melihat keagungan-Nya. Keagungan itu diterima-Nya sebagai Anak tunggal Bapa. Melalui Dia kita melihat Allah dan kasih-Nya kepada kita.
Semuanya itu terjadi demikian supaya terlaksana apa yang dikatakan Tuhan melalui nabi-Nya, yaitu,“Seorang perawan akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki. Anak itu akan dinamakan Imanuel.” (Imanuel adalah kata Ibrani yang berarti, “Allah ada bersama kita”.)
Tetapi malaikat itu berkata, “Jangan takut! Sebab saya datang membawa kabar baik untuk kalian -- kabar yang sangat menggembirakan semua orang.Hari ini di kota Daud telah lahir Raja Penyelamatmu yaitu Kristus, Tuhan.
Ia memerintah sebagai raja keturunan Daud, kekuasaannya sangat besar. Negerinya selalu damai sejahtera; pemerintahannya didasarkan atas hukum dan keadilan sekarang dan selama-lamanya. Tuhan Yang Mahakuasa pasti melaksanakannya. Tuhan telah menjatuhkan hukuman atas kerajaan Israel.
Yusuf pun berangkat dari Nazaret di Galilea, ke Betlehem di Yudea, tempat lahir Raja Daud; sebab Yusuf keturunan Daud.Yusuf mendaftarkan diri bersama Maria tunangannya, yang sedang hamil.Ketika mereka di Betlehem tibalah waktunya bagi Maria untuk bersalin.Ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung. Anak itu dibungkusnya dengan kain, lalu diletakkan di dalam palung berisi jerami; sebab mereka tidak mendapat tempat untuk menginap.
Tiba-tiba malaikat itu disertai banyak malaikat lain, yang memuji Allah. Mereka berkata,“Terpujilah Allah di langit yang tertinggi! Dan di atas bumi, sejahteralah manusia yang menyenangkan hati Tuhan!”
Jadi, Tuhan akan membiarkan umat-Nya dikuasai oleh musuh-musuh mereka sampai wanita yang ditentukan untuk menjadi ibu penguasa itu telah melahirkan Dia. Sesudah itu orang-orang sebangsanya yang berada di pembuangan akan dipersatukan kembali dengan bangsa mereka.
Beginilah kisah tentang kelahiran Yesus Kristus. Ibu-Nya yaitu Maria, bertunangan dengan Yusuf. Tetapi sebelum mereka menikah, ternyata Maria sudah mengandung. (Yusuf tidak tahu bahwa Maria mengandung karena kuasa Roh Allah.)Yusuf, tunangannya itu, adalah seorang yang selalu mentaati hukum agama. Jadi ia mau memutuskan pertunangannya, tetapi dengan diam-diam, supaya Maria tidak mendapat malu di muka umum.
Pada malam itu ada gembala-gembala yang sedang menjaga domba-dombanya di padang rumput di daerah itu.Tiba-tiba malaikat Tuhan menampakkan diri kepada mereka, dan cahaya terang dari Tuhan bersinar menerangi mereka, dan mereka sangat ketakutan.Tetapi malaikat itu berkata, “Jangan takut! Sebab saya datang membawa kabar baik untuk kalian -- kabar yang sangat menggembirakan semua orang.Hari ini di kota Daud telah lahir Raja Penyelamatmu yaitu Kristus, Tuhan.Inilah tandanya: Kalian akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan kain, dan berbaring di dalam sebuah palung.”
Setelah malaikat-malaikat meninggalkan mereka dan kembali ke surga, gembala-gembala itu berkata satu sama lain, “Mari kita ke Betlehem dan melihat peristiwa yang terjadi itu, yang diberitahukan Tuhan kepada kita.”Mereka segera pergi, lalu menjumpai Maria dan Yusuf, serta bayi itu yang sedang berbaring di dalam palung.
Bersoraksorailah bagi Tuhan, hai seluruh bumi! Pujilah Tuhan dengan nyanyian dan sorak gembira.Nyanyikan pujian bagi Tuhan, dengan memetik kecapi.Tiuplah trompet dan sangkakala, bersoraklah bagi Tuhan, Raja kita.
