Alkitab Daring

Iklan


Seluruh Alkitab Perjanjian Lama Perjanjian Baru




1 Petrus 1:23 - Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

Sebab melalui sabda Allah yang hidup dan yang abadi itu, kalian sudah dijadikan manusia baru yang bukannya lahir dari manusia, melainkan dari Bapa yang abadi.

Lihat babnya

Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

Saudara telah dilahirkan kembali sebagai orang baru, kali ini tidak diperanakkan oleh benih manusia fana, tetapi oleh firman Allah yang hidup dan tinggal selamanya.

Lihat babnya

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

Karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, melalui firman Allah, yang hidup dan yang kekal.

Lihat babnya

Alkitab Terjemahan Baru

Karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, oleh firman Allah, yang hidup dan yang kekal.

Lihat babnya

Terjemahan Sederhana Indonesia

sebab kita sudah menjadi manusia yang baru. Kita sudah dilahirkan kembali karena menerima Firman Allah, dan Firman itu bertumbuh dalam hati kita. Firman Allah tidak mungkin binasa dan tetap berlaku selama-lamanya.

Lihat babnya

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

Kamu telah dilahirkan kembali. Hidup baru ini bukan berasal dari sesuatu yang binasa, tetapi dari sesuatu yang tidak binasa, yaitu melalui pesan Allah yang hidup dan kekal.

Lihat babnya

Alkitab Gratis untuk Semua

Kalian sudah dilahirkan kembali secara rohani, bukan produk dari “benih” fana, tetapi abadi, melalui Firman Allah yang hidup dan kekal.

Lihat babnya
Terjemahan lainnya



1 Petrus 1:23
18 Referensi Silang  

Nabi yang bermimpi seharusnya berkata, ‘Ini hanya mimpi.’ Tapi nabi yang mendapat pesan dari Aku haruslah menyampaikan pesan itu dengan sebenarnya. Gandum tak dapat disamakan dengan jerami.


Kalau bangkai itu jatuh di atas biji yang akan ditaburkan, biji itu tetap bersih.


Anak-anakmu akan Kuhukum, dan wajahmu Kulumuri dengan kotoran binatang yang kamu kurbankan, dan kamu akan diseret ke tumpukan kotoran.


Langit dan bumi akan lenyap, tetapi perkataan-Ku tetap selama-lamanya.”


“Inilah arti perumpamaan itu: Benih itu ialah perkataan Allah.


yang dilahirkan bukan dari manusia, sebab hidup baru itu dari Allah asalnya.


Segalanya dijadikan melalui Dia, dan dari segala yang ada, tak satu pun dijadikan tanpa Dia.


Yesus menjawab, “Percayalah, tak seorang pun dapat menjadi anggota umat Allah, kalau ia tidak dilahirkan kembali.”


Yesus menjawab, “Sungguh benar kata-Ku ini: kalau orang tidak dilahirkan dari air dan dari Roh Allah, orang itu tak dapat menjadi anggota umat Allah.


Yang membuat manusia hidup ialah Roh Allah. Kekuatan manusia tidak ada gunanya. Kata-kata yang Kukatakan kepadamu ini adalah kata-kata Roh Allah dan kata-kata yang memberi hidup.


Bukannya Allah yang abadi yang mereka sembah, melainkan patung-patung yang menyerupai makhluk yang bisa mati; yaitu manusia, burung, binatang yang berkaki empat, dan binatang yang melata.


Perkataan Allah adalah perkataan yang hidup dan kuat; lebih tajam dari pedang bermata dua. Perkataan itu menusuk sampai ke batas antara jiwa dan roh; sampai ke batas antara sendi-sendi dan tulang sumsum, sehingga mengetahui sedalam-dalamnya pikiran dan niat hati manusia.


Atas kemauan-Nya sendiri Ia menjadikan kita anak-anak-Nya melalui sabda-Nya yang benar. Ia melakukan itu supaya kita mendapat tempat yang utama di antara semua makhluk ciptaan-Nya.


tetapi sabda Tuhan tetap untuk selama-lamanya.” Sabda itu Kabar Baik yang sudah diberitakan kepadamu.


Marilah kita bersyukur kepada Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus! Ia sangat mengasihani kita, itu sebabnya Ia memberikan kepada kita hidup yang baru, dengan menghidupkan kembali Yesus Kristus dari kematian. Ini memberikan kita harapan yang kokoh.


Orang yang sudah menjadi Anak Allah, tidak terus-menerus berbuat dosa, sebab sifat Allah sendiri ada padanya. Dan karena Allah itu Bapanya, maka ia tidak dapat terus-menerus berbuat dosa.


Kita tahu bahwa semua orang yang sudah menjadi anak-anak Allah, tidak terus-menerus berbuat dosa, sebab Anak Allah melindunginya, dan Si Jahat tidak dapat berbuat apa-apa terhadapnya.