Keturunan Raja Daud seperti pohon yang sudah ditebang. Tetapi sebagaimana dari tunggul tumbuh tunas baru, demikian pula dari keturunan Daud akan muncul seorang raja. Kuasa Tuhan akan membimbing dia, menjadikan dia berbudi dan bijaksana, cakap mengambil keputusan dan melaksanakannya; mengenal kehendak Allah dan takwa kepada-Nya.
Engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak, yang harus engkau beri nama Yesus.Ia akan menjadi agung dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Tuhan Allah akan menjadikan Dia raja seperti Raja Daud, nenek moyang-Nya.Dan Ia akan memerintah sebagai raja atas keturunan Yakub selama-lamanya. Kerajaan-Nya tidak akan berakhir.”
Lalu pergilah mereka. Mereka melihat lagi bintang yang mereka lihat dahulu di sebelah timur. Alangkah gembiranya mereka melihat bintang itu! Bintang itu mendahului mereka, lalu berhenti tepat di atas tempat Anak itu.Mereka masuk ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu dengan Maria, ibu-Nya. Mereka sujud dan menyembah Anak itu, lalu membuka tempat harta mereka, dan mempersembahkan kepada-Nya emas, kemenyan, dan mur.
Gembala-gembala itu kembali ke padang rumput sambil memuji dan memuliakan Allah, karena semua yang telah mereka dengar dan lihat, tepat seperti yang dikatakan oleh malaikat.
Tuhan, Kauberi mereka sukacita besar, Kaubuat mereka bersorak-sorai. Mereka gembira karena kebaikan-Mu, seperti orang yang bersukaria waktu mengumpulkan panenan, atau membagi jarahan.
Simeon memberkati mereka dan berkata kepada Maria, ibu Anak itu, “Anak ini sudah dipilih oleh Allah untuk membinasakan dan untuk menyelamatkan banyak orang Israel. Ia akan menjadi tanda dari Allah, yang akan ditentang oleh banyak orang,dan dengan demikian terbongkarlah isi hati mereka. Kesedihan akan menusuk hatimu seperti pedang yang tajam.”
Allah memperingatkan mereka di dalam mimpi supaya jangan kembali kepada Herodes. Jadi mereka pulang melalui jalan yang lain.
Oleh sebab orang-orang yang Ia sebut anak itu, adalah makhluk manusia yang dapat mati, maka Yesus sendiri menjadi sama dengan mereka dan hidup dalam keadaan manusia. Ia berbuat begitu, supaya dengan kematian-Nya Ia dapat menghancurkan Iblis yang menguasai kematian.Dengan cara itu Ia membebaskan orang-orang yang seumur hidup diperbudak karena takut kepada kematian.
Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan! Bernyanyilah bagi Tuhan, hai bumi seluruhnya!Bernyanyilah bagi Tuhan dan pujilah Dia; setiap hari siarkanlah kabar gembira bahwa Ia telah menyelamatkan kita.Ceritakanlah keagungan-Nya kepada bangsa-bangsa, dan perbuatan-perbuatan-Nya yang perkasa kepada umat manusia.
Karena Allah begitu mengasihi manusia di dunia ini, sehingga Ia memberikan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan mendapat hidup sejati dan kekal.
“Mari kita memuji Tuhan, Allah bangsa Israel! Ia telah datang menolong umat-Nya dan membebaskan mereka.Ia memberi kita penyelamat yang perkasa, keturunan Daud, hamba-Nya.Dahulu kala melalui nabi-nabi pilihan-Nya, Tuhan telah memberi janji-Nya
Mereka tinggal di sana sampai Herodes meninggal. Demikian terjadilah apa yang dikatakan Tuhan melalui nabi-Nya, begini, “Aku memanggil Anak-Ku dari Mesir.”
Bangkitlah dan jadilah terang, hai Yerusalem, sebab terang keselamatanmu sudah datang; Allah menyinari engkau dengan kemuliaan-Nya.Bumi diliputi kegelapan, bangsa-bangsa ditutupi kekelaman; tetapi terang Tuhan terbit di atasmu, cahaya kehadiran-Nya menjadi nyata di atasmu.Bangsa-bangsa datang berduyun-duyun ke terangmu, raja-raja tertarik oleh cahaya yang terbit bagimu.
Sesudah Yusuf bangun, ia melakukan apa yang dikatakan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia menikah dengan Maria.Tetapi selama Maria belum melahirkan anaknya itu, Yusuf tidak bercampur dengan Maria. Dan sesudah anak itu lahir, Yusuf menamakan-Nya Yesus.
Engkau, hai anakku, akan disebut nabi Allah Yang Mahatinggi. Engkau diutus mendahului Tuhan untuk merintis jalan bagi-Nya, untuk mewartakan kepada umat-Nya bahwa mereka akan diselamatkan, kalau Allah sudah mengampuni dosa-dosa mereka.Tuhan kita murah hati lagi penyayang; guna menyelamatkan kita Ia datang. Seperti matahari terbit di pagi hari,demikianlah Ia memberikan terang-Nya kepada semua orang yang hidup di dalam kegelapan dan ketakutan. Ia membimbing kita pada jalan yang menuju kedamaian.”
Pujilah Tuhan! Pujilah Tuhan, hai seisi surga! Semua yang tinggal di tempat tinggi, pujilah Dia!Pujilah Dia, hai semua malaikat-Nya, pujilah Dia, hai seluruh tentara surga!Pujilah Dia, hai matahari dan bulan, pujilah Dia, hai bintang-bintang yang gemerlapan!Pujilah Dia, hai langit yang tertinggi, pujilah Dia, hai air di atas langit!
Dan ini pula yang dikatakan oleh Yesaya, “Dari keturunan Isai akan muncul seseorang yang akan memerintah bangsa-bangsa; kepada Dialah bangsa-bangsa itu akan berharap.”
Pada waktu itu di Yerusalem ada seorang bernama Simeon. Ia orang baik, yang takut kepada Allah dan sedang menantikan saatnya Allah menyelamatkan Israel. Roh Allah menyertai dia,dan Roh Allah sudah memberitahukan kepadanya bahwa ia tidak akan mati sebelum melihat Raja Penyelamat yang dijanjikan Tuhan.Oleh bimbingan Roh Allah, Simeon masuk ke Rumah Tuhan. Pada waktu itu Yusuf dan Maria membawa masuk Yesus, yang masih kecil itu untuk melakukan upacara yang diperintahkan hukum agama.Maka Simeon mengambil Anak itu dan menggendong-Nya, lalu memuji Allah,“Sekarang, Tuhan, Engkau sudah menepati janji-Mu. Biarlah hamba-Mu ini meninggal dengan tentram.Sebab dengan mataku sendiri aku sudah melihat Penyelamat yang daripada-Mu.
Jadi dari Abraham sampai Daud, semuanya ada empat belas generasi. Dari Daud sampai masa bangsa Israel dibuang ke Babel ada empat belas generasi juga. Dari masa bangsa Israel dibuang ke Babel sampai kelahiran Kristus ada pula empat belas generasi.
Tuhan menghendaki hamba-Nya itu seperti tunas yang tumbuh di tanah yang gersang. Tak ada yang indah padanya untuk kita pandang; tak ada yang menarik untuk kita inginkan.
Raja-raja Tarsis dan pulau-pulau akan membawa persembahan kepadanya. Raja-raja Arab dan Etiopia datang membawa upeti.Semua raja akan sujud di hadapannya, segala bangsa menjadi hamba-hambanya.
Tepat pada waktu itu juga ia datang, lalu memuji Allah dan berbicara tentang Anak itu kepada semua orang yang menantikan saatnya Allah memerdekakan Yerusalem.
‘Engkau Betlehem, di negeri Yehuda, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara kota-kota utama di Yehuda. Karena dari engkau akan datang seorang pemimpin yang akan memimpin umat-Ku Israel.’ ”
Mazmur Daud. Tuhan berkata kepada tuanku, “Duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai musuh-musuhmu Kutaklukkan kepadamu.”
Kata Tuhan, “Inilah hamba-Ku yang Kudukung, orang pilihan-Ku yang menyenangkan hati-Ku. Aku telah memberi kuasa-Ku kepadanya, untuk membawa keadilan bagi setiap bangsa.
Anak-Nya sendiri tidak disayangkan-Nya, melainkan diserahkan-Nya untuk kepentingan kita semua; masakan Ia tidak akan memberikan kepada kita segala sesuatu yang lainnya?
Malaikat itu datang kepada Maria dan berkata, “Salam, engkau yang diberkati Tuhan secara istimewa! Tuhan bersama dengan engkau!”
Malaikat itu berkata, “Orang-orang yang mau membunuh Anak itu sudah meninggal. Karena itu bangunlah, ambil Anak itu dengan ibu-Nya dan kembalilah ke Israel.”Yusuf pun bangun, lalu membawa Anak itu dengan Maria kembali ke Israel.
Ia menghentikan peperangan di seluruh dunia, busur dan lembing dihancurkan-Nya, perisai-perisai bundar dibakar-Nya.
Mazmur untuk kurban syukur. Bersoraksorailah bagi Tuhan, hai seluruh bumi!Beribadatlah kepada Tuhan dengan gembira, datanglah ke hadapan-Nya dengan lagu-lagu riang!Ingatlah bahwa Tuhan itu Allah. Ia menciptakan kita dan kita milik-Nya; kita umat-Nya, bangsa yang dipelihara-Nya.Masuklah melalui gerbang-Nya dengan lagu syukur, ke dalam pelataran-Nya dengan puji-pujian. Bersyukurlah kepada-Nya dan pujilah Dia! Sebab Tuhan baik; kasih-Nya untuk selama-lamanya, dan kesetiaan-Nya turun-temurun.
Tuhan berkata kepadaku, “Tugas yang lebih besar menanti engkau, hai hamba-Ku; kau tidak hanya akan memulangkan sisa keturunan Yakub dan memulihkan kebesaran suku-suku Israel, tetapi Kujadikan pula terang bangsa-bangsa, supaya seluruh dunia diselamatkan.”
Sesudah mendapat keterangan itu, Herodes memanggil ahli-ahli bintang dari Timur itu secara diam-diam. Lalu ia bertanya kepada mereka kapan tepatnya bintang itu mulai kelihatan.Sesudah itu ia menyuruh mereka ke Betlehem dengan pesan ini, “Pergilah, carilah Anak itu dengan teliti. Dan kalau kalian menemukan Dia, beritahukanlah kepadaku, supaya aku juga pergi menyembah Dia.”
Karena Allah Yang Mahakuasa melakukan hal-hal besar padaku. Sucilah nama-Nya.Keturunan demi keturunan Tuhan menaruh belas kasihan kepada orang yang takut kepada-Nya.
Tetapi Allah menyatakan kasih-Nya kepada kita ketika Kristus mati untuk kita pada waktu kita masih orang berdosa.
Sebaliknya, Ia melepaskan semuanya lalu menjadi sama seperti seorang hamba. Ia menjadi seperti manusia, dan nampak hidup seperti manusia.Ia merendahkan diri, dan hidup dengan taat kepada Allah sampai mati -- yaitu mati disalib.
Masuklah melalui gerbang-Nya dengan lagu syukur, ke dalam pelataran-Nya dengan puji-pujian. Bersyukurlah kepada-Nya dan pujilah Dia!
Negerimu dikerumuni banyak unta, mereka datang dari Midian dan Efa. Dari Syeba orang membawa emas dan kemenyan, sambil memuji perbuatan Tuhan.
“Seorang perawan akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki. Anak itu akan dinamakan Imanuel.” (Imanuel adalah kata Ibrani yang berarti, “Allah ada bersama kita”.)
Sebab dengan mataku sendiri aku sudah melihat Penyelamat yang daripada-Mu.Penyelamat itu Engkau telah siapkan untuk segala bangsa:bagaikan terang yang menerangi jalan bagi bangsa-bangsa yang lain, untuk datang kepada-Mu; yaitu terang yang mendatangkan kehormatan bagi umat-Mu Israel.”
Yesus berbicara lagi kepada orang banyak, kata-Nya, “Akulah terang dunia. Orang yang mengikuti Aku tak akan berjalan dalam kegelapan, tetapi mempunyai terang kehidupan.”
Karena kalian percaya kepada Kristus Yesus, maka kalian bersatu dengan Dia; dan oleh karena itu kalian menjadi anak-anak Allah.Kalian semuanya sudah dibaptis atas nama Kristus, jadi kalian sudah menerima pada diri kalian sifat-sifat Kristus sendiri.
Pada waktu itu Kaisar Agustus memerintahkan agar semua warga negara Kerajaan Roma mendaftarkan diri untuk sensus.Sensus yang pertama ini dijalankan waktu Kirenius menjadi gubernur negeri Siria.Semua orang pada waktu itu pergi untuk didaftarkan di kotanya masing-masing.
Sebab itu pergilah kepada segala bangsa di seluruh dunia, jadikanlah mereka pengikut-pengikut-Ku. Baptiskan mereka dengan menyebut nama Bapa, dan Anak, dan Roh Allah.
Tetapi ia dilukai karena dosa-dosa kita, dan didera karena kejahatan kita. Ia dihukum supaya kita diselamatkan, karena bilur-bilurnya kita disembuhkan.
Yesus menjawab, “Akulah jalan untuk mengenal Allah dan mendapat hidup. Tidak seorang pun dapat datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.
Ia menolong Israel hamba-Nya, menurut janji yang dibuat-Nya dengan nenek moyang kita.Tuhan tidak lupa janji-Nya, Ia bermurah hati kepada Abraham dan keturunannya sampai selamanya.”
Ketika Raja Herodes mendengar hal itu, ia terkejut sekali, begitu juga semua orang di Yerusalem.
Banyak orang bertanya, “Siapa yang akan memberkati kita?” Semoga Engkau berkenan kepada kami, ya Tuhan.
Kuasa Tuhan Yang Mahatinggi ada padaku; Ia memilih dan mengutus aku untuk membawa kabar baik kepada orang miskin dan menyembuhkan orang yang remuk hatinya; untuk mengumumkan kepada orang tahanan bahwa mereka segera dibebaskan, dan kepada orang-orang dalam penjara bahwa mereka akan dilepaskan.
demikianlah Ia memberikan terang-Nya kepada semua orang yang hidup di dalam kegelapan dan ketakutan. Ia membimbing kita pada jalan yang menuju kedamaian.”
Allah adalah tempat kalian berharap. Semoga Ia mengisi hatimu dengan segala sukacita dan sejahtera karena kalian percaya kepada-Nya, supaya dengan kuasa Roh Allah kalian makin berharap kepada Allah.
Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik; kasih-Nya kekal abadi. Bersyukurlah kepada Allah Yang Mahatinggi; kasih-Nya kekal abadi.Bersyukurlah kepada Tuhan Yang Mahabesar; kasih-Nya kekal abadi.
Sungguh, Allah itu Penyelamatku, aku percaya kepada-Nya. Aku tidak takut, sebab Ia menguatkan aku. Penyelamatku ialah Allah, bagi-Nya aku menyanyi.
“Terpujilah Allah di langit yang tertinggi! Dan di atas bumi, sejahteralah manusia yang menyenangkan hati Tuhan!”
Tuhan naik ke tempat yang tinggi; banyak tawanan dibawa-Nya serta. Ia menerima persembahan dari antara manusia bahkan dari antara kaum pemberontak; supaya mereka berdiam bersama Tuhan Allah.
Semoga kalian selalu bergembira karena kalian sudah hidup bersatu dengan Tuhan. Sekali lagi saya berkata: bergembiralah!
Alangkah senangnya melihat kedatangan utusan; ia berjalan melintasi pegunungan dan membawa kabar baik, kabar sejahtera, berita keselamatan bagi Sion; katanya, “Allahmu Raja!”
Dan bagaimanakah orang dapat membawa berita itu kalau mereka tidak diutus? Di dalam Alkitab tertulis begini, “Alangkah baiknya kedatangan orang-orang yang membawa Kabar Baik dari Allah!”
Karena kalian adalah anak-anak Allah, Allah menyuruh Roh Anak-Nya masuk ke dalam hati Saudara dan hati saya, yaitu Roh yang berseru, “Bapa, ya Bapaku.”
Sementara Yusuf menimbang-nimbang hal itu, ia bermimpi. Dalam mimpinya itu, ia melihat seorang malaikat Tuhan yang berkata kepadanya, “Yusuf, keturunan Daud, jangan takut menikah dengan Maria; sebab anak yang di dalam kandungannya itu terjadi oleh kuasa Roh Allah.
Beritakanlah kepada bangsa-bangsa, “Tuhan itu Raja! Bumi kukuh tak tergoyahkan; Ia akan menghakimi bangsa-bangsa dengan adil.”
Namun ada juga orang yang menerima Dia dan percaya kepada-Nya; mereka diberi-Nya hak menjadi anak Allah,
Pujilah Tuhan! Pujilah Tuhan, hai seisi surga! Semua yang tinggal di tempat tinggi, pujilah Dia!Pujilah Dia, hai semua malaikat-Nya, pujilah Dia, hai seluruh tentara surga!Pujilah Dia, hai matahari dan bulan, pujilah Dia, hai bintang-bintang yang gemerlapan!Pujilah Dia, hai langit yang tertinggi, pujilah Dia, hai air di atas langit! Baiklah mereka semua memuji nama Tuhan, sebab semuanya dijadikan atas perintah-Nya.
Berbahagialah orang yang membawa damai di antara manusia; Allah akan mengaku mereka sebagai anak-anak-Nya!
Hendaklah Saudara-saudara saling mengasihi satu sama lain dengan mesra seperti orang-orang yang bersaudara dalam satu keluarga, dan hendaknya kalian saling mendahului memberi hormat.
Setiap kali saya teringat kepada kalian, saya mengucap terima kasih kepada Allah.Dan setiap kali saya mendoakan Saudara semuanya, saya berdoa dengan senang hati.Saya berterima kasih kepada Allah karena sejak hari pertama sampai sekarang, kalian sudah membantu saya menyebarkan Kabar Baik dari Allah.
Bangkitlah dan jadilah terang, hai Yerusalem, sebab terang keselamatanmu sudah datang; Allah menyinari engkau dengan kemuliaan-Nya.Bumi diliputi kegelapan, bangsa-bangsa ditutupi kekelaman; tetapi terang Tuhan terbit di atasmu, cahaya kehadiran-Nya menjadi nyata di atasmu.
Tetapi kalau kita mengakui dosa-dosa kita kepada Allah, Ia akan menepati janji-Nya dan melakukan apa yang adil. Ia akan mengampuni dosa-dosa kita dan membersihkan kita dari segala perbuatan kita yang salah.
Tuhan kita murah hati lagi penyayang; guna menyelamatkan kita Ia datang. Seperti matahari terbit di pagi hari,demikianlah Ia memberikan terang-Nya kepada semua orang yang hidup di dalam kegelapan dan ketakutan. Ia membimbing kita pada jalan yang menuju kedamaian.”
Inilah daftar nenek moyang Yesus Kristus, keturunan Daud, keturunan Abraham. Dari Abraham sampai Daud, nama-nama nenek moyang Yesus sebagai berikut:
Sekarang, Tuhan sendiri akan memberi tanda kepadamu: Seorang gadis yang mengandung akan melahirkan seorang putra yang dinamakannya Imanuel.
Memang Tuhan telah melakukan hal-hal yang hebat bagi kita! Sebab itulah kita bersukacita!
Maria berkata, “Hatiku memuji Tuhan, dan jiwaku bersukaria karena Allah Penyelamatku.Ia ingat daku, hamba-Nya yang hina! Mulai sekarang semua bangsa mengatakan aku bahagia.
Maria akan melahirkan seorang anak laki-laki. Anak itu harus engkau beri nama Yesus, karena Ia akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.”
Tetapi malaikat itu berkata, “Jangan takut! Sebab saya datang membawa kabar baik untuk kalian -- kabar yang sangat menggembirakan semua orang.
Ia memerintah sebagai raja keturunan Daud, kekuasaannya sangat besar. Negerinya selalu damai sejahtera; pemerintahannya didasarkan atas hukum dan keadilan sekarang dan selama-lamanya. Tuhan Yang Mahakuasa pasti melaksanakannya.